17:00 . 270 Ahli Waris Menerima Dana Kematian dari Pemkab Bojonegoro   |   16:00 . Peternak Kerbau Beralih Sapi, inilah Faktornya   |   15:00 . Masa Kampanye, DPMD Berharap Cakades Tidak Profokatif   |   14:00 . 36 PNS di Bojonegoro Terima SK Pensiun   |   13:00 . Pemkab Targetkan Sertifikasi Aset - aset Pembelian Sejak 1997-2018   |   12:00 . Satu SMK di Bojonegoro Jadi Pilot Project Menko Perekonomian RI   |   11:00 . Populasi Kerbau di Bojonegoro Setiap Tahun Terus Menurun   |   10:00 . Walaupun Hasilnya Sama, Pilkades Hanya Digelar Satu Putaran   |   09:00 . Persiapan Pengamanan Jelang Pilkades, ini Pesan Wabup...   |   08:00 . LSP Pertanian Gelar Uji Kompetensi di SMK Migas Bojonegoro   |   07:00 . Doa-doa dari Al-Quran untuk Dibaca Suami Istri Selama Masa Kehamilan   |   19:00 . Tinggal Hitungan Hari, Porprov Jatim Segera Bergulir   |   18:00 . Kuota Jalur Perpindahan Tugas Orang Tua Terpenuhi   |   17:00 . Pagu Siswa SMA Jalur Perpindahan Tugas Orang Tua Terpenuhi   |   16:00 . PPDB Offline Jalur Inklusi Sepi Peminat   |  
Tue, 18 June 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Tuesday, 05 June 2018 21:00

Hari Lingkungan Hidup

EMCL Beri Penghargaan pada Pelopor Kawasan Bebas Sampah

EMCL Beri Penghargaan pada Pelopor Kawasan Bebas Sampah

Reporter: Parto Sasmito

blokBojonegoro.com - Operator Lapangan Minyak Banyu Urip ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) memberikan penghargaan kepada 19 pelopor kawasan bebas sampah, di Desa Sudu, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Kamis (5/6/2018). Penghargaan ini diberikan atas inisiatif dan kreativitas masyarakat dalam menjaga lingkungan yang bersih dan sehat.

Setelah EMCL bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bojonegoro memberikan penilain kepada 5 desa di Kecamatan Gayam. Antara lain Desa Sudu, Ngraho, Gayam, Mojodelik, dan Begadon.

"Ada dua dusun yang sudah mendeklarasikan sebagai kawasan bebas sampah, kini kita berikan penghargaan kepada para pelopornya," kata External Affairs Manager EMCL, Dave Seta.

Dijelaskan Mas Dave, penghargaan untuk para pelopor kawasan bebas sampah ini bertujuan untuk memotivasi masyarakat lainnya agar turut serta dalam menjaga kelestarian lingkungannya masing-masing. Selain juga memberikan apresiasi dengan menyampaikan hasil penilaian Program Aksi Sehat kepada masyarakat.

"Sekaligus hari ini kita memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia," sambungnya.

Dave juga menambahkan, peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia di Kabupaten Bojonegoro ini merupakan puncak dari Program Akses Sanitasi Bersama Masyarakat (Aksi Sehat) yang sudah dilaksanakan sejak tiga tahun lalu. 

"Kita melihat masyarakat sudah mulai mengubah perilaku hidup bersih dan sehat," imbuhnya.

Sementara itu Kepala Desa Sudu, Trikasih menyampaikan apresiasi kepada EMCL yang telah memberikan dukungan kepada masyarakatnya. Dia melihat warganya telah berusaha mengubah perilaku hidup lebih bersih dan sehat. Mereka juga senantiasa mengampanyekan pilah sampah dan melakukan kegiatan penimbangan sampah untuk menjadikan sampah lebih bermanfaat dari sisi ekonomi.

Ia juga melihat warganya berusaha menjadikan lingkungan sekitar rumahnya lebih bersih, bebas sampah, lebih asri dan lebih nyaman. "Warga bersepakat membentuk percontohan kawasan bebas sampah  tersebut beserta kesepakatan dan peraturan yang disepakati oleh warga," tuturnya.

Mantan anggota DPRD Bojonegoro ini berharap, masyarakat tidak berhenti hingga menerima penghargaan saja. Menurutnya, menjaga konsistensi dan melestarikan kebiasaan baik ini menjadi budaya adalah hal yang harus diupayakan lagi. 

"Ini untuk kepentingan kita dan anak cucu kita ya bu, harus terus kita tingkatkan," pesan Trikasih kepada hadirin yang rata-rata ibu-ibu itu.

Sedangkan Kepala Dinas Lingkungan Hidup melalui Kabid Persampahan, Sholeh Fathoni menegaskan, dukungan terhadap program yang dijalankan EMCL. Lebih dari itu, kata dia, warga juga harus terus membangun kesadaran mengelola lingkungan bebas sampah, terutama sampah plastik.

"Kalau tidak bisa mendaur ulang, lebih tidak menggunakan. Sebisa mungkin kita memanfaatkan kembali sampah-sampah yang tidak bisa didaur ulang ini," ungkapnya.

Fathoni juga mengapresiasi upaya masyarakat dalam mengelola sampah. Kata dia, tanpa campur tangan Pemerintah Kabupaten warga sudah memiliki inisiatif yang bagus. Namun, lanjut dia, pengelolaan lingkungan harus dilakukan dengan berkelanjutan. "Harus dilakukan terus menerus," tegasnya.

Dalam acara yang dikemas dalam Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia ini menampilkan Bazar Takjil Ramah Lingkungan dengan tema 'Hidup Bersih dan Sehat Tanpa Plastik'. Semua pernak pernik kegiatan memanfaatkan bahan yang ramah lingkungan dan hasil daur ulang.

Pada kesempatan tersebut, EMCL juga menyerahkan bantuan 100 jamban sehat kepada masyarakat Desa Gayam, Mojodelik, dan Bonorejo Kecamatan Gayam. Sejak tahun 2008, EMCL telah memberikan 3300 jamban sehat di Kabupaten Bojonegoro dan Tuban. Melalui bantuan dan pendampingan hidup sehat dalam program ini, pada tahun 2015 Kecamatan Gayam telah mendapat predikat Open Defecation Free (ODF). [ito/lis]

Tag : emcl, penghargaan, sampah

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Sunday, 02 June 2019 08:00

    IPNU-IPPNU Temayang Gelar Grand Finas Festival Oklek

    IPNU-IPPNU Temayang Gelar Grand Finas Festival Oklek Mengambil tema "Pelajar Millineal Menjaga Tradisi Budaya Lokal" Pimpinan Anak Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kecamatan Temayang gelar grand final Festival Oklek Ke-7,...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Friday, 24 May 2019 13:00

    Apprentice Program PEPC 2019

    Akan Ditutup, Pendaftar Beasiswa Diploma Membludak

    Akan Ditutup, Pendaftar Beasiswa Diploma Membludak Beberapa jam lagi menjelang penutupan pendaftaran, jumlah pelamar beasiswa pendidikan diploma guna menjaring Calon Operator Proyek Jambaran-Tiung Biru yang dikelola oleh PT Pertamina EP Cepu (PEPC). Hingga Jumat (25/4/2019) pagi...

    read more