18:00 . 352.567 Rokok Ilegal Dimushakan   |   17:00 . DPMD Pastikan Seluruh Desa Sudah Terima Dana Oprasional Pilkades   |   16:00 . Persiapkan Kondisi Fisik, Tim Futsal Porprov Bojonegoro Check Up Kesehatan   |   15:00 . Tingginya Pengangguran Pencaker Kurang Manfaatkan Media Informasi   |   14:00 . Kurangi Penggangguran Pasca Kelulusan Sekolah, UPT BLK Gelar Job Market Fair 2019   |   13:00 . PU Fraksi DPRD Dijawab Pemkab   |   12:00 . Sejarah Pilkades dari Masa ke Masa   |   11:00 . Bea Cukai Bojonegoro Musnahkan 352.567 Batang Rokok   |   10:00 . Suporter Persibo Sambut Mantan Pemain Persipura di Juanda Surabaya   |   09:00 . Festival Tari Thengul Internasional, ini Rangkaian Acaranya...   |   08:00 . Juli, di Bojonegoro ada Acara Berskala Internasional   |   07:00 . 8 Cara Ciptakan Suasana Makan yang Menyenangkan untuk Anak   |   06:00 . Terima Kasih atas Dukungannya   |   23:00 . Intip Personil blokMedia Group   |   22:45 . Kue Ulang Tahun untuk Sang Bunda   |  
Tue, 25 June 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Friday, 10 August 2018 14:00

Penemuan Bayi di Warung Desa Banjarsari

Dinsos Serahkan Bayi ke UPT PPSAB Provinsi

Dinsos Serahkan Bayi ke UPT PPSAB Provinsi

Reporter: M. Safuan

blokBojonegoro.com - Bayi malang yang diduga ditinggalkan orang tuanya beberapa waktu lalu di sebuah warung yang berada di Desa Banjarsari Kecamatan Trucuk, Kabupaten Bojonegoro sempat membuat geger warga.

Jumat (10/8/2018), pihak Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Bojonegoro, menyerahkan bayi malang tersebut kepada UPT Perlindungan dan Pelayanan Sosial Anak Balita (PPSAB) Provinsi Jawa Timur.

Hal tersebut berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) nomor 54 tahun 2009, yang menyebutkan bahwa anak balita yang terlantar itu merupakan tanggung jawab negara, sehingga bayi yang ditemukan di Desa Banjarsai itu kini menjadi tanggung jawab pemerintah.

"Memang banyak yang akan mengadopsi balita itu, namun pengadopsi harus memenuhi beberapa persyaratan," ucap Kepala Dinsos Bojonegoro, Helmy Elisabeth.

Wanita yang akrab disapa Helmy itu mengungkapkan, selama ini bayi tersebut diasuh oleh warga desa setempat dan saat diserahkan kondisinya dalam keadaan sehat.

Terpisah, Kepala UPT PPSAB, Dinsos Provinsi Jatim, Dwi Antini mengungkapkan, penitipan anak terlantar yang ada di provinsi Jatim itu ada dua, yakni PPSAB Sidoarjo dan Yayasan Matahari Terbit. Dua lembaga ini sudah ditunjuk oleh pemerintah untuk menangani bayi yang telantar.

"Sedangkan untuk pengadopsian itu harus mememenuhi syarat yang cukup banyak, sedangkan untuk bayi adopsi sendiri minimal berusia 6 bulan," jelasnya kepada blokBojonegoro.com.

Tambah dia, saat proses adopsi itu juga harus ada tim dari beberapa instansi dan institusi terkait, guna menilai dan mempertimbangkan calon orang tau asuh.

"Minimal calon orang tua asuh itu sudah menikah selama lima tahun, dan belum mempunyai anak," tutup Dwi. [saf/mu]

Tag : dinsos, bayi, penemuan bayi

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Monday, 24 June 2019 13:00

    Komunitas KBM Gelar Halal Bihalal dan Kopdar

    Komunitas KBM Gelar Halal Bihalal dan Kopdar omunitas Kita Belajar Menulis (KBM) Bojonegoro menggelar halal bihalal sekaligus kopi darat keempat. Acara tersebut dilaksanakan di kediaman salah satu rumah Anggota KBM, Roni Hardiawan, di Dusun Bakalan, Kepohbaru Bojonegoro....

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat