20:00 . DPRD Dan Manajemen Persibo Suport Ansor Cup Balen   |   19:00 . 2020, Kemenag Bojonegoro Ajukan Tambahan Buku Nikah   |   18:00 . Tugas Pansel Berakhir, Begini Proses Lelang Jabatan Sekda   |   17:00 . Highlight, Persibo Vs Bumi Wali FC Liga 3 Jatim   |   16:30 . Mapeta FKMB: Bersinergi Solidkan Anggota untuk Bojonegoro   |   16:00 . Sebanyak 928 Rit Air Bersih Didistribusikan ke 68 Desa   |   15:00 . Awal Pekan Harga Emas Turun Rp2.000 Per Gram   |   14:00 . Kebakaran, Petugas Damkar Berhasil Selamatkan Dua Balita   |   13:00 . OPD Diimbau Kenakan Batik dan Busana Muslim di Tanggal ini   |   12:00 . Cabai Rawit Kembali Alami Kenaikan Harga   |   11:00 . 3:2 Persibo Menang Dramatis Vs Bumi Wali FC   |   10:00 . Persibo Kembali Rebut Puncak Klasemen Grup A   |   09:00 . Persibo Petik Kemenangan, Ini Komentar Kedua Pelatih   |   07:00 . 10 Tanda Anak Mengalami Gangguan Kesehatan Mental   |   23:00 . Akomodir Kader NU, PC Fatayat Bojonegoro Adakan LKD Profesional   |  
Mon, 14 October 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Friday, 01 June 2018 19:00

Hari Lahir Pancasila

Pancasila Anugrah Allah, Harus Diimplementasikan

Pancasila Anugrah Allah, Harus Diimplementasikan

Reporter: Parto Sasmito
 
blokBojonegoro.com - Peringatan Hari Lahir Pancasila menjadi memontum membangkitkan semangat pengamalan Pancasila. Sehingga anggota DPR RI, Abidin Fikri mengajak agar mengamalkan bersama nilai Pancasila karena merupakan anugrah Allah.
 
Menurut Abidin Fikri, patut bersyukur kepada Allah karena anugerahnya Bung Karno telah menyampaikan lima prinsip dasar negara bagi Indonesia Merdeka yaitu, Pancasila pada 1 Juni 1945. Memiliki Pancasila yang telah menjadi ideologi, pandangan hidup dan dasar pemersatu bangsa Indonesia yang beranekaragam suku, agama, ras dan bahasa.
 
"Untuk itu sebagai bentuk rasa syukur, kita semua sebagai rakyat Indonesia harus menjaga dan mempraktekan Ideologi Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara," jelasnya.
 
Abidin Fikri yang juga Plt ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bojonegoro menuturkan, pada momentum ini partainya menyelenggarakan upacara peringatan Hari Lahirnya Pancasila pada pagi hari, dan sore harinya mengadakan santunan anak Yatim dan pembagian takjil. "Agenda ini adalah bagian dari Peringatan Bulan Bung Karno tahun 2018 di Kabupaten Bojonegoro," tuturnya.
 
Ditambahkan, bulan Bung Karno diperingati bertujuan untuk memperkuat posisi PDI Perjuangan sebagai Partai ideologis yang mengusung Pancasila 1 Juni sebagai ideologi partai. Serta sebagai wujud pelaksanaan ajaran-ajaran Bung Karno dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
 
"Peringatan bulan Bung Karno diharapkan dapat menumbuhkan dan menguatkan memori kolektif bangsa, terhadap sosok dan ajaran Bung Karno serta pidato Bung Karno tentang Lahirnya Pancasila pada 1 Juni 1945," imbuhnya.
 
Sehingga selama Bulan Bung Karno, PDI Perjuangan Bojonegoro bergotong-royong dengan berbagai elemen masyarakat akan menyelenggarakan beberapa kegiatan antara lain, Upacara peringatan hari Lahir Pancasila pada 1 Juni, santunan anak yatim, bagi-bagi takjil untuk masyarakat, tasyakuran dan refleksi perjuangan Bung Karno. [ito/lis]

Tag : Pancasila, juni

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Wednesday, 25 September 2019 16:00

    Info Loker: BMG Buka Lowongan Reporter bB

    Info Loker: BMG Buka Lowongan Reporter bB Perkembangan blokMedia Group (blokBojonegoro media dan blokTuban media) semakin pesat belakangan ini dengan pembaca yang terus meningkat untuk wilayah Bojonegoro dan sekitarnya. Hal itu membuat manajemen melakukan pembenahan, termasuk menambah...

    read more