17:00 . Bengawan Solo Menghijau Penuh Eceng Gondok   |   16:00 . Agrowisata Belimbing Olah Belimbing Menjadi Kuliner Unik   |   15:00 . Petani Ngulanan Dander Panen Raya, Harga Gabah Tinggi   |   14:00 . Sejumlah Fasilitas Baru Dibangun Perlancar Lalu Lintas di Bojonegoro   |   13:00 . 31 Jembatan Jadi Tantangan Moving Alat Jumbo JTB   |   12:00 . Dishub Pasang Paku Marka di Jalan Protokol Bojonegoro   |   11:00 . Satu Alat Sampai Lokasi JTB, Masih ada 5 Lagi, Ini Jadwalnya   |   10:00 . Alat JTB Kedua Sampai di Jembatan Timbang Baureno   |   09:00 . Sempat Bikin Heboh, Alat Berat JTB Sampai Lokasi   |   08:00 . Desa Bondol Punya Sentra Produk Kayu Jati   |   07:00 . Tips buat Orang Tua yang Merasa Sudah Over Protektif pada Anak   |   22:00 . Cuaca Tidak Menentu Petani Ngambon Pasrah   |   21:00 . Hujan Angin, Kota Bojonegoro Berduka   |   20:00 . Para Pemuda Harus Jadi Pelopor Persatuan Bangsa   |   19:00 . 5 Gapoktan di Ngambon Terima 9 Ton Benih Jagung Hibrida   |  
Sun, 08 December 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Saturday, 23 June 2018 14:00

Dinsos Klaim Penderita ODGJ Tahun 2018 Menurun

Dinsos Klaim Penderita ODGJ Tahun 2018 Menurun

Reporter: M. Safuan

blokBojonegoro.com - Jumlah Orang dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang dipasung di Kabupaten Bojonegoro, pada 2018 ini diklaim dinas terkait menurun, meski saat ini masih masuk pertengahan tahun.

Pada tahun sebelumnya 2017, jumlah ODGJ yang dipasung tercatat di Dinas Sosial (Dinsos) ada 37 orang, kini hanya ada 27.

"Jumlah ODGJ yang tercatat pada tahun ini ada penurunan," ucap Kabid Pelayanan dan Rehabilitasi Sosial, Dinas Sosial Bojonegoro, Dwi Harningsih.

Untuk pengobatan sendiri ditangani oleh Dinas Kesehatan (Dinkes), selain itu perlu peran keluarga dalam menyembuhkan penderita dengan mendampingi untuk pengobatan rutin, agar ODGJ dapat sembuhkan.

"Peran Dinsos hanya untuk pendampingan kepada keluarga penderita," terang perempuan yang akrab disapa Dwi ini.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap keluarga penderita, Dinsos Bojonegoro memberikan bantuan modal untuk membuka usaha, guna meningkatkan perekonomian agar bisa membantu meringankan beban.

"Selain itu, penderita juga terus dipantau perkembangan kesehatannya," tutur Dwi kepada blokBojonegoro.com.

Adapun anggaran untuk penanganan ODGJ melekat dengan penanganan anak penderita disabilitas. "Total anggaran OGDJ dan Disabilitas pada 2018 Rp48 juta," katanya. [saf/mu]

Tag : ODGJ, dinsos


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat