07:00 . Mengapa Minuman Manis Picu Kematian Dini   |   17:00 . Tingkatkan Wawasan, Ratusan Anggota Babinsa Ikuti Latnister   |   16:00 . Musim Hujan, Buah Rentan Busuk   |   15:00 . Lulus Pelatihan, 41 Peserta Kantongi Paspor HSSE   |   14:00 . Jago Masak, Mahasiswi Ini Tak Malu Jualan di Kampus   |   13:00 . Di Bojonegoro, ada 74.940 Pemilih Pemula   |   12:00 . Hari Pertama UAMBN-BK MTs, 639 Siswa Attanwir Dibagi 3 Sesi   |   11:00 . Clariant Membuka Fasilitas Baru di Bojonegoro   |   10:00 . Terus Bertambah, 14 Orang Positif DBD pada Pertengahan Maret   |   09:00 . 95 Persen Penderita HIV di Bojonegoro Berusia Antara 25-49 Tahun   |   08:00 . Mengenal lebih Dekat Program Sahabat Pertamina   |   07:00 . Pentingnya Air bagi Kesehatan   |   20:00 . 248 Siswa dari 3 Kabupaten Ikuti Rekrutmen Tenaga Kerja   |   19:00 . Lika-liku Perjalanan Usaha Putu Bambu Pertigaan Sumuragung   |   18:00 . Perawatan Kulit dengan Teknologi Canggih Mulai Hadir di Bojonegoro   |  
Thu, 21 March 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Sunday, 29 July 2018 22:00

Persibo Bojonegoro

Gagal Lolos ke-16 Besar, Pelatih Persibo Meminta Maaf

Gagal Lolos ke-16 Besar, Pelatih Persibo Meminta Maaf

Reporter: Muhammad Qomarudin

blokBojonegoro.com - Persibo Bojonegoro harus terhenti pada fase grup Liga 3 Regional Jawa Timur musim 2018. Pelatih dari tim yang berjuluk Laskar Angling Dharma tersebut, meminta maaf kepada para suporter maupun semua yang telah mensupport Persibo baik berupa doa maupun dalam bentuk dukungan.

Persibo tersisih setelah Blitar Poetra berhasil mengalahkan Perspa Pacitan dwngan skor 2-0 pada laga terakhir grup C di Stadion Pacitan, Minggu (29/7/2018) sore.

Dengan hasil itu, Blitar Poetra berhasil finish di posisi kedua dengan mengoleksi 24 poin. Sedangkan Persibo harus puas berada di posisi ketiga dengan mengoleksi 21 poin.

Atas kegagalan ini, Jordi Kartika Asmara meminta maaf kepada masyarakat Kota Ledre dan berterimakasih kepada suporter yang telah mensuport sampai akhir. Selain itu, ia juga memberikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada para punggawa Laskar Angling Dharma yang mau berjuang demi lambang di dada walaupun usahanya belum bisa dihargai.

"Saya berterimakasih kepada para suporter yang selama ini selalu ada buat kita, baik dalam keadaan suka maupun duka dan juga kepada para Punggawa Laskar Angling Dharma," terang pelatih asal Kota Malang ini.

Selain itu, ia juga memberikan masukan kepada manajemen agar siap terlebih dahulu sebelum laga bergulir, baik dari segi kesolidan manajemen maupun pendanaan. Serta, sebelum menyeleksi pemain manajemen harus menunjuk pelatih yang sudah valid, bukan seperti musim ini yang sudah menyeleksi pemain terlebih dahulu baru mencari pelatih kepala.

"Satu lagi jangan mendadak untuk menyiapkan tim dan kalau bisa minimal satu bulan sebelum laga bergulir sudah terbentuk agar lebih maksimal dalam sisi persiapan," tutupnya kepada blokBojonegoro.com. [din/mu]

Tag : persibo

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Monday, 18 February 2019 08:00

    Petani Kalitidu Menyemai Refugia

    Petani Kalitidu Menyemai Refugia Mengendalikan OPT padi dengan cara menanam Refugia juga dilakukan petani di Desa Pumpungan Kecamatan Kalitidu, Bojonegoro, Jawa Timur....

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Wednesday, 24 October 2018 09:00

    LoKer dan Iklan Baris di bB

    Lebih Mudah dan Tepat untuk Promosi

    Lebih Mudah dan Tepat untuk Promosi Untuk mengakomodir permintaan dari masyarakat luas, terutama pembaca setia blokBojonegoro.com, redaksi menyediakan kanal khusus untuk informasi lowongan kerja (LoKer) dan iklan baris....

    read more