18:00 . Ali Fauzi: Terorisme Bukan Hanya Terlihat dari Penampilan Fisik   |   17:00 . Pohon yang Ditebang, Akan Diganti dengan Jenis ini   |   16:00 . KIA di Bojonegoro Masih Tercetak 40 Persen   |   15:00 . Sering Nonton Film Porno, Kakek di Sukosewu Cabuli Anak 8 Tahun   |   14:00 . Siswa SMPLB Putra Harapan Raih Juara Pertama di Peparpenas 2019   |   13:00 . Pentingnya 3 Pilar di Era 4.0   |   12:00 . Pemkab Bojonegoro Ajukan UMK 2020 Sebesar Rp 2.016.720   |   11:00 . Mendorong Generasi Muda Menjadi Energi Penggerak Bangsa   |   10:00 . Awal Pekan, Harga Logam Mulia Naik Rp 1.000 per Gram   |   09:00 . Instalasi Unik, Bikin Pengunjung Geleng-Geleng   |   08:00 . Diduga Akibat Bediang, Rumah di Ngrejeng Terbakar   |   07:00 . Susu dan Makanan yang Harus Dihindari Sebelum Berolahraga   |   18:00 . Pergantian Antar Waktu DKR Kecamatan Kanor Resmi Dilantik   |   17:00 . Layanan Solar di Jawa Timur, Pertamina Pastikan Tersedia   |   16:00 . Usaha Keras Potong Pohon yang Tua   |  
Mon, 18 November 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Wednesday, 08 August 2018 09:00

Target PAD Pajak Parkir Naik Sedikit, Juli Lampaui Target

Target PAD Pajak Parkir Naik Sedikit, Juli Lampaui Target

Reporter: M. Safuan

blokBojonegoro.com - Target pajak parkir yang dikelola oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, untuk menyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD), hingga bulan Juli tahun 2018 ini sudah melebihi target yang ditetapkan,  sebesar Rp140 juta.

Hal itu tentu tidak mengagetkan, lantaran target yang dipatok tidak terlalu tinggi dari target pada tahun 2017 yaitu sebesar Rp133 juta, dan bahkan realisasi pajak parkir tahun 2017 mencapai Rp300 juta.

"Pajak parkir hingga bulan Juli lalu Rp160 juta," kata Sekretaris Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Bojonegoro, Lasujono.

Lanjut dia, pajak parkir yang masuk PAD ada 45 titik yang tersebar di wilayah Bojonegoro, di antaranya supermarket besar seperti parkir KDS, Bravo, RSUD hingga tempat hiburan maupun restoran.

"Selain itu, parkir yang dikelola perorangan juga dikenai pajak seperti penitipan sepeda yang ada di sepanjang tanggul kelurahan Jetak, maupun yang berada di Stasiun Bojonegoro," terangnya kepada blokBojonegoro.com.

Pembayaran pajak parkir tersebut berdasarkan Peraturan Daerah (Perda) nomor 13 tahun 2011 yang isinya mengatur tentang penyelenggara parkir yang berada di luar bahu jalan dikenakan pajak bulanan, setoran pembayaran hasil parkir tersebut diambil dari 20 persen pendapatan parkir yang diperoleh penyedia parkir itu.

"Penyumbang pajak parkir yang paling banyak adalah RSUD yakni Rp3,5 juta dan supermarket KDS Rp2,5 juta setiap bulannya," katanya.

Saat ditanya terkait kenaikan target tahun 2018 ini yang tak begitu signifikan dari tahun 2017, Lasujono hanya mengatakan, target yang sudah diatur hanya segitu. Disamping itu Pemerintah Kabupaten (Pemkab) kesulitan melakukan sosialisasi kepada penyedia parkir perorangan.[saf/mu]

Tag : pad, pad parkir

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat