21:00 . Peringati Nuzulul Quran, Remas Jami'Baitul Ghofur Sumodikaran Bagi Takjil   |   20:00 . Kenalkan Bright Gas Melalui 'BEDUK'   |   19:00 . Liga 3 Mulai, Persibo Siapkah?   |   18:30 . Persibo di Group A, Inilah Selengkapnya   |   18:00 . BPK Nilai WTP Laporan Keuangan Bojonegoro   |   17:30 . Cegah Pendangkalan, 6 Kali Dinormalisasi   |   17:00 . Al-Quran Obat Segala Penyakit   |   16:30 . Kick Off 27 Juli, Persibo Jumpa PSM Madiun   |   16:00 . Pastikan Ikut Kompetisi, Bojonegoro FC Seleksi Setelah Lebaran   |   15:00 . Polres Bojonegoro Sidak di Pasar Kota   |   14:00 . Banyak Reseller Geliat Pakaian Bekas di Bojonegoro   |   13:00 . Bulan Mei: Hari Buku dan Kebangkitan Pendidikan di Bojonegoro dan Tuban   |   12:00 . 403 Bakal Calon Kepala Desa Berebut Kursi   |   10:00 . Kapolres: Tidak Ada Warga yang Berangkat ke Jakarta   |   09:00 . Kejar Target Drilling 2019, Pertamina EP Cepu Lakukan Sinergi dengan PDSI   |  
Tue, 21 May 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Monday, 06 August 2018 19:00

Ribuan Masyarakat Hadir dalam Sinau Bareng Cak Nun

Ribuan Masyarakat Hadir dalam Sinau Bareng Cak Nun

Reporter : Muhammad Qomarudin

blokBojonegoro.com - Ribuan masyarakat, baik dari Kabupaten Bojonegoro, Kabupaten Tuban, Kabupaten Lamongan, Kabupaten Blora Jawa Tengah dan Kabupaten tetangga lainya hadir dalam Sinau Bareng bersama Cak Nun dan Kiai Kanjeng dalam rangka 'Grebek Desa Deru dan Tahlil Bersama ke-27' Pondok Pesantren Darussalam, di Lapangan Desa Deru, Kecamatan Sumberejo, Senin (6/8/2018) malam.

Hadir sebagai pembicara adalah Muhammad Ainun Nadjib atau biasa dikenal Emha Ainun Nadjib atau Cak Nun. Caknun adalah seorang tokoh intelektual  berkebangsaan Indonesia yang mengusung napas Islami. 

Kehadirannya di Desa Deru menjadi obat kerinduan bagi masyarakat Bojonegoro khususnya. Selain itu, ini merupakan ketiga kalinya bagi Cak Nun dan Kiai Kanjeng di Kota Ledre, yang sebelumnya pernah hadir di Desa Padang, Kecamatan Trucuk dan di Kecamatan Gayam. 

Selain ulasan pengajian yang mampu diterima masyarakat, ada sejarah maupun falsafah kehidupan yang ia sampaikan dalam setiap ceramahnya. Bahkan kehadiran Cak Nun mampu menjadi pelita dalam kegelapan bagi kaula pemuda, lantaran bisa menggaet hati para pemuda untuk terus ingat kepada tuhan yang maha esa.

Pengasuh Pondok Pesantren Darussalam, Kh. Muhammad Zuhri mengatakan sangat berterimakasih kepada masyarakat yang hadir di Lapangan Desa Deru. Serta berterimakasih kepada Pemerintah Desa Deru yang turut menyukseskan terselenggaranya acara ini.

"Pertama saya berterimakasih kepada para panitia yang ikut mensukseskan acara malam hari ini dan semoga hadirnya Cak Nun Bersama Kiai Kanjeng turut memberikan ilmu baru kepada kita," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Desa Deru, Mulyono menambahkan hadirnya Cak Nun sebenarnya sangat ditunggu oleh Masyarakat Desa Deru berbulan bulan yang lalu. Sehingga dengan hadirnya Cak Nun menjadi sebuah kebangaan tersendiri bagi Pemdes Deru maupun masyarakat sekitar.

Kades Deru juga berharap setelah hadirnya Cak Nun mampu menjadikan diri lebih baik lagi dan mampu mengevaluasi diri dengan meninggalkan perkara yang buruk dan mengerjakan perkara yang bagus. Sebab, sebagai seorang pemimpin menginginkan masyarakat yang dipimpin bisa semakin bagus.

"Semoga dari acara ini kita bisa mendapatkan  sebuah berkah dan mampu menjadikan diri lebih baik lagi," tutup Mulyono kepada masyarakat yang hadir.[din/lis]

Tag : cak nun, ngaji

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat