21:00 . Peringati Nuzulul Quran, Remas Jami'Baitul Ghofur Sumodikaran Bagi Takjil   |   20:00 . Kenalkan Bright Gas Melalui 'BEDUK'   |   19:00 . Liga 3 Mulai, Persibo Siapkah?   |   18:30 . Persibo di Group A, Inilah Selengkapnya   |   18:00 . BPK Nilai WTP Laporan Keuangan Bojonegoro   |   17:30 . Cegah Pendangkalan, 6 Kali Dinormalisasi   |   17:00 . Al-Quran Obat Segala Penyakit   |   16:30 . Kick Off 27 Juli, Persibo Jumpa PSM Madiun   |   16:00 . Pastikan Ikut Kompetisi, Bojonegoro FC Seleksi Setelah Lebaran   |   15:00 . Polres Bojonegoro Sidak di Pasar Kota   |   14:00 . Banyak Reseller Geliat Pakaian Bekas di Bojonegoro   |   13:00 . Bulan Mei: Hari Buku dan Kebangkitan Pendidikan di Bojonegoro dan Tuban   |   12:00 . 403 Bakal Calon Kepala Desa Berebut Kursi   |   10:00 . Kapolres: Tidak Ada Warga yang Berangkat ke Jakarta   |   09:00 . Kejar Target Drilling 2019, Pertamina EP Cepu Lakukan Sinergi dengan PDSI   |  
Tue, 21 May 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Wednesday, 25 July 2018 13:00

Panen Singkong, Petani Bubulan Sulap Jadi Gaplek untuk Dimakan

Reporter: Sutopo

blokBojonegoro.com  - Gaplek (singkong kering) di daerah Bojonegoro bagian selatan masih menjadi hal penting saat kamarau. Sebab, gaplek didaerah sana masih digunakan sebagai bahan makanan sehari-hari.

"Untuk konsumsi sendiri. Ini masa panen singkong di tegal," kata seorang warga Kecamatan Bubulan, Sulastri kepada blokBojonegoro.com. 

Sulastri mengatakan, setiap musim kemarau saat ini memang banyak warga di Bubulan sedang panen singkong. Singkong, lanjut dia, biasa ditanam di lahan tadah hujan musim penghujan.

Singkong, tak membutuhkan perawatan ekstra, bahkan warga di sana tidak pernah memberi pupuk sebagai penyubur. "Cukup hanya ditancapkan di tanah langsung bisa subur," bebernya.

Sementara warga lain, Mardi mengaku bahwa gaplek miliknya dijual, sebab menurutnya harganya cukup tinggi. "Ini ya dijual lah, lumayan dapat tambahan uang," ujar Mardi.

Harga gaplek kering saat ini adalah sekitar Rp2.800-Rp3.000 per kilogram. Sementara, untuk pengeringan hingga menjadi gaplek butuh waktu 1-3 hari. [top/lis]

 

Tag : gaplek, singkong

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat