21:00 . Jelang Liga 3 Jawa Timur, Persibo 60 Persen Sudah Siap   |   20:00 . Gandeng Disbudpar Tim PHP2D UKM Pramuka Unair Wujudkan Desa Mandiri   |   19:00 . Warga Nekat Konsumsi Ikan Mati Akibat Limbah   |   18:00 . Desa Pejambon Pernah Dibuat Tempat Persembunyian Prajurit Majapahit   |   17:00 . Unugiri Gelar Semarak Kemeriahan Sambut Hari Santri Nasional 2021   |   16:00 . Pembukaan Konferwil IPNU Dan IPPNU, Bupati Ajak Pelajar Tingkatkan IPM   |   14:00 . PWNU Jatim Buka Acara Konferwil PW IPNU di Ponpes Attanwir   |   13:00 . Perpaduan Tradisi dan Dakwah Islam, Nyadran Masih Dirawat di Era Modern   |   12:00 . Dukung Mahasiswa Berwirausaha, UNU Sunan Giri Gelontorkan Dana   |   11:00 . Inilah Nama Pejabat yang Dilantik Bupati Bojonegoro   |   10:00 . Bupati Lantik 42 Pejabat Pemkab Bojonegoro   |   09:00 . Dibuka Hari ini, Berikut Rangkaian Acara Konferwil PW IPNU Jatim   |   08:00 . Selamat Datang Romo Yai dan Gus Menteri   |   07:30 . Peserta Mulai Datang, Terapkan Prokes Ketat   |   07:00 . Catat! 5 Fakta Penting Soal MPASI yang Wajib Diketahui Orangtua   |  
Fri, 24 September 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Pertahankan Tradisi, Warga Buat Kue Apem Saat Malam Songo

blokbojonegoro.com | Wednesday, 13 June 2018 09:00

Pertahankan Tradisi, Warga Buat Kue Apem Saat Malam Songo

Reporter: Sutopo

blokBojonegoro.com - Di daerah pedesaan masih lekat dengan tradisi yang sudah dijalankan secara turun temurun, seperti ketika malam songo atau malam ke-29 ramadan. Sebagian warga yang ada di Kecamatan Sekar, Kabupaten Bojonegoro menggelar tasyakuran kirim doa kepada leluhur yang sudah meninggal.

Uniknya, saat tasyakuran 'kue apem' begitu masyarakat menyebutnya, tak pernah ketinggalan, karena itu adalah syarat yang harus dihidangkan dan sudah ada sejak zaman dulu.

Seperti yang dilakukan oleh warga Dusun Dibal, Desa Deling Kecamatan Sekar, Sumiatu. Demi mempersiapkan acara malam songo dirinya pagi-pagi sudah terlihat sibuk.

Waktu menunjukkan sekitar pukul 05.40 Wib. Sumiatun terlihat sibuk membuat cetakan apem dari daun pisang yang disobek dengan ukuran kecil, kemudian dibentuk seperti kerucut dengan ditusuk lidi.

Dia terlihat cekatan. Sebab membuat apem seperti itu sudah ia jalani bertahun-tahun. Ia bercerita apem tersebut adalah warisan dari nenek dan orang tuanya terdahulu.

"Kue apem ini untuk syukuran dan kirim doa kepada arwah para leluhur yang sudah wafat," kata Sumiatun kepada blokBojonegoro.com, Rabu (13/6/2018).

Bahan-bahan apem di antaranya ada tepung beras, ragi, gula dan terakhir santan kelapa. "Semua dicampur jadi satu, lalu dimasak," tutur ibu tiga anak itu. [top/mu]

Tag : apem, kue apem



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Monday, 02 August 2021 08:00

    BMG Buka Lowongan Wartawan bB

    BMG Buka Lowongan Wartawan bB Perkembangan blokMedia Group (blokBojonegoro media dan blokTuban media) semakin pesat dengan pembaca yang terus meningkat untuk wilayah Bojonegoro dan sekitarnya. Hal itu membuat manajemen melakukan pembenahan, termasuk menambah jumlah reporter...

    read more