10:00 . Rumah Kreatif Mojodeso Produksi Cat dari Limbah Banner dan Batik   |   09:00 . Ditetapkanya Syamsul Hadi, PMII Berharap Tak Berhenti di Kasus Inspektorat   |   08:00 . Dari Status Facebook Jadi Buku   |   07:00 . Membedakan Kekuatan dengan Bakat Diri   |   22:00 . HMP PPKn Adakan Seminar Bertema Payung Hukum Bagi Tenaga Didik   |   21:00 . Pemkab Bojonegoro Beri Santunan untuk yang Meninggal Dunia   |   20:00 . Ditetapkan Tersangka, Kepala Inspektorat Terancam Hukuman ini   |   19:00 . PEPC Setor Pajak Rp 8,08 Triliun   |   18:00 . Ditutup, 57 Pendaftar KPU Bojonegoro Siap Berkompetisi   |   17:00 . Guna Perkuat Data, Kejari Bojonegoro Juga Datangkan 7 Ahli   |   16:30 . 8 Hari Team IT Ario Sighat Selesaikan Rekapitulasi, ini Hasilnya...   |   16:00 . Jalan Rusak, Warga Peringatkan Pengguna Jalan dengan Banner   |   15:00 . Diperiksa 5 Jam, Kepala Inspektorat Langsung Ditahan   |   14:00 . Diduga Ada Pemilih Ganda, Demokrat Laporkan Dua TPS di Ngasem   |   12:00 . Rangkaian HUT BUMN, Pertamina Gelar Pasar Murah di Empat Lokasi   |  
Fri, 26 April 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Friday, 10 August 2018 07:00

Metode “ABCDEFG”, Cara Praktis Deteksi Dini Kecerdasan Anak

Metode “ABCDEFG”, Cara Praktis Deteksi Dini Kecerdasan Anak

Reporter: -

blokBojonegoro.com - Setiap orangtua pasti ingin mengetahui perkembangan kecerdasan anak. Informasi itu dianggap penting agar perkembangan anak dapat terkontrol dan jika tertinggal bisa segera dibenahi.

Namun tahukah Anda apa yang dimaksud dengan kecerdasan anak dan bagaimana mengukurnya?

Psikolog klinis Kasandra Putranto menggarisbawahi, kecerdasan tak bisa diukur dari satu sisi seperti IQ semata. Kecerdasan harus mencakup beberapa faktor seperti emosional dan sosial.

Memang, selama ini orang menganggap, untuk mengetahui perkembangan kecerdasan semacam itu perlu ke psikolog. Namun, belakangan, Kasandra membagikan sebuah metode praktis dan mudah yang bisa diterapkan oleh orangtua di rumah.

Dinamakan “ABCDEFG”, metode ini, kata Kasandra, berguna untuk memastikan anak Indonesia menjadi generasi tangguh dan bisa diharapkan di masa depan.

“Metode ini bisa sekaligus menjadi alat deteksi dini (kecerdasan) yang mudah bagi orangtua,” ungkap Kasandra dalam acara bersama Kalbe Group di Tangerang, Kamis (9/8/2018).

Metode ABCDEFG Metode ini cukup simpel, di mana masing-masing huruf merupakan singkatan dari satu kata yang memiliki makna.

A: Attitude dan Achievement

Menurut pendiri Kasandra & Associates itu, attitude dan achievement harus sudah dibiasakan kepada anak sejak kecil.

“Misalnya ada dua anak jatuh, lalu sama-sama luka. Anak satu diperlakukan orangtuanya ‘oh enggak apa-apa, bisa lari’, satu lagi justru sedih enggak berkesudahan,” kata Kasandra.

Nah orangtua mestinya mencontoh orangtua pertama, yang mendorong anak untuk tetap tegar dan tidak terlalu larut meratapi. Sementara soal achievement, kata Kasandra, bisa dilakukan dengan menghargai apa pun prestasi yang didapat anak.

B: Big brain

Kasandra mengungkapkan penting untuk memastikan bahwa orangtua memastikan otak anak mereka bertumbuh. Ini juga menjadi alasan mengapa dokter sering mengukur kepala bayi.

“Untuk memastikan, ibu perlu mengasup makan makanan bernutrisi sejak anak masih dalam kandungan, menyusui dan tumbuh serta kembang selanjutnya,” katanya. 

C: Care and love

Saat otak sudah besar, maka selanjutnya adalah mengisi. Sebab ukuran besar saja percuma jika tidak diisi. 

“Dia bisa karena biasa. Dia bisa cinta sesama karena merasa orangtuanya pun juga,” kata Kasandra.

“Kalau enggak ada perhatian sejak kecil, adanya cacian terus-menerus, ya sepanjang hidup anak akan merekam itu terus-menerus dan mencontoh hingga dewasa.”

D: Dancing and exercise

Baik menari atau pun latihan seperti olahraga seperti berenang, adalah aktivitas yang sangat penting karena merupakan kegiatan fisik. 

“Aktivitas fisik penting bagi anak untuk pertumbuhan dan perkembangan mereka,” ujar Kasandra. 

E: Eat healthy food and drink

Pastikan makan dan minuman yang diasup anak sehat. Dia menganjurkan untuk menghindari makanan mengandung msg hingga gula berlebih. 

F: Fun edutainment

Saat belajar, anak perlu sesuatu yang menyenangkan. Jika pola ajar yang diberikan penuh tekanan hingga kekerasan, alhasil anak tak akan bisa menangkap dengan baik.

G: Good quality of sleep

Penilaian terakhir adalah soal kualitas tidur. “Anak tak boleh kurang atau kelebihan tidur, karena bisa kurang baik bagi pertumbuhan dan perkembangan dia,” kata Kasandra. Cara perhitungan Setelah mengetahui komponen tersebut, coba lakukan penilaian dengan memberikan plus dan minus. Jika sudah dilakukan tambah nilai 1. Sebaliknya, jika belum tercapai, maka kurang satu. 

“Diharapkan hasil penilaiannya adalah plus. Sebab, kalau minus berarti harus kembali diperhatikan lebih ketat lagi,” kata Kasandra.

*Sumber: kompas.com

Tag : pendidikan, kesehatan

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Wednesday, 27 March 2019 21:00

    Petani di Balen Mulai Panen Kelengkeng

    Petani di Balen Mulai Panen Kelengkeng Seorang petani di Desa Kedungdowo, Kecamatan Balen, Abdul Mukarom merasa senang karena pohon Lengkeng yang ia tanam dua tahun yang lalu sekarang ini buahnya sudah bisa dinikmati. Setelah empat pohon...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 16 April 2019 09:00

    Hilang STNK NoPol S-3761-DJ

    Hilang STNK NoPol S-3761-DJ Telah hilang Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK): No.Pol: S-3761-DJ Merk/Type: HONDA Warna: Hitam Tahaun pembuatan: 2012 Nomor Rangka: MH1JB8110CK809201 Nomor Mesin: JB81E1806215 Atas Nama: DASINAH Alamat: Dusun Kawis RT.01/RW.02 Desa Geger Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur....

    read more