17:00 . Dana Tak Terduga untuk Bantuan Bencana Rp1,3 M   |   16:00 . Rp750 Juta, Disperta Buat Sumur Bor di 5 Titik Tahun 2020   |   15:00 . EMCL Gelar Seminar Pemanfaatan Platform Berita Digital Kepada PBG Tuban   |   14:00 . Setelah Turun, Harga Cabai Mulai Naik   |   12:00 . Siswi SMKN I Sabet Juara Lomba Desain Batik Bengawan dan Kayangan Api   |   08:00 . BPKAD: Pemkab Transparan Kelola Keuangan   |   07:00 . Membiarkan Balita Bilang 'Enggak Mau' Ternyata Ada Manfaatnya   |   21:00 . Selamat Jalan Dek Kamila   |   19:00 . Bangunan Misterius Muncul di Bengawan Solo   |   16:00 . Wisata Kracakan Niagara Mini dan Rajut yang Tembus Amerika   |   15:00 . Polsek Kota dan Dishub Gelar Pembinaan Bagi Operator Perahu   |   14:00 . Pemerintah Tetap Pakai Skema Bagi Hasil Gross Split di Sektor Migas   |   13:00 . PMII Desak Bupati Jelaskan Uang Rakyat yang Didepositokan Rp2,9 T   |   12:00 . Aksi Mahasiswa Bojonegoro Soroti Silpa Tahun 2018   |   10:00 . DPRD Datangi Rumah Korban Dugaan Malpraktik RSUD Bojonegoro   |  
Fri, 15 November 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Wednesday, 01 August 2018 15:00

Harga Daging Ayam Potong Semakin Tinggi

Harga Daging Ayam Potong Semakin Tinggi

Reporter: Sutopo

blokBojonegoro.com - Mahalnya harga daging ayam potong belum juga teratasi hingga saat ini. Buktinya, menjelang Idul Adha, harga ayam potong masih sekitar Rp40 ribu perkilogram.

"Harganya masih mahal hingga saat ini sekitar Rp40 ribu bahkan didaerah lain dengar-dengar sampai Rp50 ribu," kata seorang pedagang di Bojonegoro, Mahmudi kepada blokBojonegoro.com Rabu (1/8/2018).

Tingginya harga ayam, lanjut Mahmudi, sudah berlangsung lama, yaitu sejak menjelang hari raya Idul Fitri 1439 yang lalu. Namun, kini semakin naik naik terus. Dulu menjelang Idul Fitri, harga ayam potong berkisar Rp34 ribu.

Menurut dia, mahalnya harga ayam potong karena pasokannya kurang. Diketahui awal tahun 2018, pemerintah melarang pemakaian imbuhan pakan ternak, Antibiotic Growth Promoters (AGP) dan Ractopamine.

Sebab, residu AGP dari hasil produksi ternak, dikhawatirkan menimbulkan resistensi bagi orang yang mengkonsumsi daging atau telur.

"Oleh karena itulah ayam yang biasanya bisa tumbuh 30 hari jadi bisa 34 hari. Itu kan juga menghambat pasokan," ujar pria yang juga peternak ayam itu.

Sementara menurut seorang pembeli, Sukimah, mahalnya harga ayam menurutnya sudah tidak pada harga normal. Biasanya harga ayam normal per kilogramnya Rp25-30 ribu. "Tapi ini mencapai Rp40 ribu kan keterlaluan" terang Sukimah. [top/ito]

Tag : Harga, ayam

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat