13:00 . Masker Medis Mulai Kembali Diburu Masyarakat   |   12:00 . Hampir Tak Mendaftar, 2 Jam Ngebut Rekaman dan Bikin Video Clip   |   11:00 . Murid Peristiwa Harmonni Masuk Finalis Campus Harmony 2020, Ayo Dukung...!   |   10:00 . Pancaroba, BPBD Himbau Masyarakat Mewaspadai Hujan Disertai Angin Kencang   |   09:00 . Kekeringan di Bojonegoro Diprediksi Tak Separah 2019   |   08:00 . Layanan Rapid Tes Dialihkan di Puskesmas   |   07:00 . Orangtua Perlu Tahu, 4 Tips Ajari Anak Saat Belajar Online   |   20:00 . Gudang Oven Tembakau di Bulu Terbakar, Kerugian Capai Rp25 Juta   |   19:00 . Hujan Perdana, Petani Tembakau di Selatan Bojonegoro Was-Was   |   18:00 . Solid, Pesilat Bojonegoro Tetap Jaga Kerukunan   |   17:00 . Selama 6 Bulan, Ribuan Ahli Waris Ajukan Dana Kematian   |   15:00 . Dapur Warga di Desa Tanjungharjo Terbakar   |   14:00 . Dukung Kesejahteraan, 4.700 Uztaz dan Uztazah Diberikan Insentif   |   13:00 . Penumpang di Terminal Terus Mengalami Peningkatan, Begini Imbauan Kepala Terminal   |   12:00 . Pemkab Anggarkan Rp6 Miliar untuk Santunan Kematian 2020   |  
Tue, 29 September 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Wednesday, 27 June 2018 19:00

Pilkada Bojonegoro 2018

Quick Count dari Tim Paslon Buat Masyarakat Bingung

Quick Count dari Tim Paslon Buat Masyarakat Bingung

Reporter: Muhammad Qomarudin

blokBojonegoro.com - Penghitungan cepat yang dilakukan oleh masing-masing Pasangan Calon (Paslon) Bupati Bojonegoro menjadi perbincangan masyarakat Kota Ledre.

Sebab, perhitungan cepat atau bisa disebut quick count membuat masyarakat bingung, lantaran tidak ada yang sama dan bisa dikatakan saling mengunggulkan masing-masing paslon.

Seperti halnya yang dialami oleh Moch. Zarkasyi, warga Desa Balenrejo Kecamatan Balen yang mengaku kebingung atas begitu derasnya informasi terkait hasil perhitungan suara sementara.

"Ya sangat membingungkan, soalnya hasil quick count yang dilakukan oleh masing-masing tim paslon berbeda," ungkap Zarkasyi.

Mahasiswa salah satu Perguruan Tinggi di Bojonegoro ini juga menambahkan, meskipun masyarakat memahami bahwa hitung cepat bukan hasil resmi dari KPU, tetapi angka-angka hitung cepat sudah meresahkan dan menimbulkan pertanyaan bagi publik.

Jadi masyarakat saat ini menjadi bertanya-tanya, mana hasil yang harus mereka percaya, serta majunya informasi malah menambah ramai kebingungan itu, lantaran semakit cepatnya informasi yang bisa diakses dari manapun.

Sementara itu, Ketua Panitia Pengawas pemilu (Panwaslu) Kabupaten Bojonegoro, M. Yasin mengungkapkan, hasil hitung cepat yang dilakukan oleh masing-masing Paslon bukanlah hasil resmi dari proses pemilihan Bupati Bojonegoro.

Ia meminta agar masyarakat tak menjadikan hasil perhitungan cepat atau quick count tersebut sebagai acuan dan patokan hasil Pilkada tahun 2018 ini.

Masyarakat dihimbau, sebaiknya menunggu hasil resmi dari perhitungan yang dilakukan secara sah dan profesional yakni yang dilakukan oleh petugas KPU. Sebab, itu adalah hasil yang real lantaran melalui metode yang benar atau dari TPS dibawa ke kecamatan lalu dilanjutkan ke KPU.

"Kita jangan jadikan hasil sementara itu sebagai acuan dan kita harus menunggu hasil resmi dari KPU," ujar Yasin.

Selain itu ia juga mengingatkan, agar para pendukung masing-masing calon tidak melakukan kegiatan yang merugikan masyarakat lainnya serta menganggu ketertiban dan keamanan. Dan juga, saling menghormati kepada masing-masing pendukung agar tercipta pilkada yang damai.

"Saya berharap kepada setiap pendukung atapun masyarakat agar tidak saling menjatuhkan di media sosial lantaran hasil quick count yang berbeda ini dan saling menjaga sikap," pungkas pria asal Balen ini. [din/mu]

Berikut quick count dari tim paslon

pilkada-quick-1

pilkada-quick-2_1

pilkada-quick-3_1

Tag : PILKADA BOJONEGORO, pilbup bojonegoro, pilkada


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Saturday, 22 August 2020 20:00

    Duet Wens-Komang Nahkodai AMSI 2020-2023

    Duet Wens-Komang Nahkodai AMSI 2020-2023 Asosiasi Media Siber Indonesa (AMSI) kembali mempercayakan tampuk kepemimpinan kepada Wensesleus Manggut (Pemred Merdeka.com), sebagai Ketua Umum dan Wahyu Dhyatmika/Komang (Pemred Tempo), sebagai Sekretaris Jenderal periode 2020-2023 pada kongres kedua...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat