21:00 . PDAM Macet, Begini Tanggapan Perusahaan   |   20:00 . Masyarakat Keluhkan Air PDAM Macet   |   19:00 . Lini Depan Kurang Tajam, Pelatih Persibo Terus Berburu Striker   |   18:00 . 352.567 Rokok Ilegal Dimushakan   |   17:00 . DPMD Pastikan Seluruh Desa Sudah Terima Dana Oprasional Pilkades   |   16:00 . Persiapkan Kondisi Fisik, Tim Futsal Porprov Bojonegoro Check Up Kesehatan   |   15:00 . Tingginya Pengangguran Pencaker Kurang Manfaatkan Media Informasi   |   14:00 . Kurangi Penggangguran Pasca Kelulusan Sekolah, UPT BLK Gelar Job Market Fair 2019   |   13:00 . PU Fraksi DPRD Dijawab Pemkab   |   12:00 . Sejarah Pilkades dari Masa ke Masa   |   11:00 . Bea Cukai Bojonegoro Musnahkan 352.567 Batang Rokok   |   10:00 . Suporter Persibo Sambut Mantan Pemain Persipura di Juanda Surabaya   |   09:00 . Festival Tari Thengul Internasional, ini Rangkaian Acaranya...   |   08:00 . Juli, di Bojonegoro ada Acara Berskala Internasional   |   07:00 . 8 Cara Ciptakan Suasana Makan yang Menyenangkan untuk Anak   |  
Wed, 26 June 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Friday, 13 July 2018 13:00

Harga Telur Tinggi, Ini Penjelasan Disnakkan

Reporter: M Safuan

blokBojonegoro.com - Melambungnya harga telur di pasaran beberapa minggu ini hingga mencapai Rp28.000 dikeluhkan oleh konsumen. Para pedagang tidak mengetahui secara pasti, apa yang menyebabkan harga telur naik. Padahal, usai hari raya kemarin harga telur sempat turun di harga Rp22.000.

"Harga telur terus naik sejak seminggu kemarin , bahkan saat ini harganya 28 ribu rupiah," kata Diyah salah satu pedagang telur di Pasar Kota Bojonegoro.

Terpisah, Kabid Agribis, Dinas Peternakan dan Perikanan Bojonegoro, Wiwik Sulistyo mengungkapkan produksi telur di Bojonegoro saat ini masih terbilang minim, sehingga untuk memenuhi kebutuhan telur untuk masyarakat Bojonegoro kebutuhan produksinya harus mendatangkan dari luar.

"Sedangkan untuk ketersediaan telur di Bojonegoro hanya mencapai 913 ton atau 913.195 kilogram dimana hasil produksi itu dihasilkan dari populasi ayam sebanyak 34.322 ekor," terang wanita yang akrab disapa Wiwik itu.

Dirinya menjelaskan, sedangkan dari jumlah masyarakat Bojonegoro sebanyak 1.450 juta jiwa ideal konsumsi produksi telur yang ada ratanya setidaknya tersedia 9.217 ton. Jumlah itu sudah terbilang meningkat produksinya dibanding tahun 2017 lalu yakni sebesar 892 ton dengan populasi ayam buras sekitar 32.410 ayam.

Dengan kondisi itu, masyarakat Bojonegoro beharap agar pemerintah bisa ikut andil menstabilkan harga telur, sehingga masyarakat bisa membagi kebutuhannya dengan kebutuhan lain.[saf/lis]

Tag : disnakkan, telur, harga

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Monday, 24 June 2019 13:00

    Komunitas KBM Gelar Halal Bihalal dan Kopdar

    Komunitas KBM Gelar Halal Bihalal dan Kopdar omunitas Kita Belajar Menulis (KBM) Bojonegoro menggelar halal bihalal sekaligus kopi darat keempat. Acara tersebut dilaksanakan di kediaman salah satu rumah Anggota KBM, Roni Hardiawan, di Dusun Bakalan, Kepohbaru Bojonegoro....

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat