09:00 . Curva Nord Bakal Berikan Teror dan Koreografi Kejutan   |   08:00 . Tandon Air, Solusi Petani Mayangkawis Bercocok Tanam di Musim Kemarau   |   07:00 . Tak Usah Isap dan Ikat Luka Gigitan Ular, Lakukan Ini Saja!   |   06:00 . Raker IKAMI Attanwir untuk Kebesaran Pondok   |   19:00 . Kwartir Ranting Sumberrejo Kembali Gelar Jambore Tingkat Penggalang   |   18:00 . Membanggakan, Produk Kripik Singkong Bojonegoro Expor ke Cina   |   18:00 . Rekind Akan Memberikan Penguat pada 5 Jembatan dan Melebarkan Jalan   |   17:00 . Geliat Literasi di Kedai Kopi Second   |   16:00 . Periode Juli 2019, ini Jumlah Tenaga Kerja di Proyek JTB   |   15:00 . Anggaran BPPDGS untuk Madin Meningkat Capai Rp15,5 M   |   14:00 . Petani Tembakau Balenrejo Mulai Panen   |   10:00 . Bansos Lansia, 505 Diverifikasi, 179 Orang Sudah Cair   |   09:00 . Sakit dan Butuh Pengobatan, Satu Jemaah Haji Pulang Awal   |   08:00 . Benih Bibit Tembakau Rusak, Petani Tidak Dapat Bantuan   |   07:00 . Menyikapi Dilema Anak Multilingual   |  
Sat, 24 August 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Tuesday, 07 August 2018 15:00

Dinas Peternakan Bojonegoro Klaim Hewan Qurban Bebas dari Antraks

Dinas Peternakan Bojonegoro Klaim Hewan Qurban Bebas dari Antraks

Reporter : Muhammad Qomarudin

blokBojonegoro.com - Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakan) Kabupaten Bojonegoro memastikan hewan kurban di Kota Ledre bebas penyakit Antraks. Hal itu dinyatakan setelah sebelumnya mereka melakukan pengawasan terhadap hewan ternak yang berada Kabupaten Bojonegoro.

"Sekarang kita sudah bebas dari penyakit yang mempunyai nama 'Bacillus Anthraksis atau Radang Limpa dan juga penyakit mulut kuku ," ungkap Kepala Disnakan, Ardiyono Purwiyanto.

Ardiyono mengatakan, walaupun Kabupaten Bojonegoro sudah bebas dari Atraks, namun pihaknya akan terus melakukan pengawasan dengan memperketat daerah-daerah perbatasan, karena dirasa sebagai tempat keluar masuknya hewan ternak dari luar kota maupun sebaliknya.

Hal tersebut disebabkan lantaran sebelumnya penyakit anthrax pernah berkembang di beberapa daerah, termasuk di pulau Jawa. Namun pasca itu, penyakit Antraks hingga kini belum ditemukan lagi menyerang hewan ternak, khususnya sapi dan kambing. Walaupun demikian, Disnakan akan terus waspada dan memperketat hewan yang masuk maupun berada di Bojonegoro.

"Kalau untuk pengawasan berada di perbatasan Bojonegoro, seperti Kecamatan Padangan, Kecamatan Gondang, Kecamatan Baureno dan Kecamatan Kota," lanjutnya.

Selain itu, apabila sudah terlihat banyak hewan kurban yang beredar di Kabupaten Bojonegoro Disnakan akan menurunkan tim kesehatan hewan untuk melakukan inspeksi mendadak (sidak). Hal tersebut akan ditentukan titiknya baik dari perbatasan maupun tempat penjualan di bagian perkotaan.

"Kalau sidak sebelum Idhul Adha sudah menjadi rutinitas kita, untuk memberi kenyamanan kepada masyarakat. Selain itu kita juga aktif memeriksa ternak masyarakat saat terkena musibah atauoun bencana alam," tutup Ardiyono Purwiyanto.[din/ito]

Tag : disnakan, idul adha, qurban

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Wednesday, 07 August 2019 15:00

    26 Peserta UKW PWI Jatim Dinyatakan Kompeten

    26 Peserta UKW PWI Jatim Dinyatakan Kompeten Sebanyak 29 wartawan telah bekerja keras melewati Ujian Kompetensi Wartawan (UKW) angkatan ke-27 Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Timur, yang bekerjasama dengan SKK Migas dan KKKS. Selama dua hari 6-7...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Friday, 23 August 2019 14:00

    Petani Tembakau Balenrejo Mulai Panen

    Petani Tembakau Balenrejo Mulai Panen Musim ini para petani tembakau Desa Balenrejo, Kecamatan Balen, Kabupaten Bojonegoro tengah panen tembakau. Hanya sebagian petani yang menanam komoditas bahan utama rokok ini, alhasil harganya pun relatif mahal...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat