21:00 . Peringati Nuzulul Quran, Remas Jami'Baitul Ghofur Sumodikaran Bagi Takjil   |   20:00 . Kenalkan Bright Gas Melalui 'BEDUK'   |   19:00 . Liga 3 Mulai, Persibo Siapkah?   |   18:30 . Persibo di Group A, Inilah Selengkapnya   |   18:00 . BPK Nilai WTP Laporan Keuangan Bojonegoro   |   17:30 . Cegah Pendangkalan, 6 Kali Dinormalisasi   |   17:00 . Al-Quran Obat Segala Penyakit   |   16:30 . Kick Off 27 Juli, Persibo Jumpa PSM Madiun   |   16:00 . Pastikan Ikut Kompetisi, Bojonegoro FC Seleksi Setelah Lebaran   |   15:00 . Polres Bojonegoro Sidak di Pasar Kota   |   14:00 . Banyak Reseller Geliat Pakaian Bekas di Bojonegoro   |   13:00 . Bulan Mei: Hari Buku dan Kebangkitan Pendidikan di Bojonegoro dan Tuban   |   12:00 . 403 Bakal Calon Kepala Desa Berebut Kursi   |   10:00 . Kapolres: Tidak Ada Warga yang Berangkat ke Jakarta   |   09:00 . Kejar Target Drilling 2019, Pertamina EP Cepu Lakukan Sinergi dengan PDSI   |  
Tue, 21 May 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Sunday, 05 August 2018 06:00

Blok Buku

#Dearmantan

#Dearmantan

Peresensi: Yayang Artamia*

Hendra Putra Samarinda, merupakan kota di mana ia dilahirkan pada dua puluh satu tahun lalu. Tepatnya pada 13 januari 1995. Lelaki Capricorn ini menyukai hal apa saja yang  berbau seni. Saat ini ia sedang mempersiapkan ide untuk novel selanjutnya. Harapannya, agar dapat terus bisa menulis hingga lautan tak  lagi berair. 

Buku yang berjudul “#DEARMANTAN” ini menceritakan bagaimana proses seseorang yang melupakan kekasihnya. Bagaimana caranya ia sudah move on dari kekasihnya. Dari segala proses tersebut semua dilaluinya demi berusaha move on dari kekasihnya. Mulai dari berpura-pura tegar disaat kekasihnya bersama dengan pria lain,  seperti yang dikatakannya juga, bahwa cinta itu membutuhkan dua orang. Artinya cinta itu bisa datang jika ada dua insan yang saling memiliki rasa, dimana rasa itu bisa menumbuhkan rasa sayang dan menjadikan jantung berdebar. Cinta tidak akan bisa berjalan dengan baik saat hanya salah satu orang saja yang memperjuangkan. Percuma saja jika salah sati dari kita memperjuangkan cinta, namun lawan kita seolah tidak pernah menganggap kita ada. 

“Kata orang, jatuh itu sakit dan bangkit itu sulit. Namun, tidak ada pilihan selain bangkit dan mencoba menerima kenyataan bahwa kamu memanglah bukan jodohku”.

“Kadang, kita hanya perlu menyadari bahwa kebahagiaan bisa hadir melalui hal-hal menyakitkan”.

Dari kutipan penulis di atas bisa disimpulkan bahwa, saat kita memperjuangkan seseorang entah bagaimana pun caranya jika memang ia bukan jodoh untu kita maka tidak akan bisa bersatu dengannya. Namun sebaliknya, jika memang ia jodoh kita maka saat kita tidak memperjuangkannya pun ia akan datang untuk kita. Dan saat kita melihat orang yang kita cintai bersama dengan orang lain, maka hati dan perasaan kita akan tetap merasakan bahagia. Selepas orang yang kita cintai merasa bahagia pula.

Bahkan apa pun yang diminta oleh orang yang kita cintai pun akan kita lakukan dengan hati yang ikhlas, demi kebahagiaannya.

Buku ini terdapat banyak sekali sub bab yang menceritakan tentang perjalanan seseorang melupakan, seperti apa yang sudah dicantumkan di awal tadi. Banyak sekali cara yang dilakukan, banyak sekali siasat yang dilakukan, dan juga banyak sekali pengorbanan yang dilakukan. Pengorbanan dari seorang lelaki kepada seorang perempuan yang sangat dicintainya.

Kelebihan Buku :

1.Sampulnya yang menarik.

2.Cetakan buku yang bagus sehingga tidak mudah terlepas.

3.Terdapat gambar-gambar yang mendukung.

4.Cocok dibaca oleh anak muda jaman sekarang.

5.Adanya pembatas buku.

Kekurangan Buku :

1.alur ceritanya membingungkan.

2.Profil penulis hanya tertera sedikit saja.

3.Banyak sekali sub bab yang dicantumkan.

 

Identitas Buku

Nama Pengarang : Hendra Putra

Penerbit : Mediakita

Tahun Terbit : 2016

Cetakan : Pertama

Penyunting : Dian Nitami

Desainer : Budi Setiawan

ISBN-13 : 978-979-794-529-9

Jumlah Halaman : viii + 1766 hlm.; 13x19 cm

*Mahasiswa STIKes ICSada, anggota LPM kampus.

Tag : resensi, buku

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat