08:00 . BPKAD: Pemkab Transparan Kelola Keuangan   |   07:00 . Membiarkan Balita Bilang 'Enggak Mau' Ternyata Ada Manfaatnya   |   21:00 . Selamat Jalan Dek Kamila   |   19:00 . Bangunan Misterius Muncul di Bengawan Solo   |   16:00 . Wisata Kracakan Niagara Mini dan Rajut yang Tembus Amerika   |   15:00 . Polsek Kota dan Dishub Gelar Pembinaan Bagi Operator Perahu   |   14:00 . Pemerintah Tetap Pakai Skema Bagi Hasil Gross Split di Sektor Migas   |   13:00 . PMII Desak Bupati Jelaskan Uang Rakyat yang Didepositokan Rp2,9 T   |   12:00 . Aksi Mahasiswa Bojonegoro Soroti Silpa Tahun 2018   |   10:00 . DPRD Datangi Rumah Korban Dugaan Malpraktik RSUD Bojonegoro   |   08:00 . 100 Perempuan Bojonegoro Dilatih Menjadi Perajut   |   07:00 . Cerita Drama Tangisan Anak, Agar Keinginannya Terpenuhi   |   22:00 . Sambut Milad, Rumah Sakit Aisyiyah Gelar Lomba Tahfidz   |   21:00 . Pemdes dan Kelompok Tani Ngadiluhur Balen Kendalikan Tikus   |   20:00 . Kurangi Pengangguran, Disperinaker Buka Job Fair 2019 Selama Dua Hari   |  
Fri, 15 November 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Tuesday, 31 July 2018 11:00

Sektor Wisata, Tumpuan PAD Baru Bojonegoro

Sektor Wisata, Tumpuan PAD Baru Bojonegoro

Reporter: Muhammad Qomarudin

blokBojonegoro.com - Berkembangnya destinasi wisata yang beriringan dengan tahun kunjungan wisata di Kabupaten Bojonegoro memberikan dampak positif bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Ledre. PAD Kabupaten Bojonegoro dari sektor pariwisata pada 2017 mencapai 1 miliar.

Pendapatan tersebut melampau target yang ditentukan sebelumnya dari Rp350 juta sampai Rp400 juta pada tahun 2016. Bahkan, dipredikasi pada tahun 2018 jumlah PAD maupun pengunjung wisata bakal mengalami peningkatan, lantaran mulai banyaknya destinasi wisata yang bermunculan di Bojonegoro.

“Di tahun 2016 Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Dibudpar) menarget Rp340 juta sampai Rp400 juta, tapi kami mampu hampir Rp1 miliar. Sedangkan pada tahun 2017 kita ditarget Rp1 miliar kita lampaui lagi Rp1,2 miliar lebih,” terang Kepala Disbudpar Bojonegoro, Amir Syahid.

Dia merinci, realisasi penerimaan pendapatan dari sektor pariwisata terbesar disumbang oleh tiga destinasi yakni Dander Water Park, Waduk Pacal dan Kahyangan Api.

Namun, ada juga beberapa wisata desa maupun yang dikelola oleh swasta turut menjadikan berputarnya roda perekonomian masyarakat.

Menurut Amir, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Bojonegoro saat ini terus mengembangkan potensi wisata yang ada di daerah. Tak terkecuali wisata-wisata alam dan agroindustri di desa-desa di 28 kecamatan yang tersebar di Bojonegoro.

"Kita sudah ada sekitar 20 lebih desa wisata yang ada di Bojonegoro, baik menyediakan sebuah wisata alam maupun wisata edukasi dan wisata religi," lanjutnya kepada blokBojonegoro.com.

Pada tahun mendatang Disbudpar bakal menargetkan 1 juta wisatawan yang datang ke Kabupaten Bojonegoro. Salah satu upayanya, dengan terus melakukan perbaikan maupun pembaruan wisata yang dikelola Pemkab, serta terus mengekspose keindahan wisata Bojonegoro agar banyak masyarakat yang semakin tertarik.

"Kita positif terget tersebut bisa tercapai, lantaran pada tahun ini saja sudah ada sekitar 600 hingga 700 ribu wisatawan yang berkunjung," pungkasnya. [din/mu]

Tag : wisata, pad, kahyangan api

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat