21:00 . Peringati Nuzulul Quran, Remas Jami'Baitul Ghofur Sumodikaran Bagi Takjil   |   20:00 . Kenalkan Bright Gas Melalui 'BEDUK'   |   19:00 . Liga 3 Mulai, Persibo Siapkah?   |   18:30 . Persibo di Group A, Inilah Selengkapnya   |   18:00 . BPK Nilai WTP Laporan Keuangan Bojonegoro   |   17:30 . Cegah Pendangkalan, 6 Kali Dinormalisasi   |   17:00 . Al-Quran Obat Segala Penyakit   |   16:30 . Kick Off 27 Juli, Persibo Jumpa PSM Madiun   |   16:00 . Pastikan Ikut Kompetisi, Bojonegoro FC Seleksi Setelah Lebaran   |   15:00 . Polres Bojonegoro Sidak di Pasar Kota   |   14:00 . Banyak Reseller Geliat Pakaian Bekas di Bojonegoro   |   13:00 . Bulan Mei: Hari Buku dan Kebangkitan Pendidikan di Bojonegoro dan Tuban   |   12:00 . 403 Bakal Calon Kepala Desa Berebut Kursi   |   10:00 . Kapolres: Tidak Ada Warga yang Berangkat ke Jakarta   |   09:00 . Kejar Target Drilling 2019, Pertamina EP Cepu Lakukan Sinergi dengan PDSI   |  
Tue, 21 May 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Sunday, 29 July 2018 09:00

Adib Nurdiyanto, Pembuat Teh Daun Kersen Asal Bojonegoro

Berawal dari Penasaran, Sulap Daun Kersen Jadi Teh Kesehatan

Berawal dari Penasaran, Sulap Daun Kersen Jadi Teh Kesehatan

Reporter: M Safuan

blokBojonegoro.com - Setiap apa yang ada di dunia pastinya memiliki manfaat bagi seluruh umat manusia. Seperti juga manfaat daun keres (kersen) bila diolah dan diracik dengan sesuai takaran, pastinya mempunyai banyak manfaat seperti halnya mengatasi hipertensi, anti oksidan dan anti inflamsi serta banyak manfaat lainnya.

Di tangan Adib Nurdiyanto, daun kersen disulap menjadi teh daun kersen. Sehingga, daun yang awalnya tak memiliki nilai jual bisa menghasilkan rupiah serta dapat menyehatkan tubuh bagi penikmatnya. Bahkan, minuman racikan pria yang berasal dari Desa Mojodeso Rt 11/RW 02 Kecamatan Kapas Kabupaten Bojonegoro ini menjadi ikon di desanya.

"Minuman teh daun kersen ini memang sangat enak saat dinikmati sangat hangat, karena tidak ada bahan campuran selain daun pandan, sawi dan gula secukupnya," kata pria yang akrab disapa Adib itu saat ditemui blokBojonegoro.com.

Pembuatan teh daun kersen ini muncul saat pria yang juga berprofesi dosen ini melihat banyak tanaman yang memiliki buah mungil ini daunnya berjatuhan. Karena penasaran dengan manfaatnya, kemudian dia mencari informasi tentang hal ini dan muncul ide menciptakan minuman yang dapat membantu kesehatan bila dikonsumsi oleh penikmatnya.

"Untuk membuat minuman teh daun kersen ini,  hanya 2 kali percobaan dengan menambah komposisi berbeda," ucapnya kepada blokBojonegoro.com

Pada uji coba pertama, daun keres ini dikombinasikan dengan kemangi, daun kedondong serta gula pasir secukupnya, kemudian direbusnya hingga kurang lebih 20 menit. Hasilnya minuman teh daun kersen itu rasa manis dari racikannya cukup kuat sehingga dirinya ingin mencoba mengkombinasikan dengan kandungan daun lainnya.

Pada ujicoba racikan kedua inilah, Adib sudah merasa pas mulai rasa hingga nikmat aromanya. Adapun pembuatannya yakni 11 daun kersen dipadukan daun pandan dan daun sawi yang muda serta diberikan gula secukupnya kemudian direbus. Setelah direbus itu saat dicicipi aroma maupun rasa manis dari olahan racikan itu dirasa cukup dan bisa menghangatkan tubuh swkaligus bisa berkhasiat bagi penikmatnya.

Harga satu botol minuman teh daun kersen ukuran 330 mili dipatok seharga 5000 rupiah. Meski begitu pembuatannya pun Adib bila ada pesananan baru diracik dan dibuat. Pasalnya minuman ini memang tidak diberikan kombinasi pengawet, sehingga minuman teh daun kersen ini hanya bisa bertahan paling lama selama 4 hari saja bila dimasukan di lemari pendingin.

Meski begitu, dirinya berharap agar minuman teh daun teh daun kersen ini bisa menjadi ikon desanya sekaligus memperkenalkan minuman herbal yang banyak memiliki manfaat dan aman dinikmati oleh semua kalangan baik muda maupun orang tua. [saf/lis]

 

Tag : teh, kersen

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat