17:00 . Live Ramadan Bersama Anwar Zahid   |   15:00 . Jelang Lebaran, Transaksi Tebus Barang di Pegadaian Bojonegoro Naik   |   13:00 . Penetapan Calon Kepala Desa Dilakukan Setelah Lebaran   |   12:00 . Dinas Perdagangan Pastikan Stok Elpiji 3 Kilogram Aman   |   10:00 . Medsos Eror, Pedagang Online Mengeluh   |   09:00 . Anak SD Jual Es Keliling Bantu Orang Tua   |   08:00 . Pilkades Pomahan Lanjut Dengan Catatan   |   07:00 . 4 Buah yang Ampuh Redakan Radang Tenggorokan   |   06:00 . Polres dan Kodim Bojonegoro Pengajian Bersama Masyarakat   |   22:00 . Silahturahmi Makin Erat, Elemen Masyarakat Gayam Buka Puasa Bersama   |   21:00 . STAI Attanwir Peringati Haul Abuya Al-Maliki di Halaman Kampus   |   20:00 . KKKS Pertamina Silaturahmi dan Buka Puasa Bersama Media   |   19:00 . Dirjen Migas Pantau Sarfas Pengisian BBM di Ruas Tol Jatim   |   18:00 . DP3AKB Konsen Pendampingan Korban Kasus Korban Kekerasan   |   17:00 . Shaf Salat Makin Maju   |  
Thu, 23 May 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Thursday, 07 June 2018 11:00

Per 2 Minggu, BBPJN VIII Akan Evaluasi Jembatan Widang-Babat

Per 2 Minggu, BBPJN VIII Akan Evaluasi Jembatan Widang-Babat

Reporter: Khoirul Huda/blokTuban.com

blokBojonegoro.com - Pasca dibukanya kembali jembatan Widang-Babat, Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) VIII Surabaya, I Ketut Darmawahana megatakan akan melakukan evaluasi rutin jembatan Widang-Babat per dua minggu.

Evaluasi dan monitoring per dua minggu ini dilakukan untuk mengetahui perkembangan kondisi jembatan pasca dibuka (6/6/2018), apakah ada pergerakan yang yang bersifat fatal atau tidak.

"Per dua minggu kita akan monitor jembatan ini, kita pantau pergerakanya dan kami akan turunkan tim," ujar I Ketut saat berada di Jembatan Widang-Babat.

Lebih lanjut menurut Ketut, monitoring dan evaluasi per dua minggu tersebut akan dilakukan secara manual hingga akhir tahun 2018. Bila mana ditemui ada pergerakan maka akan dilakukan pengaturan kembali, seperti pengencangan baut atau yang lain.

"Kita monitor dengan manual, karena kan kita sudah bisa mengetahui perilaku jembatan di mana titik kritis jembatan yang perlu diperbaiki," tambahnya.

Ditambahkannya, apabila dalam evaluasi dan monitoring tersebut ada pergerakan yang dinilai fatal maka akan dilakukan dilakukan penutupan atau penyetopan.[hud/ito]

Tag : jembatan, widang, babat, lamongan

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat