07:00 . 5 Tanda Anda Berada dalam Pernikahan Tanpa Cinta   |   14:00 . Semangat Gerak Jalan, Banser Balen Siap Jaga NKRI   |   12:00 . Aneh, Pisang di Kapas Berbuah Dari Tengah Batang   |   11:00 . Agustus, Konveksi Mulai Kebanjiran Pesanan   |   10:00 . Balap Becak, Perempuan Pun Ikut Andil   |   09:00 . Rangkaian HUT RI, Warga Ngasinan Jalan Sehat Bersama   |   08:00 . Dilirik 9 Perusahaan, Disperta Butuh 10.400 Ton Tembakau   |   07:00 . Tips Alami Merawat Payudara Agar Tetap Kencang   |   06:00 . Premenstrual Syndrome   |   19:00 . Kurban Semakin Dekat, Harga Kambing Terus Naik   |   18:00 . Meriahnya Pawai Sepeda Hias Gayam   |   17:00 . Pertamina EP Tajak Sumur Wolai-001 Tepat HUT RI   |   16:00 . Ditetapkan, Inilah Total DPT di Masing-masing Dapil   |   15:00 . Perapian di Kandang Meludeskan Sebagian Rumah Warga Purwosari   |   14:00 . Kreatif, Anyaman Bambu di Sumuragung Dijadikan Hiasan   |  
Mon, 20 August 2018
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Monday, 06 August 2018 14:00

Meski Jadul, Getuk, Jajanan Tradisional yang Masih Diminati

Meski Jadul, Getuk, Jajanan Tradisional yang Masih Diminati

Kontributor: Maulina Alfiyana

blokBojonegoro.com - Getuk, hmmm...!!! Jajanan tradisional yang satu ini masih menjadi salah satu makanan favorit masyarakatt zaman now.

Asmah (58), salah satu penjual getuk yang berada di pasar tradisional Kota Bojonegoro mulai tahun 1986 hingga 2018 ini masih tetap setia menjajakan getuk.

Harga getuk buatannya pun hanya dibandrol Rp2.000 per bungkus, sangat murah. Selain getuk, ia juga menjual gendar, jongkong, lupes dan gentilut yang semuanya tentu adalah makanan tradisional tanpa bahan pengawet, harganya juga sama Rp2.000 per bungkusnya.

"Jika sedang ramai, saya bisa mengantongi Rp300 ribu per hari, ya alhamdulillah cukup buat memenuhi kebutuhan sehari-hari," terang Asmah kepada blokBojonegoro.com sembari membungkus dagangannya terakhir.

Tentu dengan harga yang terjangkau membuat masyarakat yang tengah berbelanja di pasar tak akan keberatan mampir membeli olahan getuk Asmah. Salah satunya Ifa.

"Setiap ke pasar saya selalu menyempatkan membeli getuk, selain rasanya yang enak, harganya juga tidak bikin kantong kering," ungkap Ifa, salah satu pembeli getuk, Minggu (5/8/2018). [lin/mu]

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.


You need to sign in or register for this service



Video bB

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Wednesday, 15 August 2018 06:00

    Desa Kalianyar Rencanakan Pembangunan IPAL

    Desa Kalianyar Rencanakan Pembangunan IPAL Desa Kalianyar, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro terus berbenah. Setelah tahun lalu masuk di Gerakan Bojonegoro Bersinar (GBB) dan tahun ini Desa Berseri tingkat Pratama di provinsi, untuk menambah penataan lingkungan menjadi lebih baik lagi, di desa ini merencanakan pembangunan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL)....

    read more

Tabloid bB