09:00 . Perkuat BUMDes Agrobis dan Pariwisata   |   08:00 . DCT, Calon Belum Boleh Kampanye   |   07:00 . Cepat Bangkit dari Patah Hati dengan Mengingat Kenangan Pahit   |   06:00 . Rupiah Melemah, Harga Kain Melonjak   |   22:00 . Kerjasama dengan Jepang, Akes Rajekwesi Buka Kelas Internasional   |   21:00 . Les LaSiNase, Belajar Sesuai Minat Anak   |   20:00 . Pengendara Keluhkan Banyak Mobil Parkir di Jalan Panglima Polim   |   19:00 . Kemenag Mutasi dan Lantik 26 Kepala KUA Bojonegoro Baru.   |   18:30 . Berikut Informasi tentang Rincian Formasi CPNS 2018   |   18:00 . Anna-Wawan Fokus Benahi 61% Infrastruktur Rusak   |   15:00 . Jelang Pelantikan, Anna-Wawan Foto Kedinasan   |   14:00 . Siswa Semangat Lestarikan Lomba Olahraga Tradisional   |   13:00 . Retak, Jalan Depan Pasar Pungpungan Membahayakan Pengendara   |   12:45 . Dagongan..! Ayo Semangat   |   12:30 . Adu Cepat di Permainan Egrang   |  
Thu, 20 September 2018
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Saturday, 14 July 2018 10:00

Jamur Tiram Tak Hanya Ditumis, Disate Juga Enak

Jamur Tiram Tak Hanya Ditumis, Disate Juga Enak

Kontributor: Apriani

blokBojonegoro.com - Sebagian masyarakat biasanya ketika memasak Jamur Tiram diolah atau dimasak tumis, namun tidak dengan perempuan satu ini, ia mengolah Jamur Tiram menjadi sate dengan cita rasa yang khas dengan bumbu kacang.

Nur Afidatus Sholihah, menjadi wirausaha adalah salah satu keinginannya, karena ia juga hobi  memasak, akhirnya mencari ide resep-resep masakan yang unik, dan dapatlah Sate Jamur Tiram.

"Udah beberapa kali coba berbagai resep, dan ternyata lebih suka dengan Sate Jamur Tiram," ujur perempuan yang akrab disapa Afida kepada blokBojonegoro.com.

Jika biasanya Jamur Tiram lebih sering dimasak tumis, di tangan Afida sapaan akrabnya, Jamur Tiram tersebut bisa dimasak menjadi sate, yang rasanya tentu tidak kalah enak dengan sate daging terlebih sate daging ayam.

"Dengan begini jamur tidak hanya dijual mentah saja, jadi bisa dijual sebagai makanan yang siap santap. Sebenarnya pembudidaya Jamur Tiram di Bojonegoro juga lumayan banyak, dan di sini juga ada," jelas perempuan asal Desa Tanjungharjo, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro.

Di tangan perempuan yang berusia sekitar 22 tahun ini, dengan adanya resep khusus rasa sate jamur tiram bisa menjadi seperti rasa sate daging ayam, itulah yang menjadikan sate jamur tiram tersebut digemari masyarakat.

"Jamur tiramnya direbus dengan bumbu, untuk menghilangkan bau tidak sedap dari jamurnya, dan supaya bumbunya juga meresap pada jamur tiram tentunya biar lebih enak juga," tutur mahasiswa semester akhir di IAI Sunan Giri Bojonegoro.

Ia juga menyebutkan, jamur tiram tersebut akan sulit ditusuk ketika jamur masih alot ataupun terlalu lembek, jadi harus memperhatikan waktu saat proses perebusan. Sedangkan sate jamur tiram ini lebih cocok ketika dipadukan dengan bumbu kacang yang dimasak saat itu juga. Dan jangan sampai ketinggalan taburan bawang merah irisnya, yang akan menambah cita rasa dari sate jamur tiram.

"Kalau dibuat sate lebih enak pakai yang jamur tiram putih, karena tekstur dari jamur tiram putih lebih mudah saat ditusuk, konsumen juga lebih suka rasa dari jamur tiram putih, dan lebih murah juga harganya. Untuk bumbunya saya buat langsung, setiap jualan pasti bumbunya baru, begitupun dengan jamurnya, sama-sama baru dimasak semua," ungkap perempuan yang juga penyayang hewan ini menandaskan.

Ia berjualan Sate Jamur Tiram sejak puasa ramadan 2018, awalnya ia berjualan di Stand Bazar Pasar Tanjungharjo, dan untuk saat ini ia hanya melayani Delivery Order (DO) saja.

Meski baru pemula berwirausaha kuliner, sampai saat ini dalam sehari ia mampu menghabiskan lima sampai enam kilogram Jamur Tiram. Perporsi sate jamur tiram ini patok dengan harga Rp11.000 yang berisi 10 tusuk sate jamur tiram.

"Tidak hanya untuk lauk saja tetapi digado (cemilan) juga enak," katanya. [ani/mu]

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.


You need to sign in or register for this service



Video bB

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Tabloid bB