14:00 . Di Kecamatan Dander Ada 11 Desa Parades Kosong   |   13:00 . Nasib Persibo Belum Jelas, Pembahasan Dilanjut Minggu Depan   |   12:00 . Tuntut Kejelasan Persibo, Mediasi Digelar Tertutup   |   11:00 . Pelunasan PBB-P2 di Kecamatan Purwosari Capai 100 Persen   |   10:00 . Diduga Bansos Dipotong, Warga Tambakrejo Lapor ke Polres   |   09:00 . Melihat Pengolahan Limbah Padat Medis di Puskesmas Tanjungharjo   |   07:00 . Setop, Jangan Kulum Bibir untuk Ratakan Lipstik   |   22:00 . PN Tolak Praperadilan Kasus Pemalsuan AJB dan Dugaan Penyerobotan Tanah Hotel Bojonegoro   |   18:00 . Belum Ada Intruksi, Cabor Panahan Belum Gelar Latihan   |   17:00 . Lezat Terjangkau, Nikmati Bakso Kerikil Bang Har   |   16:00 . Sumber Bening Bisa Aliri Sawah Seluas 1.900 Hektar di 3 Kecamatan   |   15:00 . Toko Kaset Jadul, Legendaris, Ada Sejak 1979   |   14:00 . Akan Lakukan Aksi, ini Harapan Suporter Persibo   |   13:00 . Masuk Musim Kemarau, BPBD Belum Terima Laporan Kekeringan   |   12:00 . Mekar Merekah, Bunga Bougenville Hiasi Sepanjang Jalan Raya Bojonegoro   |  
Wed, 12 August 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Sunday, 05 August 2018 18:00

Minat Warga Menurun, Alat Transportasi Dokar Terancam Punah

Minat Warga Menurun, Alat Transportasi Dokar Terancam Punah

Kontributor: Maulina Alfiyana

blokBojonegoro.com - Seiring perkembangan zaman, alat transportasi dokar sudah jarang sekali dijumpai. Di sepanjang jalan bagian barat, arah menuju pasar tradisional yang terletak di kota Bojonegoro, tampak beberapa dokar terparkir di tepi jalan, lengkap dengan kusirnya yang sedang duduk santai sembari menunggu penumpang datang, Sabtu (4/8/2018).

Sebut saja Mbah Napi (63), laki-laki asal Kecamatan Dander ini menggeluti pekerjaan sebagai kusir kuda sejak tahun 1985. Setiap hari Mbah Napi mengais rezeki dari dokarnya sejak pagi pukul 08.00 Wib sampai siang pukul 13.00 Wib.

Untuk masyarakat yang ingin menggunakan jasa dokar tak perlu merogoh kocek terlalu dalam, karena tarif yang dipatok cukup murah mulai dari Rp5.000 sampai Rp10.000, tergantung jauh dekatnya lokasi yang dituju.

"Kalau sepi begini, biasanya saya pulang hanya membawa uang Rp15.000 bahkan sering pulang dengan tangan hampa," keluh Mbah Napi bercerita.

Minimnya penumpang alat transportasi yang menggunakan tarikan tenaga kuda ini, lantaran saat ini masyarakat lebih memilih moda transportasi yang lebih cepat seperti ojek. Biasanya, dokar menjadi sarana transportasi alternatif bagi mereka yang belanja banyak dari Pasar Bojonegoro.

"Saya sering belanja banyak, jadi saya memilih dokar untuk mengantar saya," ujar Joko, salah satu penumpang setia dokar. [lin/lis]

Tag : dokar, transportasi


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Monday, 20 July 2020 23:00

    Ultah 9 Tahun blokBojonegoro.com

    Inilah Juara Video Pendek New Normal

    Inilah Juara Video Pendek New Normal Sebanyak 50 video telah naik di saluran youtube blokBojonegoroTV sebagai peserta lomba video pendek dalam rangka 9 tahun blokBojonegoro.com....

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat