07:00 . 4 Cara Menjaga Hubungan Tetap Awet dengan Pasangan di Era Digital   |   19:00 . Emak-emak Nekat Tabrak Palang Pintu KA   |   18:00 . Target Curi Poin, Persibo Bawa 22 Pemain ke Gresik   |   17:00 . Dirangkai Berbagai Acara, Haul Mbah Singonoyo Sukorejo Meriah   |   16:00 . Patuhi Sanksi, Suporter Persibo Tak Akan Berangkat Ke Gresik   |   15:00 . Palang Pintu KA Patah Dipasang dengan Didriling dan Diikat Karet Ban   |   14:00 . Viral, Emak-Emak Tabrak Palang Pintu Kereta Api Hingga Patah   |   13:00 . Jelang Pelantikan Presiden, Polres Bojonegoro Apel Gelar Pasukan Pengamanan Imbangan   |   12:30 . Badan Mobil di Tengah Jalan, Macet Total   |   12:00 . Penumpang Pickup Jagal Sapi Asal Mabang   |   11:00 . Truk Vs Pickup di Proliman, Banyak Korban   |   10:00 . Sebelum Pengambilan Api Abadi, Bupati dan Wabup Ziarah Makam Leluhur   |   07:00 . Cara Pakai Bra yang Tepat Agar Payudara Selalu Sehat   |   18:00 . Selisih Gol, Awas Persibo Bisa Tergeser dari Puncak Klasemen   |   17:00 . Siswa SMAN 1 Kalitidu Belajar Energi Migas dengan EMCL   |  
Sat, 19 October 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Monday, 06 August 2018 07:00

Waspadai Tanda Penyakit Jantung Pada Anak

Waspadai Tanda Penyakit Jantung Pada Anak

Reporter: -

blokBojonegoro.com - Tak sedikit orang yang menganggap bahwa penyakit jantung lebih mengancam usia dewasa. Padahal, penyakit jantung bawaan bisa saja mulai terlihat sejak usia dini bahkan ketika anak masih bayi. 

Meskipun penyakit bawaan, namun tak berarti penyakit tersebut terlihat sejak usia bayi melainkan bisa saja sejak anak berusia lima tahun ke atas. 

"Penyakit jantung bawaan itu artinya dari bayi sudah ada. Hanya saja, ketika semakin dewasa semakin berat. Biasanya kelihatan semakin usia tinggi," tutur Dokter spesialis jantung dan pembuluh darah di Heart Center Siloam Hospital Lippo Village, Vito Damay. 

"Sebab, gejalanya akan semakin nyata. Kecuali kalau dari awal jantung bawaannya berat sekali. Itu sudah kelihatan," lanjutnya. 

Karena bayi belum bisa mengeluh, maka orangtua hanya bisa melihat dari tanda-tanda fisik. Misalnya, bayi mudah lelah ketika menyusu dan sedikit-sedikit berhenti mengisap. Hal itu dikarenakan bayi tersebut merasa lelah dan dadanya sesak. 

Selain itu, bayi juga akan lebih mudah berkeringat dan nafasnya memburu. Sebab, tubuh bayi terus beradaptasi dan bekerjakeras. 

Sementara pada anak, Vito menyarankan orangtua agar lebih peka dengan kebiasaan-kebiasaan aneh yang ditunjukkan anak. 

Misalnya, ketika bibir anak membiru, anak lebih senang berjongkok ketika beraktivitas, malas berolahraga dan mudah lelah. Padahal, mungkin penyebabnya bukan malas berolahraga melainkan merasa sesak. 

"Ada penyakit jantung bawaan yang disebut tetralogi fallot. Itu penyakit bawaan yang biru. Harus diperhatikan kalau guru dan orang dewasa melihat ada keanehan pada anak," kata Vito.

*Sumber: kompas.com

Tag : pendidikan, kesehatan

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Wednesday, 16 October 2019 09:00

    Petani Kedungadem Gotong Royong Melebarkan JUT

    Petani Kedungadem Gotong Royong Melebarkan JUT Untuk melancarkan mobilitas petani khususnya saat membawa benih, pupuk, dan hasil pertanian, Dinas Pertanian Bojonegoro membantu jalan usaha tani (JUT) kepada kelompok tani Tani Makmur I, Dukuh Mulung, Desa Ngrandu,...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat