16:00 . Ketoprak dan Festival Nasi Buwuhan Meriahkan Puncak Agustusan Desa Kenep   |   15:00 . Usai Dilantik Akan Diisi Ketua Sementara, PKB Tunjuk Imam Sholikin   |   14:00 . Perak Kejurnas dari Fauzan untuk Jatim   |   13:00 . Fauzan, Atlet Bojonegoro Sabet Perak   |   12:00 . Pengisian Kekosongan Kepala SD Tunggu Persyaratan dan SK Bupati   |   11:00 . Konter di Cengungklung Terbakar   |   10:00 . Pipa PDAM di Dander dan Purwosari Bocor, Distribusi Air Terganggu   |   09:00 . Diduga Korsleting Listrik, Toko Ponsel di Cengungklung Terbakar   |   08:00 . Akibat Bakar Sampah, Rumpun Bambu di Balen Kembali Terbakar   |   07:00 . Konsumsi Makanan Manis Berlebihan Ikut Memicu Hipertensi   |   20:00 . Tembakau Virginia dan Jawa Lebih Dipilih Petani Bojonegoro   |   19:00 . Usai Laksanakan Rukun Haji, Sebagian Jemaah Laksanakan Thawaf Ifadloh   |   18:00 . Unsur Pimpinan Ditentukan DPP, DPC Demokrat Tunggu Keputusan   |   17:00 . Rumah dan Lahan Hutan Dominasi Kebakaran di Bojonegoro   |   16:00 . Akibat Bakar Sampah, Rumpun Bambu 0,2 Hektar Terbakar   |  
Tue, 20 August 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Monday, 25 June 2018 15:00

Beredar Bawang Merah Palsu, Masyarakat Harus Jeli

Beredar Bawang Merah Palsu, Masyarakat Harus Jeli

Reporter: Muhammad Qomarudin

blokBojonegoro.com - Ditemukannya bawang merah palsu yang beredar di Kota Medan beberapa hari belakangan, mendapat respon dari Dinas Perdagangan Kabupaten Bojonegoro. Dinas Perdagangan menghimbau kepada masyarakat agar lebih jeli dalam membeli kebutuhan pokok.

Bawang merah ‘palsu’ sendiri sebenarnya bukan bawang merah sintesis, namun hasil dari sebuah rekayasa pelaku agar bisa mendapatkan keuntungan yang lebih besar. Bawang merah 'palsu' merupakan bawang bombay dengan ukuran di bawah 5 centimeter (cm) yang dijual sebagai bawang merah.

Sehingga ukuran tersebut melanggar ketentuan peraturan impor bawang bombay ke Indonesia. Pasalnya berdasarkan peraturan itu telah diatur dalam Kepmentan RI Nomor 105/ Kpts/ SR.130/ D/ 12/ 2017 tentang Karakteristik bawang bombai yang dapat diimpor, serta Permendag Nomor 16 tahun 2018 tentang perubahan ketiga atas Permendag No. 30/M-DAG/PER/5/2017 tentang Ketentuan impor produk hortikultura.

"Di Bojonegoro kita belum menemukan ataupun ada laporan," terang Kepala Dinas Perdagangan Agus Hariya.

Untuk membedakan ciri-ciri bawang merah palsu dengan yang asli sebenarnya lumayan sulit, sebab harus dibelah dahulu. Namun, masyarakat bisa melihat dari siungnya. Sebab, jika yang palsu tidak ada siungnya. Jadi satu bulatan berisi lapis-lapis. Sedangkan, untuk bawang merah mempunyai sebuah siung sekitar dua sampai tiga siung.

Agus Hariyana meyakini masyarakat Kota Ledre bisa membedakan dan memilih bahan pokok (kebutuhannya) yang benar atau asli. Sebab, masyarakat sendiri sudah bisa dikatakan hafal dari bentuk maupun jenis bawang merah yang beredar di pasaran, lantaran sudah sering melihatnya.

"Saya kira masyarakat sudah tahu mana bawang merah yang bagus dan tidak, jadi tidak perlu dikhawatirkan. Namun, sekali lagi saya tetap mengimbau kepada masyarakat agar berhati-hati," pungkas Agus Hariyana.

Untuk menyikapi lebih lanjut, kedepanya Dinas Perdagangan akan melakukan rapat dan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk menyisir apakah ada bawang 'palsu' yang beredar atau tidak. "Sehingga masyarakat tidak perlu khawatir atas beredarnya bawang palsu itu," katanya. [din/mu]

*Foto ilustrasi bawang merah palsu

Tag : bawang merah palsu

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Wednesday, 07 August 2019 15:00

    26 Peserta UKW PWI Jatim Dinyatakan Kompeten

    26 Peserta UKW PWI Jatim Dinyatakan Kompeten Sebanyak 29 wartawan telah bekerja keras melewati Ujian Kompetensi Wartawan (UKW) angkatan ke-27 Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Timur, yang bekerjasama dengan SKK Migas dan KKKS. Selama dua hari 6-7...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Tuesday, 13 August 2019 08:00

    Teladani Auliya, Jemaah Tahli Ziarah dan Wisata Religi

    Teladani  Auliya, Jemaah Tahli Ziarah dan Wisata Religi Demi memperkuat spiritual keagamaan dan meneladani perjuangan para waliyullah, sekaligus menyambut Kemerdekaan RI-47, jemaah tahlil Dukuh Ngantulan, RT.19/RW.03, Desa Bulu, Kecamatan Balen, mengadakan ziarah ke makam auliya. Selain itu dalam...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat