19:00 . Kartu Petani Mandiri (KPM) Solusi Untuk Petani di Bojonegoro   |   19:00 . Khusus Kloter 75, CJH Bojonegoro Berangkat dengan Jemaah Asal Surabaya   |   18:00 . Bupati Tantang Disperta Kembangkan Tehknologi Pertanian   |   17:00 . Mudahkan Pejalan Kaki Menyebrang, 2019 Dishub Pasang Tiga Pelican Cross   |   16:00 . Ajari Anak dan Gandeng Semua Pihak Tingkatkan Peran Keluarga   |   15:30 . Bupati Bojonegoro Launching Kartu Petani Mandiri   |   15:00 . 14 Pelajar dan 1 Gepeng Terciduk Polres Bojonegoro   |   14:00 . Kelompok Tani Wanita Meriahkan Launching KPM   |   13:00 . 3.500 Hektar Sawah di Bojonegoro Kekeringan   |   12:00 . Dua Pengemis Diamankan Satpol PP, Satunya dari Luar Bojonegoro   |   11:00 . KUA dan Cabang IPHI Kanor Bentuk Banom MTP   |   10:00 . Meningkat, Kasus Persetubuhan Anak Ancam Bojonegoro   |   09:00 . Tak Ingin Produksi Migas Terus Turun, Ini Upaya SKK Migas   |   08:00 . Harga Cabai Mahal, Warga Pilih Cabai Kering   |   07:00 . Wajib Waspada, Kecanduan Gadget Bisa Berakibat Fatal Untuk Kesehatan   |  
Wed, 24 July 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Friday, 08 June 2018 05:00

Kabur 7 Bulan, Pelaku Penganiayaan di Kanor Tertangkap

Kabur 7 Bulan, Pelaku Penganiayaan di Kanor Tertangkap

Reporter: Parto Sasmito
 
blokBojonegoro.com - AN (26) warga Dusun Mruwut, Desa Semambung RT.01 / RW.01, Kecamatan Kanor Kabupaten Bojonegoro, pelaku penganiayaan tetangganya sendiri Sahadat Seputra (33), diamankan pihak kepolisian. Sebelumnya pelaku sempat kabur sekitar tujuh bulan.
 
Dugaan perbuatan penganiayaan yang dilakukan pelaku terjadi pada Rabu (15/11/2017), di Desa Semambung RT.02 / RW.01 Kecamatan Kanor Kabupaten Bojonegoro. Usai melakukan perbuatannya, pelaku sempat melarikan diri dengan meninggalkan rumahnya.
 
Penangkapan dilakukan setelah Polsek Kanor memanggil pelaku sampai panggilan kedua, namun pelaku tidak pernah hadir memenuhi panggilan tersebut. Saat petugas mengetahui keberadaan pelaku, anggota kepolisian langsung menangkapnya guna proses hukum lebih lanjut.
 
Kapolsek Kanor, AKP Imam Khanafi menceritakan, kejadian penganiaan Rabu (15/11/2017) silam itu, saat korban Sahadat Seputra (33), pulang dari tahlil di rumah  tetangganya dengan  menaiki sepeda motor  Suzuki Shogun. Korban berhenti di tepi jalan dengan tujuan hendak bertemu dengan tetangganya yang lain.
 
"Saat itu, di tempat korban berhenti tersebut ada palaku AN yang menghampiri korban. Tiba-tiba pelaku melempar batu di samping korban, namun tidak sampai mengenai korban dan korban tidak menanggapi perbuatan pelaku," ceritanya
 
Pelaku kemudian berbicara kepada korban bahwa ingin meminjam sepeda motor milik korban, namun oleh korban tidak dipinjami. Kemudian pelaku menarik kerah baju korban sambil menendang korban menggunakan kaki kanan, mengenai pelipis mata sebelah kiri, hingga menyebabkan luka lecet. Serta mengalami luka lebam pada kelopak mata dan pendarahan pada selaput mata kiri korban.
 
"Selanjutkan pada keesokan harinya, korban melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kanor," terang Kapolsek Imam.
 
Setelah menerima laporan tersebut, petugas segera berupaya melakukan pemanggilan terhadap pelaku. Namun saat dilakukan pemanggilan pertama, pelaku tidak ada di rumah. Petugas juga sempat mengirimkan panggilan kedua, tapi lagi-lagi pelaku tidak pernah hadir memenuhi panggilan petugas.
 
"Ternyata setelah melakukan perbuatannya, pelaku langsung melarikan diri dari rumah,  sehingga petugas berupaya mencari keberadaan pelaku," jelas Kapolsek. 
 
Selanjutnya, pada Rabu (6/6/2018), petugas mendapat informasi tentang keberadaan  pelaku, sehingga petugas langsung melakukan penyelidkikan terkait informasi tersebut. Setelah diketahui keberadaan pelaku, akhirnya petugas melakukan penangkapan terhadap.
 
"Saat ini pelaku telah diamankan di Mapolsek Kanor, guna menjalani proses hukum lebih lanjut," papar Kapolsek.
 
Ditambahkan, pihaknya belum diketahui motif pelaku hingga tega melakukan penganiayaan terhadap tetangganya sendiri. Penyidik masih meminta keterangan terhadap pelaku termasuk meminta keterangan pada saksi-saksi.
 
"Atas perbuatannya, pelaku disangka melanggar Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan. Pelaku diancam dengan pidana penjara paling lama lima tahun," pungkasnya. [ito/lis]

Tag : Pelaku, penganiayaan

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Wednesday, 17 July 2019 22:00

    KKM MI Kapas Gelar Bimtek K13 Revisi Tahun 2018

    KKM MI Kapas Gelar Bimtek K13 Revisi Tahun 2018 Kelompok Kerja Madrasah (KKM) MI Kecamatan Kapas melaksanakan Bimbingan Teknis K13 Revisi Tahun 2018 yang akan berlangsung selama 4 hari dari tanggal 17 hingga 20 Juli 2019. Kegiatan ini berlangsung...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat