21:00 . Apes...! Mobil DLH Kecelakaan di Kedungadem   |   20:00 . Sering Batuk Pilek, Waspadai Otitis   |   19:00 . Pembuatan Soal Ujian Perangkat Sudah Ada Perdanya   |   18:00 . Kades Glagahwangi Rapat dengan Komisi A, ini yang Dibahas...   |   17:00 . Deklarasi, Prabowo-Sandi Optimis Menang   |   16:00 . GP Ansor dan Sinergitas Membangun Bojonegoro   |   15:00 . Disdik Kurang Guru Agama SD Sebanyak 499 Orang   |   14:00 . Pengumunan Seleksi CPNS Dibuka 19 September   |   13:00 . K2 Berharap Dapat Prioritas Jadi Pegawai Pemkab   |   12:00 . Akibat Korsleting, Rumah di Sobontoro Terbakar   |   11:00 . K2 Minta Pemkab Usul Pusat, CPNS Dibatalkan   |   10:00 . Impor Migas Masih Tinggi, Neraca Dagang RI Tekor Lagi   |   09:00 . Tolak Seleksi CPNS, K2 Mengadu ke DPRD   |   08:00 . Inilah Prediksi Cuaca Hari ini   |   07:00 . Demi Kehidupan yang Lebih Baik, Jangan Malas Menata Tempat Tidur...   |  
Wed, 19 September 2018
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Monday, 06 August 2018 08:00

Terjun ke Bengawan, Wanita Tanpa Identitas Tewas

Terjun ke Bengawan, Wanita Tanpa Identitas Tewas

Reporter: Sutopo

blokBojonegoro.com - Wanita tanpa identitas terjun ke Sungai Bengawan Solo, Senin (6/8/2018), turut Desa Dengok, Kecamatan Padangan, Kabupaten Bojonegoro. Akibatnya perempuan tanpa identitas itu meninggal dunia di lokasi kejadian.

Data yang terhimpun, wanita yang diduga berumur kurang lebih 40 tahun ini ditemukan oleh warga sekitar Sukirno pukul 04.30 Wib, di bantaran sungai Bengawan Solo.

Menurut keterangan Plt. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro, Nadif Ulfia, dari pengakuan salah seorang saksi, Sukirno warga asal Kecamatan Cepu, Blora, Jawa Tengah itu, kejadian berawal saat korban berada di atas jembatan rel Kereta Api yang saat ini sudah tak berfungsi turut Desa Dengok Kecamatan Padangan.

"Pada saat bersamaan Sukirno warga Kecamatan Cepu sedang memancing di sekitar lokasi kejadian, terdengar sperti barang tercebur, setelah dilihat ternyata korban melompat dari atas jembatan," kata Ulfia sapaan akrabnya.

Kemudian lanjutnya, saksi mengikuti korban yang mengambang mengikuti arus air dan korban sempat  bergerak. Namun korban menolak untuk ditolong, "akhirnya korban meninggal di tempat kejadian," bebernya.

Selanjutnya korban bersama dengan Forpimka dibawa ke RSUD Padangan. Sementara untuk penyebab maupun identitas korban masih dalam penyelidikan. [top/mu]

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.


You need to sign in or register for this service



Video bB

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Tabloid bB