08:00 . Film Avenger Terbaru Sudah Rilis di Bioskop Bojonegoro   |   07:00 . Tips Kecantikan: Ingin Rambut Sehat? Coba Pakai Minyak Kelapa   |   06:00 . Sebelum Viral.....! Ini Cerita Pentol Sejati 'Wayahe....'   |   19:00 . Tiga Seniman Bojonegoro Terima Anugrah Seni   |   18:00 . Setelah Rekapitulasi, Baru Logistik 15 Kecamatan Masuk Gudang KPU   |   17:00 . Menumbuhkan Partisipasi Pemilu   |   16:00 . Diduga Kelelahan, 4 Penyelenggara Pemilu Meninggal Dunia   |   15:00 . Buka Diklat Dasar KSR, Wakil Rektor 3 Ingin Seluruh Peserta Lolos Bersertifikat   |   14:00 . Diantar Masyarakat, Cakades Margomulyo Mulai Mendaftar   |   13:00 . EMCL Gelar Pemeriksaan Kesehatan dan Pengobatan di Gayam   |   12:00 . Tinggal Satu Desa, Hitung Suara Di PPK Kecamatan Dander   |   11:00 . 34 Peserta, Tunjukkan Kemampuan Berbahasa Inggris dalam Speech Contest   |   10:00 . Diduga Darah Rendah, Pria ini Meninggal Saat Gali Lubang Septic Tank   |   09:00 . Kelola Keuangan Daerah, Pemprov Launching EKD   |   07:00 . 7 Tanda Anda Akan Diterima Kerja Setelah Interview   |  
Thu, 25 April 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Wednesday, 18 July 2018 00:00

Dana Dugaan Mark Up Harga Lahan RSUD Temayang Sudah Dikembalikan.

Dana Dugaan Mark Up Harga Lahan RSUD Temayang Sudah Dikembalikan.

Reporter: M Safuan

blokBojonegoro.com - Kasus dugaan mark-up anggaran pengadaan lahan untuk pembelian tanah warga yang diperuntukan pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) yang berada di Kecamatan Temayang, kini sudah dikembalikan.

"Dana mark up RSUD Temayang sudah dikembalikan beberapa hari lalu," ujar Kepala BPKAD Bojonegoro, M Ibnu Suyuti.

Dana dugaan mark up itu diketahui saat Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) saat melakukan pengecekan dan pemeriksaan yang akhirnya menemukan kejanggalan harga lahan.

"Awalnya baru dikembalikan Rp400 juta, tapi saat ini sudah semua," terang Ibnu saat ditemui blokBojonegoro.com.

Seperti diketahui, ketika BPK melakukan penghitungan dana pembelian lahan ternyata ada selisih anggaran yang mencapai hingga Rp1,46 miliar. [saf/lis]

Tag : dana, anggaran, mark up

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Wednesday, 27 March 2019 21:00

    Petani di Balen Mulai Panen Kelengkeng

    Petani di Balen Mulai Panen Kelengkeng Seorang petani di Desa Kedungdowo, Kecamatan Balen, Abdul Mukarom merasa senang karena pohon Lengkeng yang ia tanam dua tahun yang lalu sekarang ini buahnya sudah bisa dinikmati. Setelah empat pohon...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 16 April 2019 09:00

    Hilang STNK NoPol S-3761-DJ

    Hilang STNK NoPol S-3761-DJ Telah hilang Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK): No.Pol: S-3761-DJ Merk/Type: HONDA Warna: Hitam Tahaun pembuatan: 2012 Nomor Rangka: MH1JB8110CK809201 Nomor Mesin: JB81E1806215 Atas Nama: DASINAH Alamat: Dusun Kawis RT.01/RW.02 Desa Geger Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur....

    read more