07:00 . Selain Makanan, Ini Faktor yang Pengaruhi Pencernaan   |   23:00 . Dua Warga Bojonegoro Terima Santunan dan Piagam Penghargaan dari Gubernur   |   22:30 . 2 Warga Bojonegoro Terima Santunan dari Gubernur   |   22:00 . Jelang Mudik, Kapolres Cek Jalan Nasional   |   21:00 . Kuwalahan Layani Pesanan, Industri Rumahan Rekrut IRT Tiap Ramadan   |   20:00 . Pilkades Pomahan Terancam Ditunda?   |   19:00 . Cipayung Bojonegoro Gelar Aksi Tolak People Power   |   18:00 . Per Nasabah Dijatah Rp18,7 Juta, BNI Sediakan 50 Antrean Setiap Hari   |   17:00 . Sebab Ini, Kita Bisa Didampingi Malaikat Rohmat   |   16:00 . Tradisi Ramadan, Jalan KH M Rosyid Layaknya Pasar Tumpah   |   15:30 . Sidak DLH, Minta Manajemen Koperasi Kareb Perbaiki AMDAL   |   15:00 . Jajanan Khas Kampung Ini Tembus Pasaran Luar Kota   |   13:00 . H-10 Pengerjaan dan Material Proyek Jalan Nasional Sudah Bersih   |   12:00 . Kapolres Cek Jalan Nasional Jelang Arus Mudik Lebaran   |   11:00 . Pengamanan Hasil Pemilu, 400 Aparat Gabungan Disiapkan   |  
Tue, 21 May 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Monday, 06 August 2018 14:00

Meski Jadul, Getuk, Jajanan Tradisional yang Masih Diminati

Meski Jadul, Getuk, Jajanan Tradisional yang Masih Diminati

Kontributor: Maulina Alfiyana

blokBojonegoro.com - Getuk, hmmm...!!! Jajanan tradisional yang satu ini masih menjadi salah satu makanan favorit masyarakatt zaman now.

Asmah (58), salah satu penjual getuk yang berada di pasar tradisional Kota Bojonegoro mulai tahun 1986 hingga 2018 ini masih tetap setia menjajakan getuk.

Harga getuk buatannya pun hanya dibandrol Rp2.000 per bungkus, sangat murah. Selain getuk, ia juga menjual gendar, jongkong, lupes dan gentilut yang semuanya tentu adalah makanan tradisional tanpa bahan pengawet, harganya juga sama Rp2.000 per bungkusnya.

"Jika sedang ramai, saya bisa mengantongi Rp300 ribu per hari, ya alhamdulillah cukup buat memenuhi kebutuhan sehari-hari," terang Asmah kepada blokBojonegoro.com sembari membungkus dagangannya terakhir.

Tentu dengan harga yang terjangkau membuat masyarakat yang tengah berbelanja di pasar tak akan keberatan mampir membeli olahan getuk Asmah. Salah satunya Ifa.

"Setiap ke pasar saya selalu menyempatkan membeli getuk, selain rasanya yang enak, harganya juga tidak bikin kantong kering," ungkap Ifa, salah satu pembeli getuk, Minggu (5/8/2018). [lin/mu]

Tag : getuk

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat