17:00 . Dana Tak Terduga untuk Bantuan Bencana Rp1,3 M   |   16:00 . Rp750 Juta, Disperta Buat Sumur Bor di 5 Titik Tahun 2020   |   15:00 . EMCL Gelar Seminar Pemanfaatan Platform Berita Digital Kepada PBG Tuban   |   14:00 . Setelah Turun, Harga Cabai Mulai Naik   |   12:00 . Siswi SMKN I Sabet Juara Lomba Desain Batik Bengawan dan Kayangan Api   |   08:00 . BPKAD: Pemkab Transparan Kelola Keuangan   |   07:00 . Membiarkan Balita Bilang 'Enggak Mau' Ternyata Ada Manfaatnya   |   21:00 . Selamat Jalan Dek Kamila   |   19:00 . Bangunan Misterius Muncul di Bengawan Solo   |   16:00 . Wisata Kracakan Niagara Mini dan Rajut yang Tembus Amerika   |   15:00 . Polsek Kota dan Dishub Gelar Pembinaan Bagi Operator Perahu   |   14:00 . Pemerintah Tetap Pakai Skema Bagi Hasil Gross Split di Sektor Migas   |   13:00 . PMII Desak Bupati Jelaskan Uang Rakyat yang Didepositokan Rp2,9 T   |   12:00 . Aksi Mahasiswa Bojonegoro Soroti Silpa Tahun 2018   |   10:00 . DPRD Datangi Rumah Korban Dugaan Malpraktik RSUD Bojonegoro   |  
Fri, 15 November 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Wednesday, 01 August 2018 07:00

Walau Mual dan Muntah, Ibu Hamil Pantang Membiarkan Perut Kosong

Walau Mual dan Muntah, Ibu Hamil Pantang Membiarkan Perut Kosong

Reporter: -

blokBojonegoro.com - Mual-mual dan muntah, biasanya di pagi hari, merupakan hal yang lazim dialami calon ibu di awal kehamilan. Kondisi yang dikenal dengan morning sickness ini dialami sekitar 90 persen ibu hamil.

Rasa mual tersebut biasanya akan membuat ibu hamil malas makan, bagaimana tidak, semua makanan yang semula jadi favorit pun akan terasa tidak enak di lidah.

Walau demikian, asupan nutrisi tetap harus dipenuhi karena dibutuhkan untuk perkembangan janin.

"Ibu hamil jangan sampai lambungnya kosong," kata dr.Ulul Albab Sp.OG kepada Kompas.com saat acara peluncuran kampanye Sarapan Bernutrisi yang digelar Energen, di Jakarta, Selasa (31/7/2018).

Mual-muntah berkepanjangan hingga membuat ibu tidak bisa makan bisa berpengaruh pada kesehatan bayi. Salah satunya adalah risiko berat badan lahir rendah.

Untuk mencegahnya, Ulul menyarankan ibu hamil untuk tidak langsung sarapan 'berat' atau sekaligus dalam jumlah banyak. 
Ibu hamil bisa sarapan sedikit, tapi dengan frekuensi sering atau biasa disebut small frequent feeding

"Jadi semacam ngemil saja," kata Ulul.

Jam sarapan ibu hamil juga tidak dibatasi karena aktivitas makan keciltersebut berfungsi menjaga lambung tidak kosong. 

Asupan yang disarankan pun tidak jauh berbeda dengan saat sebelum hamil, yaitu protein, karbohidrat dan lemak. Khusus untuk sarapan, karena dibutuhkan energi, maka asupan karbohidrat perlu dinaikkan.

"Kalau menu dan makanan boleh apa saja. Prinsipnya ibu hamil sarapan yang dia nyaman dan dia suka," katanya.

*Sumber: kompas.com

Tag : pendidikan, kesehatan

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat