07:00 . Konsumsi Makanan Manis Berlebihan Ikut Memicu Hipertensi   |   20:00 . Tembakau Virginia dan Jawa Lebih Dipilih Petani Bojonegoro   |   19:00 . Usai Laksanakan Rukun Haji, Sebagian Jemaah Laksanakan Thawaf Ifadloh   |   18:00 . Unsur Pimpinan Ditentukan DPP, DPC Demokrat Tunggu Keputusan   |   17:00 . Rumah dan Lahan Hutan Dominasi Kebakaran di Bojonegoro   |   16:00 . Akibat Bakar Sampah, Rumpun Bambu 0,2 Hektar Terbakar   |   15:00 . Ringankan Kekeringan, Banom NU Bersinergi Distribusikan Air Bersih   |   14:00 . Pertamina Memberikan Sinyal Groundbreaking Kilang   |   13:00 . 75 Kebakaran di Bojonegoro, Kerugian Mencapai Rp2,3 Milyar   |   12:00 . Nikmatnya Penyetan Gloso Warung Semox Bikin Ketagihan   |   11:00 . Cegah Radikalisme dengan Sembuhkan Penyakit Kudis, Kurap dan Kutil   |   10:00 . Calon Pimpinan, Gerindra Usulkan 3 Nama ke DPP   |   09:00 . Ciamik..! Atlet Binaraga Bojonegoro Raih Emas   |   08:00 . Adu Cantik Melalui Rias di Desa Sarangan   |   07:00 . 3 Cara Atasi Anak yang Tidak Suka Makan Sayur dan Buah   |  
Tue, 20 August 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Saturday, 23 June 2018 14:00

Dinsos Klaim Penderita ODGJ Tahun 2018 Menurun

Dinsos Klaim Penderita ODGJ Tahun 2018 Menurun

Reporter: M. Safuan

blokBojonegoro.com - Jumlah Orang dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang dipasung di Kabupaten Bojonegoro, pada 2018 ini diklaim dinas terkait menurun, meski saat ini masih masuk pertengahan tahun.

Pada tahun sebelumnya 2017, jumlah ODGJ yang dipasung tercatat di Dinas Sosial (Dinsos) ada 37 orang, kini hanya ada 27.

"Jumlah ODGJ yang tercatat pada tahun ini ada penurunan," ucap Kabid Pelayanan dan Rehabilitasi Sosial, Dinas Sosial Bojonegoro, Dwi Harningsih.

Untuk pengobatan sendiri ditangani oleh Dinas Kesehatan (Dinkes), selain itu perlu peran keluarga dalam menyembuhkan penderita dengan mendampingi untuk pengobatan rutin, agar ODGJ dapat sembuhkan.

"Peran Dinsos hanya untuk pendampingan kepada keluarga penderita," terang perempuan yang akrab disapa Dwi ini.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap keluarga penderita, Dinsos Bojonegoro memberikan bantuan modal untuk membuka usaha, guna meningkatkan perekonomian agar bisa membantu meringankan beban.

"Selain itu, penderita juga terus dipantau perkembangan kesehatannya," tutur Dwi kepada blokBojonegoro.com.

Adapun anggaran untuk penanganan ODGJ melekat dengan penanganan anak penderita disabilitas. "Total anggaran OGDJ dan Disabilitas pada 2018 Rp48 juta," katanya. [saf/mu]

Tag : ODGJ, dinsos

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Wednesday, 07 August 2019 15:00

    26 Peserta UKW PWI Jatim Dinyatakan Kompeten

    26 Peserta UKW PWI Jatim Dinyatakan Kompeten Sebanyak 29 wartawan telah bekerja keras melewati Ujian Kompetensi Wartawan (UKW) angkatan ke-27 Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Timur, yang bekerjasama dengan SKK Migas dan KKKS. Selama dua hari 6-7...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Tuesday, 13 August 2019 08:00

    Teladani Auliya, Jemaah Tahli Ziarah dan Wisata Religi

    Teladani  Auliya, Jemaah Tahli Ziarah dan Wisata Religi Demi memperkuat spiritual keagamaan dan meneladani perjuangan para waliyullah, sekaligus menyambut Kemerdekaan RI-47, jemaah tahlil Dukuh Ngantulan, RT.19/RW.03, Desa Bulu, Kecamatan Balen, mengadakan ziarah ke makam auliya. Selain itu dalam...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat