21:00 . Peduli Covid-19 dan Bencana Alam, Gerindra Bagikan Sembako   |   19:00 . Pemkab Bojonegoro Adakan Musrenbang Khusus Perempuan   |   16:00 . Jajaran OPD Hingga Dandim 0813 Hadiri Pengukuhan dan Rakor MUI   |   15:00 . Kuota Belajar Berlanjut, Dana BOS Majemuk Lebih Afirmatif   |   14:00 . Pemerintah Desa Rencanakan Pembangunan Pasar Kepohbaru   |   13:00 . Muscab, Anna Mu'awanah Terpilih Jadi Ketua DPC PKB Bojonegoro   |   12:00 . Pengukuhan dan Rakor, MUI Pelayan Umat dan Mitra Pemerintah   |   10:00 . DPC PKB Bojonegoro Gelar Muscab Virtual, Dibuka Gus Ami   |   09:00 . Tim Pakar Satgas Beri Penjelasan Tentang Mutasi Virus Covid-19   |   08:00 . Kesembuhan COVID-19 Meningkat Lagi Menjadi 1.189.510 Orang   |   07:00 . WHO Berharap Negara Tak Kendor Perangi Covid-19   |   05:00 . 8 Sembuh, 8 Kasus Baru dan 1 Meninggal Dunia   |   21:00 . Besok PKB Gelar Muscab, Begini Mekanisme Pemilihan Ketua   |   20:00 . Muscab PKB Tetapkan 5 Nama dari DPP   |   18:00 . Swasta Berpeluang Sukseskan Percepatan Pengembangan Vaksin Merah Putih   |  
Mon, 08 March 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Bejat...! Siswi SD Dicabuli

Pelaku Pencabulan Siswi SD Ditetapkan Tersangka

blokbojonegoro.com | Monday, 23 July 2018 08:00

Pelaku Pencabulan Siswi SD Ditetapkan Tersangka

Reporter: Joel Joko

blokBojonegoro.com - Polisi akhirnya menetapkan RK (17) dan AG (43), warga salah satu desa di Kecamatan Kota Bojonegoro sebagai tersangka kasus pencabulan gadis dibawah umur. Mirisnya, korban yang tak lain adalah tetangganya itu masih duduk di bangku kelas 5 SD.

Dalam kasus ini hanya AG yang dijebloskan di rumah tahanan (rutan) Polres Bojonegoro. Sedangkan RK dilakukan proses diversi (proses di luar peradilan pidana) karena masih di bawah umur.

Kapolres Bojonegoro, AKBP Ary Fadli membenarkan ditetapkannya kedua terlapor sebagai tersangka. Namun satu tersangka diproses diversi dan mendapat pembinaan dari Dinas Sosial karena msih di bawah umur. ‘’Prosesnya akan terus berlanjut. Termasuk menunggu hasil visum korban untuk dijadikan alat bukti,’’ jelas Kapolres.

Hasil pemeriksaan pada Jumat (20/7/2018) lalu terungkap kedua tersangka telah menyetubuhi korban lebih dari satu kali. Lokasi atau tempat kejadian perkara (TKP)-nya berbeda-beda. Pernah di tepi sungai, juga di rumah korban.

Saat ini korban sudah ditangani oleh Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) Bojonegoro. Pendampingan dilakukan dalam rangka melakukan trauma healing. Sebab, korban sudah disetubuhi sejak awal Mei silam. Selama itu, korban tidak berani bercerita kepada orang tuanya. Akhirnya muncul keberanian bercerita, sehingga orang tuanya langsung melaporkan tindakan bejat kedua tersangka tersebut ke Polres Bojonegoro. [oel/mu]

Tag : cabul, pencabulan, pelaku


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat