15:00 . Hari Pertama Peserta Rapid Test Masyarakat Umum Capai 33 Orang   |   14:00 . Warga Mulyorejo Sulap Pelepah Pisang Jadi Kerajinan   |   13:00 . Yummy...! Nasi Bakar Aneka Isi Ada di Kafe Ini   |   12:00 . Berkeliaran dan Masuk Rumah Warga, Ular Pyton Ditangkap   |   07:00 . 5 Cara Agar Lekas Move On dari Seseorang yang Ghosting Kamu   |   23:00 . Ibu-ibu di Lokasi TMMD Imbangan Diberikan Pelatihan Pembuatan Jamu   |   22:00 . 8 Orang Dinyatakan Sembuh dari Covid-19   |   21:30 . Pemkab Bojonegoro Kembali Berikan Layanan Rapid Tes Gratis   |   21:00 . PMI Bojonegoro Edukasi Santri Cara Hindari Covid   |   20:30 . Sakit Jantung, Seminggu Lalu Dirujuk ke Surabaya   |   20:00 . Agar Berjalan Sesuai Target, 3 Hal ini Tidak Sampai Terulang   |   19:30 . Turut Berduka, Ramai Ucapan Pak Santoso Wafat   |   19:00 . Warga di Kota ini Gunakan Pertalite, ini Alasannnya...   |   18:00 . Danrem 082/CPYJ Bersama Wartawan Komitmen Perangi Hoax   |   17:00 . Kemenag Jadwalkan Rukyatul Hilal 21 Juli, Guna Tentukan 1 Zulhijjah 1441 H   |  
Thu, 09 July 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Friday, 27 July 2018 11:00

Pemohon Berdesak-Desakan Antre Mengurus Data Kependudukan

Pemohon Berdesak-Desakan Antre Mengurus Data Kependudukan

Reporter: Sutopo

blokBojonegoro.com - Pelayanan data kependudukan di Dispendukcapil Kabupaten Bojonegoro selalu ramai. Bahkan, pemohon rela berdiri dan berdesak-desakan dengan yang lain untuk mengantre menunggu giliran dipanggil.

Di lokasi, pemohon tampak tak sabar segera mendapatkan baik itu e-KTP, KK, Akte lahir, Surat pindah dan lainnya. Sehingga, mereka harus berdiri untuk menunggu panggilan.

Sebenarnya, di ruang tunggu pelayanan disediakan kursi sebagai tempat duduk untuk mengantri. Tapi kursipun hampir semuanya penuh.

"Harus desak-desakkan agar cepat dipanggil, sebab tak ada nomer antriannya," ujar seorang warga dari Bubulan, Deni.

Deni mengaku, sedang menguruskan surat pindah tempat kerabatnya dari luar Jawa. Kerabatnya, memintanya untuk menguruskan surat pindah kepadanya. Tapi dia harus kembali pulang dengan tangan hampa. Sebab, surat pindah kerabatnya tersebut kurang memenuhi syarat sehingga tak bisa diproses.

"Sekarang masih ramai. Setiap hari ada sekitar 200 pemohon (data kependudukan/KTP, KK, Akte lahir dan lainnya)," kata Kasi Dokumentasi dan Pemanfaatan Data, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Sri Handayani kepada blokBojonegoro.com, Jumat (27/7/2018).

Menurut dia, saat ini membuat e-KTP sudah bisa diproses satu hari jadi. Dan, tidak boleh diwakilkan, kecuali ada halangan yang tidak bisa ditinggalkan. "Kalau diwakilkan harus menggunakan surat kuasa," tutur Handayani.

Handayani pun tak menampik jika, pemohon data kependudukan berdesak-desakan. Namun, hal itu menurutnya hanya musiman, yang artinya membludaknya pemohon pada hari-hari tertentu saja. [top/ito]

Tag : dispendukcapil, bojonegoro


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Tuesday, 16 June 2020 19:00

    Dampingi Petani, Disperta Bojonegoro Adakan SL-PTT Tembakau

    Dampingi Petani, Disperta Bojonegoro Adakan SL-PTT Tembakau Guna meningkatkan SDM petani, khususnya petani tembakau, Dinas Pertanian Kabupaten Bojonegoro mengadakan Sekolah Lapang Pengelolaan Tanaman Terpadu (SL-PTT) tembakau di kelompok tani Sumber Rejeki, Desa Bulu, Kecamatan Sugihwaras, Kabupaten Bojonegoro,...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat