20:00 . Komplotan Pencuri Antar Provinsi Incar Nasabah Bank di Bojonegoro Berhasil DIbekuk   |   19:00 . DPRD Dorong Pemberian Intensif Guru Madrasah   |   18:00 . Ali Fauzi: Terorisme Bukan Hanya Terlihat dari Penampilan Fisik   |   17:00 . Pohon yang Ditebang, Akan Diganti dengan Jenis ini   |   16:00 . KIA di Bojonegoro Masih Tercetak 40 Persen   |   15:00 . Sering Nonton Film Porno, Kakek di Sukosewu Cabuli Anak 8 Tahun   |   14:00 . Siswa SMPLB Putra Harapan Raih Juara Pertama di Peparpenas 2019   |   13:00 . Pentingnya 3 Pilar di Era 4.0   |   12:00 . Pemkab Bojonegoro Ajukan UMK 2020 Sebesar Rp 2.016.720   |   11:00 . Mendorong Generasi Muda Menjadi Energi Penggerak Bangsa   |   10:00 . Awal Pekan, Harga Logam Mulia Naik Rp 1.000 per Gram   |   09:00 . Instalasi Unik, Bikin Pengunjung Geleng-Geleng   |   08:00 . Diduga Akibat Bediang, Rumah di Ngrejeng Terbakar   |   07:00 . Susu dan Makanan yang Harus Dihindari Sebelum Berolahraga   |   18:00 . Pergantian Antar Waktu DKR Kecamatan Kanor Resmi Dilantik   |  
Tue, 19 November 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Sunday, 05 August 2018 14:00

Hebat...!!Anak Petani Trucuk, Lulus Seleksi Akpol 2018

Hebat...!!Anak Petani Trucuk, Lulus Seleksi Akpol 2018

Reporter: Sutopo

blokBojonegoro.com -  Suwito (56) warga Desa Sumberejo, Kecamatan Trucuk, Bojonegoro terlihat sumringah. Sebab, pria yang sehari-hari bekerja sebagai seorang petani itu anaknya lulus menjadi Taruna Akpol. 

Sebelumnya dia tak menyangka, anak keduanya yang bernama Ahmad Farichin Abdul Hafiz bisa lolos dalam seleksi penerimaan Akpol 2018. Pasalnya, sebelum daftar tidak sedikit isu yang diterimanya kalau masuk polisi harus menggunakan uang. 

Namun, atas dukungan kakak satu satunya yang bernama Farichatul Lailiyah, akhirnya Riki panggilan akrab Ahmad Farichin Abdul Hafiz nekat daftar di Polres Bojonegoro dan mengikuti seleksi. Ternyata, hal itu bisa membuktikan bahwa masuk polisi tidak ada permainan dan tidak menggunakan uang.

"Alhamdulillah, tidak menyangka kalau anak saya keterima seleksi, sebelumnya sempat ragu mau daftar karena tidak punya uang, ternyata sepeser pun tidak menggunakan uang," tuturnya.

Diketahui Riki menamatkan pendidikan di SMAN 1 Bojonegoro pada 2018. Lulus dari situ dirinya mendaftarkan diri sebagai Akpol. Sementara itu, Kabag Sumda Polres Bojonegoro, Kompol Suprapto menuturkan, dia tidak terlalu kaget dengan keterimanya Riki, karena sejak awal dia memang memiliki kualitas dan prestasi yang cukup baik. 

"Dia memiliki kualitas, bahkan dalam seleksi di Polda dia peringkat 22," tutur Kompol Suprapto.

Untuk proses seleksi sendiri menurut Kompol Suprapto, sejauh ini Polri memang mengedepankan transparansi, dan berkomitmen untuk menuju Polri yang Profesional, Modern dan Terpercaya. [top/lis]

Tag : akpol, petani, trucuk

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat