01:05 . Keceriaan Pletonic Sambut Letto   |   00:58 . Kemeriahan Panggung Konser Pemilu   |   22:30 . Tak Hanya Pop, Letto Piawai Hibur Penonton dengan Dangdut   |   22:00 . DPR Minta Polisi Usut Tuntas Pembajakan Mobil Tangki Pertamina   |   21:00 . Perdana, Letto Hibur Penonton dengan 'Permintaan Hati'   |   20:00 . Jingle Pemilu Buka Konser di Bojonegoro   |   19:30 . Ribuan Pletonic Padati Stadion Letjend H Soedirman   |   19:00 . Ketua KPU dan Kapolres Beri Arahan tentang Pemilu   |   18:00 . Sahabat Yatim Cemerlang Latihan Qiroah   |   17:00 . 200 Mahasiwa Ikuti Jagong Santai KPU Bojonegoro   |   16:00 . Kunjungi Kampus, KPU Ajak Mahasiswa Kawal Pemilu   |   15:00 . Rp.3 M untuk BPJS Kesehatan, Guru Masih Harus Iuran   |   14:00 . Disperinaker Latih Masyarakat Kreasikan Bambu   |   13:00 . Pembukaan di Lamongan, Penutupan di Tuban   |   12:00 . Presdir Pertamina EP Audiensi dengan Bupati Bojonegoro   |  
Sat, 23 March 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Saturday, 16 June 2018 21:00

Selain Jadi Kurma, Salak Juga Bisa Jadi Olahan Lain

Selain Jadi Kurma, Salak Juga Bisa Jadi Olahan Lain

Reporter: Muhammad Qomarudin

blokBojonegoro.com - Selain mengandung vitamin C, Buah Salak ternyata bisa di olah menjadi produk-produk yang sangat menarik dan lezat untuk diminati.

Di tangan Fatimah (47), perempuan asal Desa Wedi Kecamatan Kapas ini mampu merubah buah salak menjadi sesuatu hal yang baru, diantaranya Sirup, Dodol, Selai, Kopi, Nastar dan Kurma.

Bermula dari lomba dengan mengambil tema produk 'Desa Unggulan', Fatimah sempat bingung untuk mencari potensi desa yang dipakai ikut lomba. Kemudian dengan melimpahnya Salak Wedi yang berada di desa tersebut, Fatimah berfikir mencari referensi di internet.

Alhasil setelah berusaha mencari ia menemukan bahwa buah salak bisa dijadikan berbagai macam olahan. Kemudian dari awal pertama kali pembuatan hingga sampai sekarang hasil dari usahanya tersebut ternyata diminati oleh masyarakat sekitar, baik dari Bojonegoro sendiri maupun luar daerah, seperti Kabupaten Lamongan maupun Sidoarjo.

"Saya juga beberapa bulan sekali mengirim ke toko modern di Bojonegoro, bahkan tidak satu tempat saja," terang perempuan yang akrab disapa Fatim itu.

Untuk membuat Kurma salak, pertama-tama salak harus dikupas terlebih dahulu dan dibersihkan daru kulit arinya. Kemudian di rendam dengan air kapur selama 3 jam, lalu dibersihkan kembali. Tak berhenti di situ saja, setelah itu salak direbus selam 3 jam sampai berubah kecoklatan dengan gula.

"Setelah menyusut lalu dijemur selama 2 hari, kalau musim hujan saya memakai alternatif menggunakan oven," ujar perempuan dua anak ini.

Bahkan semua organ dari buah salak bisa digunakan, seperti isi salak yang biasanya dibuang ternyata bisa digunakan menjadi bubuk kopi dengan cara disangrai. Sedangkan untuk air yang yang dipakai untuk pembuatan salak kurma, bisa dijadikan sirup salak.

Dalam satu hari perempuan 47 tahun tersebut  mampu memproduksi salak sampai 500 biji. Salak tersebut ia dapat dari masyarakat yang banyak mempunyai pohon salak dengan cara membelinya dengan harga Rp20 ribu sampai Rp30 ribu setiap seratus biji salak. Namun, pada hari biasa atau ketika bukan musim puncak panen ia mengurangi produksi.

"Buah salak itu mempunyai puncak produksi pada bulan 7, tetapi setiap bulan pohon salak selalu berbuah tetapi tidak sebanyak pada bulan Juli," lanjutnya kepada blokBojonegoro.com.

Dengan hasil olahanya tersebut Fatim membandrolnya dengan harga yang tidak sama, tergantung jenis olahan seperti satu toples kurma salak dengan harga Rp30 ribu, sedangkan untuk perkilogramnya Fatim menjualnya Rp60 ribu. Untuk kopi dengan sachet kecil dijual dengan harga Rp10 ribu, Nastar Rp20 ribu dan Selai Rp5.000.

Untuk kendala sendiri, Fatim mengungkapkan, terletak pada kondisi cuaca yang tidak bersahabat dan juga ketika tidak musim panen. Sebab, ketika tidak musim panen produksinya menjadi menyusut. Namun, sebenarnya ia bisa menyiasati dengan mencari salak dari luar Bojonegoro.

"Tetapi saya tidak mencari dari luar Bojonegoro, karena saya berniat untuk menggali dan memnfaatkan potensi desa yang ada," tutupnya. [din/mu]

Tag : salah, buah salak, salak bojonegoro

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Monday, 18 February 2019 08:00

    Petani Kalitidu Menyemai Refugia

    Petani Kalitidu Menyemai Refugia Mengendalikan OPT padi dengan cara menanam Refugia juga dilakukan petani di Desa Pumpungan Kecamatan Kalitidu, Bojonegoro, Jawa Timur....

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Wednesday, 24 October 2018 09:00

    LoKer dan Iklan Baris di bB

    Lebih Mudah dan Tepat untuk Promosi

    Lebih Mudah dan Tepat untuk Promosi Untuk mengakomodir permintaan dari masyarakat luas, terutama pembaca setia blokBojonegoro.com, redaksi menyediakan kanal khusus untuk informasi lowongan kerja (LoKer) dan iklan baris....

    read more