14:00 . Barokah Sinergi Lintas Komunitas, NH Resmikan TPQ Pelosok Desa   |   13:00 . Pengurangan Pupuk Tidak Pengaruhi Kebutuhan Petani Bojonegoro   |   12:00 . Air Bengawan Solo Lebihi Batas Ambang Mutu   |   11:00 . Alat Berat Berhenti di Ngablak, Warga Tak Seheboh di Wilayah Timur   |   10:00 . Hingga Akhir Tahun, Logam Mulia Masih Dominasi Agunan Pegadaian   |   09:00 . Manfaatkan Rumah Sebagai Spot Foto Instagramable   |   08:00 . Kartar Nusa Bakti Manfaatkan Lahan Desa Sebagai Agro Wisata   |   07:00 . 4 Cara Mencegah Anak Ngompol di Malam Hari   |   02:00 . Lewat Jembatan, Kepala Truk Terpisah   |   01:30 . Rela Menunggu Demi Lihat Truk Lewat   |   01:00 . Unik, Lintasi Jembatan Kendaraan Tanpa Kepala   |   00:30 . Tunggu Alat Berat JTB Lewat, Warga Antre di Pinggir Jalan   |   00:00 . Tanpa Kepala, Alat Berat Lintasi Jembatan   |   23:30 . Pantau Lintasan Jembatan di Komputer   |   23:00 . Start Pukul 22.00 WIB, Jalanan Macet   |  
Sat, 07 December 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Friday, 22 June 2018 17:00

DPU Angkat Bicara Soal Jembatan Trucuk dan Jalan Rusak

DPU Angkat Bicara Soal Jembatan Trucuk dan Jalan Rusak

Reporter: M. Safuan

blokBojonegoro.com - Belum tuntasnya mega proyek jembatan penghubung Kota Bojonegoro dengan Kecamatan Trucuk, membuat Dinas Pekerjaan Umum (DPU), berkomitmen untuk segera merampungkan pekerjaan tersebut.

Meski begitu target penyelesain jembatan masih 94 persen. Sehingga mulai Senin (25/6/2018), pengerjaan akan kembali dilanjutkan.

"Rencananya pengerjaan jembatan mulai dilanjutkan Senin besok, yakni memasang spandek," ucap Kepala DPU Bojonegoro, Andi Tjandra.

Andi sapaan akrabya mengungkapkan, memang proyek jembatan trucuk belum bisa rampung, namun pihaknya akan tetap berkomitmen segera merampungkan.

"Tetap prioritas rampungnya jembatan menjadi hal utama bagi kita," tandas Andi.

Pada kesempatan itu pula, Andi juga memaparkan sejumlah proyek jalan rusak yang ada di Bojonegoro, terlebih lagi jalan berlubang. Untuk kondisi jalan rusak dibawah 20 persen, dikerjakan secara swakelola oleh UPTD DPU Bojonegoro dan telah usai sebelum H-7 lebaran.

"Kalau jalan rusak di atas 20 persen dari total luas jalan, ditangani oleh pihak ketiga yakni dengan cara kontraktual," jelasnya di hadapan para awak media.

Namun perlu diketahui, untuk 2018 ini proses lelang mengalami keterlambatan yang disebabkan adanya pembentukan lembaga baru yakni Bagian Pengadaan Barang dan Jasa. Sehingga seluruh pengerjaan jalan yang ditangani oleh pihak ketiga terlambat.

"Namun untuk kerusakan jalan poros desa kini menjadi tanggung jawab pemerintah desa sendiri," tutupnya kepada blokBojonegoro.com. [saf/mu]

Tag : jemabatan trucuk


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat