20:00 . Diduga Puntung Rokok Menyebabkan Sebuah Rumah di Sukosewu Terbakar   |   19:00 . Meski Menang, Pelatih Persibo Mengaku Belum Puas   |   18:00 . Polres Bojonegoro Lakukan Pengamanan Ketat   |   17:00 . Persibo Gilas Arema Malang United 4-1   |   16:00 . Persibo Tutup Babak Pertama Dengan Skor 2-0   |   12:00 . Kemenag: Pengetahuan Bahaya Narkoba Harus Diberikan Pada Pelajar   |   11:00 . Camat Balen: Saya Belum Terima Laporan P-APBDes dan SK Panitia   |   10:00 . Warga Pertanyakan Seleksi Perangkat Desa Mulyorejo   |   09:00 . Saat Haji, Diprediksi Suhu Capai 47 Derajat   |   08:00 . Cegah Narkoba, Sosialisasi Wacana Tes Urine Calon Pengantin Dilakukan   |   07:00 . Mengapa Selalu Lapar Menjelang Tidur Malam ? Ini Sebab Paling Berbahaya   |   19:00 . Belasan CJH Bojonegoro Dipastikan Gagal Berangkat ke Tanah Suci   |   18:00 . Jamaah Haji Bojonegoro Bakal Diberangkatkan Mulai 31 Juli   |   17:00 . Puluhan CJH Bojonegoro Termasuk Kelompok Risti   |   16:00 . Jelang Idul Adha, Harga Cabai Merangkak Naik   |  
Mon, 22 July 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Sunday, 03 June 2018 07:00

Bahaya Menghangatkan Makanan

Bahaya Menghangatkan Makanan

Reporter: --
 
blokBojonegoro.com - Menghangatkan kembali masakan menjadi trik yang digunakan banyak orang agar masakan yang disimpan bisa kembali dikonsumsi.
 
Termasuk di Bulan Ramadhan. Tak jarang, makanan buka puasa yang bersisa dihangatkan kembali pada waktu sahur. Nah, ternyata hal itu berisiko.
 
Konsultan Gastroenterologi Hepatologi PB-PABDI, Dr. dr. Ari Fahrial Syam, SpPD- KGEH, MMB, FINASIM, FACP tak menganjurkan hal itu. Menurutnya, sejumlah pasien yang datang kerap batal puasa karena terkena diare.
 
Salah satu penyebabnya adalah karena mengkonsumsi makanan yang dihangatkan.
 
"Umumnya mencret. Karena makan makanan buka untuk sahur," kata Dr. Ari dalam sebuah talkshow bersama Kalbe di Jakarta beberapa waktu lalu.
 
Namun, tak semua makanan yang dihangatkan berbahaya bagi kesehatan. Menurut Dr. Ari, menghangatkan makanan tentu masih diperbolehkan jika makanan berada pada kondisi-kondisi tertentu.
 
Makanan yang akan dipanaskan dan dikonsumsi lebih dari enam jam harus disimpan di dalam kulkas dengan suhu rendah.
 
Jika tidak dimasukkan kulkas dan hanya didiamkan pada suhu kamar (tanpa AC) maka, kontaminasi kuman akan terjadi pada makanan tersebut.
 
Makanan yang disimpan dalam kulkas tersebut juga harus dikemas dengan baik dan tidak asal ditaruh.
 
Misalnya, makanan tak boleh bersebelahan dengan makanan mentah dan menyimpannya di dalam plastik dengan wadah yang terpisah.
 
Makanan tersebut juga tak bisa terlalu lama disimpan dalam kulkas. Setiap jenis makanan memiliki ketahanan yang berbeda. Namun, Dr. Ari meminta masyarakat lebih pandai memilih makanan yang akan dikonsumsi.
 
Jika makanan dalam kulkas sudah berbau agak asam atau basi, maka segera tinggalkan.
 
"Jadi kita mesti ingatkan juga, masyarakat pandai-pandai memilih saat mengkonsumsi makanan," tutur Ketua Umum Perhimpunan Endoskopi Indonesia itu.
 
"Kadang saat lapar, makanan tidak enak menjadi enak. Basi sedikit kadang kita menafikan," sambung dia. [lis/col]
 
Sumber: kompas.com

Tag : Makanan, bahaya, puasa

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Wednesday, 17 July 2019 22:00

    KKM MI Kapas Gelar Bimtek K13 Revisi Tahun 2018

    KKM MI Kapas Gelar Bimtek K13 Revisi Tahun 2018 Kelompok Kerja Madrasah (KKM) MI Kecamatan Kapas melaksanakan Bimbingan Teknis K13 Revisi Tahun 2018 yang akan berlangsung selama 4 hari dari tanggal 17 hingga 20 Juli 2019. Kegiatan ini berlangsung...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat