09:00 . UNUGIRI Bojonegoro Wisuda Perdana di Hotel Berbintang   |   08:00 . Rayakan Kemerdekaan, Energi Membangun Negeri   |   07:00 . Cara Hadapi Anak yang Merengek Minta Jajan   |   20:00 . Kekompakan Bersama Wujud Warga Produktif   |   19:00 . Sumsel Terpikat Penyelamatan Aset Ala Jaksa Surabaya   |   18:00 . Meriah, Pesta Rakyat di Balen Kenalkan Produk Lokal   |   17:00 . ExxonMobil Suplai Minyak Mentah Domestik ke Pertamina   |   15:00 . Kades Tersandung Masalah, DD Dua Desa Ini Terancam Tak Cair   |   14:00 . Diduga Gila, Warga Desa Padang Diamankan Satpol PP   |   13:00 . Guru Pukul Siswa, Sanksi Diserahkan Kepsek   |   12:00 . Peduli Lingkungan, Kodim 0813 Bojonegoro Gelar Jum'at Bersih   |   11:00 . Bupati: Potensi Bojonegoro untuk Produksi Film   |   10:00 . Lahir Prematur, Tetap Bersyukur Ada JKN-KIS   |   09:00 . Celana/Rok PNS Berbahan Denim Diganti   |   08:00 . Banyak Dokter Buka Praktek di Sepanjang Jalan Ini   |  
Sat, 21 September 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Wednesday, 18 July 2018 19:00

Harga Telur Melambung

Dinas Ketahanan Pangan Bojonegoro Kaget

Dinas Ketahanan Pangan Bojonegoro Kaget

Reporter: M Safuan

blokBojonegoro.com - Melambungnya harga telur saat ini, yang mencapai Rp26.000-28.000 per kilogramnya sempat membuat kaget Dinas Ketahanan Pangan Bojonegoro. Sebab, biasanya naiknya harga terjadi saat momen-momen tertentu seperti Lebaran atau Natal.

"Memang melambungnya harga telur ini, diluar prediksi dan sangat mengagetkan," ucap Kabid Ketersediaan dan Kewaspadaan, Dinas Ketahanan Pangan, Bojonegoro, M Rudianto.

Menurutnya, melonjaknya harga telur biasanya terjadi pada momentum tertentu seperti hari besar keagamaan atau saat menjelang pergantian tahun. "Maka kenaikan telur pasca Lebaran memang di luar prediksi," tandasnya kepada blokBojonegoro.com

Rudi sapaan akrabnya menambahkan, selain itu produksi telur di Bojonegoro, juga masih minim sehingga untuk memenuhi kebutuhan, Bojonegoro masih disuplai dari kabupaten lain seperti Kediri, Blitar maupun Tulungagung.

Dirinya memaparkan, berdasarkan perhitungannya, semestinya produksi telur di Bojonegoro seharusnya sebanyak 7 ribu ton lebih, padahal saat ini produksi telur di Bojonegoro terlalu kecil yakni kurang 300 ton. Perhitungan itu bedasarkan asumsi kebutuhan konsumsi setiap hari masyarakat 14 gram per harinya.

Dengan permasalahan itu, perlu dilakukan koordinasi dengan dinas terkait guna menentukan kebijakan menstabilkan harga yang beberapa pekan ini harganya terus naik. [saf/lis]

Tag : telur, harga, melambung

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Wednesday, 07 August 2019 15:00

    26 Peserta UKW PWI Jatim Dinyatakan Kompeten

    26 Peserta UKW PWI Jatim Dinyatakan Kompeten Sebanyak 29 wartawan telah bekerja keras melewati Ujian Kompetensi Wartawan (UKW) angkatan ke-27 Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Timur, yang bekerjasama dengan SKK Migas dan KKKS. Selama dua hari 6-7...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat