20:00 . Aksi Para Santri Belajar Jadi Jurnalis   |   19:00 . Besok, 8.500 Santri dan Pelajar Upacara HSN 2019 di Alun-alun   |   18:00 . 30 Penyandang Difabel Diskusi Meningkatkan Produksi Chip Mocaf   |   17:00 . Geliat Meningkat, Eksportir Lirik UMKM Bojonegoro   |   16:00 . Tak Hanya Sekadar Kirab, 3.600 Santri Attanwir Tampilkan Kreatifitas   |   15:00 . Meriahkan Hari Santri, PonPes Attanwir Gelar Kirab Santri   |   14:00 . Wow....!! 3.600 Pelajar Sekolah Ini Pawai HSN 2019   |   13:00 . Koramil Baureno Kerja Bakti Bersih Rumah Terbakar bersama Warga   |   12:00 . Setelah ke China, Keripik Bojonegoro Diekspor ke Timur Tengah   |   11:00 . Inilah Tiga Urutan Hasil Test Calon Sekda Bojonegoro   |   10:00 . Sisa Satu Laga, Ini Komentar Pelatih Pasca Imbang Lawan PSG   |   09:00 . Persibo Ajukan Diri Jadi Tuan Rumah 16 Besar Liga 3 Jatim   |   08:00 . Sinergi Dengan Pemkab, DPRD 'Ambyar' Digrebek Jonegaran   |   07:00 . Riset: Kanker Payudara Semakin Banyak Terjadi di Perempuan Usia Muda   |   21:00 . Upacara HJB ke-342, Pemkab Bojonegoro Berikan Penghargaan   |  
Tue, 22 October 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Monday, 30 July 2018 09:00

Awas...! Jembatan Singgahan Ambrol

Jalur Bojonegoro-Tuban Dialihkan

Jalur Bojonegoro-Tuban Dialihkan

Reporter: M. Anang Febri / blokTuban.com

blokBojonegoro.com – Jalur penghubung Tuban-Bojonegoro, Jawa Timur terganggu. Sebab, jembatan Ngabungan yang terletak di Desa Kedungjambe, Kecamatan Singgahan, Kabupaten Tuban ambrol di bagian penyangga jematan. Untuk menghindari hal yang tak diinginkan, untuk sementara jalur lalu lintas dialihka. Khususnya untuk kendaraan berat.

Jembatan Ngabuangan, merupakan jalur penghubung antara Kecamatan Singgahan dan Kecamatan Parengan, Kabupaten Tuban dan Kabupaten Bojonegoro. Jembatan itu sekaligus jalur alternatif kendaraan berat antar Provinsi Jawa Timur dan Jawa Tengah. Bagian penyangga kaki jembatan dengan tinggi sekitar 2,5 meter serta lebar sekitar 4 meter telah runtuh dari bangunan utuhnya.

"Informasi awal runtuhnya bangunan jembatan itu dari masyarakat sekitar yang kemudian lapor ke desa. Desa langsung lapor ke Polsek Singgahan, kemudian kami naikkan ke Polres Tuban," ujar Kapolsek Singgahan, AKP Ali Mas'ud saat ditemui di lokasi jembatan Ngabungan Senin (30/7/2018).

Dia mengatakan, Polres Tuban telah mengecek langsung kondisi jembatan yang sempat direhab pada tahun 1995 itu. Selanjutnya, untuk antisipasi ambruknya jembatan, kendaraan roda empat atau lebih, dan kendaraan bermuatan berat dilarang melintas.

Arus lalu lintas dari wilayah Kabupaten Bojonegoro yang ingin ke Jatirogo harus putar haluan lewat jalur Ponco-Parengan dan mengarah Kecamatan Soko. Sedang kendaraan dari arah Parengan atau Singgahan dialihkan ke arah pertigaan Wirun bisa lurus. Lalu mentok di pertigaan belok kanan ampai pertigaan Kedungjambe. Begitu juga sebaliknya.

"Sedangkan kendaraan kecil ataupun roda dua masih bisa masuk,’’ katanya. [feb/mu]

jembatan-jat-bjnjembatan-jat-bjn-1

Tag : jembatan

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Wednesday, 16 October 2019 09:00

    Petani Kedungadem Gotong Royong Melebarkan JUT

    Petani Kedungadem Gotong Royong Melebarkan JUT Untuk melancarkan mobilitas petani khususnya saat membawa benih, pupuk, dan hasil pertanian, Dinas Pertanian Bojonegoro membantu jalan usaha tani (JUT) kepada kelompok tani Tani Makmur I, Dukuh Mulung, Desa Ngrandu,...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat