07:00 . 5 Tanda Anda Berada dalam Pernikahan Tanpa Cinta   |   14:00 . Semangat Gerak Jalan, Banser Balen Siap Jaga NKRI   |   12:00 . Aneh, Pisang di Kapas Berbuah Dari Tengah Batang   |   11:00 . Agustus, Konveksi Mulai Kebanjiran Pesanan   |   10:00 . Balap Becak, Perempuan Pun Ikut Andil   |   09:00 . Rangkaian HUT RI, Warga Ngasinan Jalan Sehat Bersama   |   08:00 . Dilirik 9 Perusahaan, Disperta Butuh 10.400 Ton Tembakau   |   07:00 . Tips Alami Merawat Payudara Agar Tetap Kencang   |   06:00 . Premenstrual Syndrome   |   19:00 . Kurban Semakin Dekat, Harga Kambing Terus Naik   |   18:00 . Meriahnya Pawai Sepeda Hias Gayam   |   17:00 . Pertamina EP Tajak Sumur Wolai-001 Tepat HUT RI   |   16:00 . Ditetapkan, Inilah Total DPT di Masing-masing Dapil   |   15:00 . Perapian di Kandang Meludeskan Sebagian Rumah Warga Purwosari   |   14:00 . Kreatif, Anyaman Bambu di Sumuragung Dijadikan Hiasan   |  
Mon, 20 August 2018
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Monday, 06 August 2018 20:00

Ngaji Bareng Cak Nun di Bojonegoro

Pantau Jadwal Cak Nun, Pedagang Ini Raup Jutaan Rupiah Semalam

Pantau Jadwal Cak Nun, Pedagang Ini Raup Jutaan Rupiah Semalam

Kontributor: Chandra Kurniawan

blokBojonegoro.com - Membludaknya jemaah pada acara Ngaji Bareng Cak Nun, di Desa Deru, Sumberrejo dimanfaatkan para pedagang dadakan mengais rezeki. Salah satunya pedagang kopyah atau peci yang tampak membuka lapak dagangannya di jalan menuju lokasi acara, Senin (06/08/2018). 

Terlihat tumpukan kopyah maiyah terpajang di sepanjang jalan Deru. Tak tanggung-tanggung, pedagang yang datang pun ada yang dari luar kota. Di antaranya, Inayah (53) salah satu pedagang kopyah maiyah dari Tulungagung. Dia mengaku memang mengikuti jadwal manggung Cak Nun untuk meraup omzet jutaan rupiah.

"Setiap Cak Nun show saya bisa dapat Rp2 juta semalam, kalau sepi hanya Rp300.000 semalam," katanya.

Dia rela berkendara dengan sepeda motornya untuk datang ke Bojonegoro. Kopyah yang dijualnya pun dipatok harga bervariatif tergantung motif, warna dan ukuran berkisar Rp10.000 sampai Rp20.00.

"Penjual kopyah dan makanan di sini pun juga berasal dari luar kota, ada yang dari Surabaya, Tuban dan Lamongan," tambahnya. [wan/lis]

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.


You need to sign in or register for this service



Video bB

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Wednesday, 15 August 2018 06:00

    Desa Kalianyar Rencanakan Pembangunan IPAL

    Desa Kalianyar Rencanakan Pembangunan IPAL Desa Kalianyar, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro terus berbenah. Setelah tahun lalu masuk di Gerakan Bojonegoro Bersinar (GBB) dan tahun ini Desa Berseri tingkat Pratama di provinsi, untuk menambah penataan lingkungan menjadi lebih baik lagi, di desa ini merencanakan pembangunan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL)....

    read more

Tabloid bB