22:00 . DPRD Pertanyakan Kesiapan Dinkes Tanggulangi Corona   |   21:00 . Gerakan #DiRumahAja Cenderung Setengah Hati, ini yang Bisa Dilakukan   |   20:00 . Sejumlah Komoditi Alami Penurunan Harga, ini Sebabnya   |   19:00 . Respon Instruksi Bupati, Pertamina EP Asset 4 Salurkan Bantuan ke Dinkes   |   18:00 . Gedung Pusdiklat Dander Bakal Jadi Rumah Sakit Sementara   |   17:00 . Peduli Saat Social Distancing, Bagi-bagi Nasi Bungkus   |   16:00 . 10 Orang Selesai Pemantauan, 44 Orang Dinyatakan ODP   |   15:00 . Waspada Kecelakaan, Tambah 2 Palang Pintu KA di Kapas dan Kalitidu   |   14:00 . Suwarto: Kampung Lontong Lodeh Ditutup Sementara   |   13:00 . 18 Perjalanan Kereta Dibatalkan   |   12:00 . Menguntungkan, Warga Purwosari Panen Waluh   |   11:00 . Dampak Corona, Omzet Pedagang Lontong Lodeh Turun   |   10:00 . Pelantikan Kepala Desa Digelar Online di Masing-Masing Kecamatan   |   09:00 . Cegah Penyebaran Corona, Kapolres Bersama Bupati Sidak Pasar   |   07:00 . 4 Hal yang Bisa Dilakukan agar Tak Kepikiran soal Masa Lalu Pasangan   |  
Tue, 31 March 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Monday, 30 July 2018 09:00

Awas...! Jembatan Singgahan Ambrol

Jalur Bojonegoro-Tuban Dialihkan

Jalur Bojonegoro-Tuban Dialihkan

Reporter: M. Anang Febri / blokTuban.com

blokBojonegoro.com – Jalur penghubung Tuban-Bojonegoro, Jawa Timur terganggu. Sebab, jembatan Ngabungan yang terletak di Desa Kedungjambe, Kecamatan Singgahan, Kabupaten Tuban ambrol di bagian penyangga jematan. Untuk menghindari hal yang tak diinginkan, untuk sementara jalur lalu lintas dialihka. Khususnya untuk kendaraan berat.

Jembatan Ngabuangan, merupakan jalur penghubung antara Kecamatan Singgahan dan Kecamatan Parengan, Kabupaten Tuban dan Kabupaten Bojonegoro. Jembatan itu sekaligus jalur alternatif kendaraan berat antar Provinsi Jawa Timur dan Jawa Tengah. Bagian penyangga kaki jembatan dengan tinggi sekitar 2,5 meter serta lebar sekitar 4 meter telah runtuh dari bangunan utuhnya.

"Informasi awal runtuhnya bangunan jembatan itu dari masyarakat sekitar yang kemudian lapor ke desa. Desa langsung lapor ke Polsek Singgahan, kemudian kami naikkan ke Polres Tuban," ujar Kapolsek Singgahan, AKP Ali Mas'ud saat ditemui di lokasi jembatan Ngabungan Senin (30/7/2018).

Dia mengatakan, Polres Tuban telah mengecek langsung kondisi jembatan yang sempat direhab pada tahun 1995 itu. Selanjutnya, untuk antisipasi ambruknya jembatan, kendaraan roda empat atau lebih, dan kendaraan bermuatan berat dilarang melintas.

Arus lalu lintas dari wilayah Kabupaten Bojonegoro yang ingin ke Jatirogo harus putar haluan lewat jalur Ponco-Parengan dan mengarah Kecamatan Soko. Sedang kendaraan dari arah Parengan atau Singgahan dialihkan ke arah pertigaan Wirun bisa lurus. Lalu mentok di pertigaan belok kanan ampai pertigaan Kedungjambe. Begitu juga sebaliknya.

"Sedangkan kendaraan kecil ataupun roda dua masih bisa masuk,’’ katanya. [feb/mu]

jembatan-jat-bjnjembatan-jat-bjn-1

Tag : jembatan


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Monday, 30 March 2020 12:00

    Menguntungkan, Warga Purwosari Panen Waluh

    Menguntungkan, Warga Purwosari Panen Waluh Petani Desa Tinumpuk, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Bojonegoro berhasil menanam waluh (labu kuning) tumpangsari dengan pohon pisang di tegalannya. Suparno bisa memanen waluh muda 40 buah setiap hari, karena sayuran...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat