20:00 . DPRD Dan Manajemen Persibo Suport Ansor Cup Balen   |   19:00 . 2020, Kemenag Bojonegoro Ajukan Tambahan Buku Nikah   |   18:00 . Tugas Pansel Berakhir, Begini Proses Lelang Jabatan Sekda   |   17:00 . Highlight, Persibo Vs Bumi Wali FC Liga 3 Jatim   |   16:30 . Mapeta FKMB: Bersinergi Solidkan Anggota untuk Bojonegoro   |   16:00 . Sebanyak 928 Rit Air Bersih Didistribusikan ke 68 Desa   |   15:00 . Awal Pekan Harga Emas Turun Rp2.000 Per Gram   |   14:00 . Kebakaran, Petugas Damkar Berhasil Selamatkan Dua Balita   |   13:00 . OPD Diimbau Kenakan Batik dan Busana Muslim di Tanggal ini   |   12:00 . Cabai Rawit Kembali Alami Kenaikan Harga   |   11:00 . 3:2 Persibo Menang Dramatis Vs Bumi Wali FC   |   10:00 . Persibo Kembali Rebut Puncak Klasemen Grup A   |   09:00 . Persibo Petik Kemenangan, Ini Komentar Kedua Pelatih   |   07:00 . 10 Tanda Anak Mengalami Gangguan Kesehatan Mental   |   23:00 . Akomodir Kader NU, PC Fatayat Bojonegoro Adakan LKD Profesional   |  
Mon, 14 October 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Tuesday, 17 July 2018 12:00

UKK Imigrasi di Kabupaten Bojonegoro Tolak 31 TKI

UKK Imigrasi di Kabupaten Bojonegoro Tolak 31 TKI

Kontributor : Apriani

blokBojonegoro.com -
Unit Kerja Kantor (UKK) Imgrasi Kelas 1 Tanjung Perak di Kabupaten Bojoenegoro, yang terletak di Jalan Patimura, sudah menolak pengajuan permohonan paspor sebanyak 31 Tenaga Kerja Indonesia (TKI) non prosedural. Data tersebut dihimpun sejak dibukanya permohonan paspor pada tanggal 09/2/2018 sampai dengan 16/7/2018.

"Per Bulan Juni kemarin ada 27 TKI Non Prosedural. Sedangkan di Bulan Juli ini yang belum habis ada 4 TKI Non Prosedural yang kami tolak, jadi total keselurahan sejak buka sampai dengan kemarin ada 31 TKI Non prosedural," jelas Supervisior UKK Imigrasi Bojonegoro, Agus Surono, Selasa (17/7/2018).

Permohonan tersebut di tolak atas perintah dari Kepala Kantor Imigrasi Kelas 1 Tanjung Perak, yang mana dari pemohon tidak sesuai prosedur yang ada atau non prosedural.

"Kami bekerja sesuai perintah dari Kepala Kantor yaitu Bapak Romi Yudianto. Pesan beliau jika ada pemohon yang gerak-geriknya mencurigakan akan bekerja secara ilegal tolong di wawancara mendalam ke pada pemohon yang mengajukan Paspor di UKK Imigrasi Bojonegoro," terang Agus sapaan akrabnya kepada blokBojonegoro.com

Ia menambahkan, TKI Non Prosedural tersebut biasanya dengan motif memohon Paspor untuk bekerja tapi tidak bisa melampirkan dokumen persyaratan Paspor untuk bekerja seperti rekomendasi dari Disnaker dan Kartu Id TKI.

"Ada juga dalam formulir mengisi berkunjung tapi tidak memiliki undangan, kemudian kami wawancara secara mendalam ternyata mau bekerja diajak si anu, si itu, jadi terpaksa kami tolak, karena berkas tidak lengkap," tutur laki-laki berusia sekitar 27 tahun tersebut.

Menurut Agus, seharusnya kalau bekerja ke luar negeri harus ada rekomendasi dari Disnaker, dan ketika ingin berkunjung harus ada undangannya dari keluarga yang ada di sana.

Selanjutnya setelah ditolak dapat mengajukan Paspor kembali, akan tetapi berkas harus dilengkapi, serta setelah diwawancara harus membuat pernyataan surat dengan keterangan akan bekerja.[ani/ito]

Tag : ukk, bojonegoro, imigrasi

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Wednesday, 25 September 2019 16:00

    Info Loker: BMG Buka Lowongan Reporter bB

    Info Loker: BMG Buka Lowongan Reporter bB Perkembangan blokMedia Group (blokBojonegoro media dan blokTuban media) semakin pesat belakangan ini dengan pembaca yang terus meningkat untuk wilayah Bojonegoro dan sekitarnya. Hal itu membuat manajemen melakukan pembenahan, termasuk menambah...

    read more