13:00 . Beri Manfaat, BBS Bantu Masyarakat di Lokasi Sumur Tua   |   12:00 . Lapas Bojonegoro Akui Kesulitan Pendataan e-KTP Warga Binaan   |   11:00 . Puluhan Warga Binaan Lapas Ikuti Perekaman KTP Elektronik   |   10:00 . Warga Binaan Lapas Ikuti Perekaman e-KTP   |   09:00 . Inilah Syarat Mengajukan Santunan Kematian   |   08:00 . Disosialisasikan, Program Santunan Kematian Diharapkan Tepat Sasaran   |   07:00 . Hal-hal yang Merusak Manfaat Berolahraga   |   06:00 . Janji Bupati Anna, Inilah Manfaat Kartu Pedagang Produktif   |   22:00 . Lagi-Lagi, Damkar Berantas Sarang Lebah yang Resahkan Warga   |   21:00 . Komisi A Ingatkan Netralitas Bawaslu dalam Penindakan Pelanggaran   |   20:00 . 15 Atlet Akan Perkuat Tim Basket Bojonegoro pada Porprov 2019   |   19:00 . IB Gratis Solusi Stabilkan Ketersedian Sapi   |   18:00 . Tim PPKD Diusulkan, SK Bupati Belum Turun   |   17:00 . Palang Pintu Rel Kereta Bisa Dibangun, Jika...   |   16:30 . Komisi A DPRD dan Bawaslu Diskusikan Tahapan Pemilu 2019   |  
Thu, 17 January 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Thursday, 09 August 2018 15:00

Jelang Idul Adha

Ratusan Sapi Siap Dijadikan Kurban

Kontributor - Maulina Alfiyana

blokBojonegoro.com - Jelang hari raya Idul Adha, banyak masyarakat yang berbondong-bondong mencari hewan kurban untuk siap di sembelih pada hari raya mendatang.

Di pasar sapi Kota Bojonegoro, menjadi tempat berkumpulnya para penjual dan pembeli sapi. Pasar yang buka hanya hari kamis ini mulai ramai di padati pembeli sapi sejak dari sebulan lalu. Pembelinya pun cukup ramai, mereka datang dan melihat langsung kualitas dari sapi itu sendiri.

"Setiap tahun menejelang hari raya Idul Adha, saya selalu patungan untuk berkurban sapi, dan saya selalu melihat kualitas lngsung dari sapi-sapi tersebut," terang Wardi, salah satu pembeli.

Tak tanggung-tanggung, dari penjualnya pun bukan hanya dari dalam kota, bahkan ada juga yang dari luar kota, Lamongan, Tuban dan Kediri.

Siswanto (24), pemuda asal lamongan ini salah satu dari sekian banyak penjual sapi di pasar sapi Kota Bojonegoro, Siswanto menggunakan truk untuk mengangkut sapi-sapi nya dari Lamongan menuju Bojonegoro.

"Harga dari sapi-sapi yang siap di sembelih cukup bervariasi, mulai dari Rp.18.000.000 sampai Rp.45.000.000 ,tergantung kualitas dari sapi itu sendiri," jelas Siswanto, Kamis (9/8/2018).

Siswanto sendiri mengaku bahwa, sudah cukup lama menggeluti usaha jual sapi, meskipun masih muda, keahlian Siswanto untuk menjual sapi-sapinya sudah tak perlu diragukan lagi.

"Jika sedang beruntung, saya bisa mendapatkan hingga ratusan juta. Namun kadang saya malah merugi, tidak balik modal biasanya, ya namanya juga berjualan pasti ada untung ruginya," imbuh pemuda asal Lamongan ini kepada blokBojonegoro.com [lin/ito]

Tag : pasar, sapi, bojonegoro

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Thursday, 03 January 2019 16:30

    Raker BMG 2019

    GM Bacakan SK, Inilah Leader Baru di Redaksi bB dan bT

    GM Bacakan SK, Inilah Leader Baru di Redaksi bB dan bT Dalam rangka menjalankan roda perusahaan di bawah naungan Blok Media Grup (BMG) dengan semangat mengawali tahun 2019 ini, ada penyegaran yang dilakukan pada anak-anak perusahaan BMG, termasuk dalam redaksi blokBojonegoro.com...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Wednesday, 24 October 2018 09:00

    LoKer dan Iklan Baris di bB

    Lebih Mudah dan Tepat untuk Promosi

    Lebih Mudah dan Tepat untuk Promosi Untuk mengakomodir permintaan dari masyarakat luas, terutama pembaca setia blokBojonegoro.com, redaksi menyediakan kanal khusus untuk informasi lowongan kerja (LoKer) dan iklan baris....

    read more