22:00 . LPPNU Bojonegoro Sosialisasikan Program Bantuan Tanam Jagung   |   21:17 . Bupati Terima Api Abadi   |   21:00 . Filosofi Musik 'Ning Nong Gung' dalam Iringan Grebek Berkah   |   20:00 . Pagu Anggaran APK Partai di Bojonegooro Capai Rp299 Juta   |   19:30 . Tari Encek Grenjeng Ramaikan Serah Terima Api Abadi   |   19:00 . Hore...!!! Pencairan ADD Tahap 2, Sekitar Rp52 M Tuntas   |   18:00 . Rombongan Pembawa Api Abadi Tiba di Bakorwil   |   17:00 . Gerakan Ngetwit Bareng meriahkan Grebek Berkah HJB-341   |   16:00 . Siswa dan Masyarakat Sambut Arak-arakan Api Abadi   |   15:30 . Prosesi Pengambilan Api Abadi   |   15:00 . 50 Ton Tembakau di Gudang Baureno Ludes Terbakar   |   14:30 . Revolusi Industri 4.0 Jadi Peluang dan Tantangan   |   14:30 . Gunungan Siap Dikirim ke Pendopo   |   14:00 . Kapolres Terima Api Abadi   |   13:30 . Kelelahan, Peserta Jambore Purwosari Pingsan Saat Upacara   |  
Sat, 20 October 2018
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Sunday, 05 August 2018 12:00

Agrowisata Kebun Jambu Kristal Memprihatinkan

Agrowisata Kebun Jambu Kristal Memprihatinkan

Kontributor: Apriani

blokBojonegoro.com - Agrowisata Kebun Jambu Kristal yang berada di Desa Padang Kecamatan Trucuk Kabupaten Bojonegoro yang kini telah berusia sekitar tiga tahun, perlu perhatian dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro.

Agrowisata Kebun Jambu Kristal yang terletak di sebelah timur tanggul yang memiliki jarak tempuh sekitar 5-10 menit dari Bendungan Gerak itu, belum ada penanda khusus ataupun gerbang utama yang menjadi penanda dari Agrowisata Kebun Jambu Kristal.

Jika anda dari Bendungan Gerak, hanya akan melihat sebuah tanda penunjuk arah, yang tertuliskan arah menuju Kebun Jambu Kristal yang berada di kanan jalan/tanggul. Selain itu akses jalan juga didandang perlu untuk diperbaiki.

Tak heran jika pengunjung di Agrowisata Kebun Jambu Kristal mengeluhkan akses jalan yang layak untuk diperbaiki itu, karena jalannya terbuat dari batu kapur putih (katel) yang tidak rata. Apalagi saat ini musim kemarau yang sering disertai angin, tentunya debu-debu dari jalan tersebut akan berterbangan saat tertiup angin dan saat kendaraan melintas.

"Jalannya semoga segera diperbaiki, jadi misal ada rombongan bawa mobil juga enak kalau mau putar balik. Bawa motor saja kadang masih 'nyaruk' kok. Harus hati-hati jika akses jalannya seperti ini," ujar salah seorang pengunjung, Silvi dari Kapas, Bojonegoro.

Agrowisata Kebun Jambu Kristal yang yang memiliki lahan dengan luas sekitar tujuh puluh dua hektar, yang dikelola oleh sekitar empat puluh tiga petani dari warga setempat. Pengunjungnya akan membludak saat hari libur atau akhir pekan.

Untuk masuk ke kebun dari jalan harus menyebrangi jembatan yang terbuat dari kayu bambu yang panjangnya sekitar satu sampai dua meter. Nah jalan pembatas antar kebun pun masih alami yakni masih berupa jalan yang terbuat dari tanah.

Selain itu nampak ada sebuah rumah bambu yang sudah tidak layak atau hampir roboh. Terlihat, ada banner yang bertuliskan Agrowisata Kebun Jambu Kristal, namun dalam keadan yang sudah compang-camping (rusak).

"Sudah beberapa kali ada yang survai, ngukur jalan, tapi sampai saat ini belum sampai juga bantuannya. Pernah ngajukan untuk pembangunan jalan sekitar satu setengah kilometer tapi malah dibengkakkan mau dibangun jalan, parit, dan musala, jadinya sampai sekarang belum dapat apa-apa," ujar Ketua Kelompok Petani Jambu Kristal, Ahmad Majid.

Pak Jid menyampaikan, bangunan dari bambu yang hampir roboh itu, sebelumnya digunakan untuk bersantai oleh pengunjung. Namun, sengaja belum direnovasi karena katanya akan mendapatkan bantuan sekitar Gazebo, namun Ia belum tahu secara pasti bantuan tersebut kapan datangnya.

"Semoga saja segera turun bantuannya, demi kenyamanan pengunjung yang datang ke sini, supaya bisa untuk acara pertemuan atau sekadar bersantai dan berteduh pengunjung," jelas pria yang berusia sekitar 62 tahun. [ani/lis]


PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




Video bB

Redaksi

  • Sunday, 14 October 2018 11:30

    3th blokTuban.com dan HJT ke-725

    AMSI Jatim Ajak Masyarakat Lebih Cerdas Konsumsi Berita

    AMSI Jatim Ajak Masyarakat Lebih Cerdas Konsumsi Berita Dalam kesempatannya menghadiri agenda Gowes 3 tahun blokTuban.com berkarya di Bumi Wali yang dibalut nuansa semarak menyambut Hari Jadi Tuban (HJT) ke-725, Ketua Asosiasi Media Siber Indonesia Wilayah Jawa Timur (Jatim), Arif Rahman memberi himbauan kepada masyarakat umum, khususnya yang ada dalam kegiatan tersebut agar lebih cerdas dalam mengkonsumsi berita....

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Tabloid bB

  • Friday, 31 July 2015 13:16

    Tabloid bB Edisi Juli 2015

    Tabloid bB Edisi Juli 2015 Untuk Edisi Juli 2015, redaksi Tabloid blokBojonegoro ingin menyajikan beberapa hal yang baru, terutama di halaman Investigasi. Dengan tema besar...

    read more