13:00 . Dari Masker Bantu Ekonomi Tetangga   |   12:00 . Petakan Daerah Rawan Bencana, 18 Kecamatan Rawan Longsor dan 16 Banjir Bandang   |   11:00 . Dampak Pandemi, Pertumbuhan Kendaraan di Bojonegoro Lesu   |   10:00 . Begini Komentar Pelaku Usaha yang Mendapatkan BLT UMKM Tahap Pertama   |   09:00 . Inilah Warga yang Dapat Penghargaan di HJB 343 Termasuk Nakes Pencegahan Covid   |   08:00 . 307 Pasien di Jatim Sembuh, Kasus Baru Tambah 300 Orang   |   07:00 . Kebiasaan Pegang Ponsel yang Memicu Nyeri Leher   |   06:00 . Digelar Berbeda Upcara Hari Jadi Bojonegoro Tetap Patuhi Protokol Kesehatan   |   05:00 . Alhamdulillah, Hasil Testing 86% Negatif Covid 19   |   04:00 . 4 Orang Sembuh, 7 Baru dan 1 Orang Dinyatakan Meninggal   |   20:00 . KPK RI Enggan Berkomentar Terkait Gugatan PI Blok Cepu   |   19:00 . Rapikan Administrasi, Askab PSSI Manfaatkan Teknologi   |   18:30 . Isolasi di Rumah   |   18:00 . Alumni Stikes Rajekwesi Jadi Tenaga Kesehatan di Luar Negeri   |   17:30 . 3 Wajib Lawan Covid   |  
Wed, 21 October 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Friday, 03 August 2018 12:00

Pegawai Cabdindik Pakai Pakain Adat

Reporter: M. Safuan

blokBojonegoro.com - Ada yang tidak biasa di kantor Cabang Dinas Pendidikan (Cabdindik) Provinsi Jawa Timur Wilayah Bojonegoro, yang mana para pegawai serentak mengenakan pakaian adat saat bekerja, plus para pegawai juga berbahasa jawa saat menjalankan seluruh aktivitasnya.

"Pemberlakuan memakai baju adat dan menggunakan bahasa jawa saat pelayanan di Cabdindik dilaksanakan sebulan sekali pada hari Kamis minggu pertama, dan sudah dilakukan sejak tanggal 2 Mei 2018 lalu," kata Kepala Cabdindik Provinsi Jatim Wilayah Bojonegoro, Soemiarso.

Memakai baju adat dan bahasa jawa itu sebagai upaya melestarikan pakaian adat masing-masing daerah dan tentu untuk uri-uri (menghidupkan) budaya yang ada.

Ini sesuai dengan Pergub Jawa Timur Nomor 19 tahun 2014 tentang mata pelajaran bahasa daerah sebagai muatan lokal, bagi sekolah/madrasah.

Selain itu, Cabdindik juga mengeluarkan surat edaran tentang penggunaan bahasa daerah dan pakaian adat juga untuk masing-masing sekolah. Edaran itu merupakan tindaklanjut Surat Dindik Jatim Nomor: 005/529/101.5/2018.

Ada beberapa sekolah yang sudah berbahasa serta berpakaian adat, yakni SMAN Tambakrejo, SMAN MT, SMAN 4, SMAN 2 Bojonegoro, dan hampir merata bagi sekolah yang ada di kota.

Ardiyanto, salah satu warga mengaku kaget saat dirinya hendak mengurus surat, pasalnya seluruh pegawai menggunakan baju adat dan berbahasa daerah saat memberikan layanan.

“Kalau bisa setiap hari kaya begini tambah bagus, agar masyarakat yang mengurus surat tidak jenuh,” kata Ardiyanto warga Bojonegoro saat mengurus legalisir ijazah. [saf/mu]

Tag : cabdin


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Saturday, 22 August 2020 20:00

    Duet Wens-Komang Nahkodai AMSI 2020-2023

    Duet Wens-Komang Nahkodai AMSI 2020-2023 Asosiasi Media Siber Indonesa (AMSI) kembali mempercayakan tampuk kepemimpinan kepada Wensesleus Manggut (Pemred Merdeka.com), sebagai Ketua Umum dan Wahyu Dhyatmika/Komang (Pemred Tempo), sebagai Sekretaris Jenderal periode 2020-2023 pada kongres kedua...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat