08:00 . Covid-19 Berbahaya, Pencegahan denan Vaksin dan 3M   |   07:00 . Hindari, 14 Kebiasaan yang Tak Disadari Bisa Menghambat Karier   |   06:30 . Angka Penambahan Kasus Positif Covid-19 Tembus 8.000   |   06:00 . Kembali Longsor, Jembatan Glendeng Ditutup Total   |   05:00 . 7 Pasien Sembuh, 7 Tambahan Kasus di Bojonegoro   |   04:00 . Angin Kencang, 3 Pohon Tumbang   |   00:00 . Jembatan Ambruk Diterjang Banjir   |   23:00 . Dukung Anak Belajar dari Rumah saat Pandemi   |   22:00 . Peduli di Masa Pandemi Covid-19, Disabilitas di Bojonegoro Bagikan Ribuan Masker   |   21:00 . Datangi Kejari di Pantura, Kajati Jatim Sebut Banyak Inovasi Kejari Bojonegoro   |   20:30 . Waspada Efek Jangka Panjang Covid-19   |   20:00 . Dishub Bojonegoro Himbau Masyarakat Gunakan Jalur Alternatif Menuju Tuban   |   19:00 . Jembatan Glendeng Penghubung Bojonegoro-Tuban Kembali Ditutup Total   |   18:30 . Gejala Covid-19 Pada Lansia   |   18:00 . Dinsos Bojonegoro Rakor Terkait Evaluasi PKH 2020 dan Rencana PKH 2021   |  
Fri, 04 December 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Saturday, 11 August 2018 19:00

Puluhan Siswa MIN Kepatihan Diduga Keracunan

Korban Keracunan Sudah Membaik dan Ikut Latihan Pramuka

Korban Keracunan Sudah Membaik dan Ikut Latihan Pramuka

Repoter : M Safuan

blokBojonegoro.com - Seluruh siswa Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) Kepatihan yang diduga keracunan minuman teh dan sempat mendapat perawatan lanjutan di Rumah Sakit, kini seluruh sudah baik dan diperbolehkan pulang. Bahkan Sabtu (11/8/2018) sore siswa yang sempat mendapat perawatan di RS sudah ikut kegiatan pramuka.

"Saat ini 25 siswa, yang mendapat perawatan di RS kondisinya sudah membaik dan sore tadi ikut kegiatan Pramuka," kata Kepala Madrasah Ibditidaiyah Negeri (MIN) Kepatihan, Ali Mujahidin

Adanya kejadian itu, pihak madrasah akan lebih selektif mengawasi jajanan maupun minuman yang dijual di lingkungan madrasah guna mengantisipasi kejadian ini agar tak terjadi kembali. Pihak madrasah setiap 6 bulan selalu rutin menguji ke laboratorium semua jajanan yang dijual dijual di lingkungan madrasah.

"Pedagang yang ingin jualan di lingkungan madrasah juga ada MOU-nya," cakap pria yang biasa disapa Ali.

Lanjut Ali, sedangkan untuk penjual teh itu juga ada MOU nya, dan pedangang teh tersebut berdagang di MIN kepatihan sejak bulan April lalu. Dengan kejadian itu, pihak MIN Kepatihan untuk sementara pedagang teh itu tidak diperkenankan menjual teh di lingkungan madrasah, selain itu pihak sekolah juga masih menunggu hasil uji laboratorium. Hal itu diambil guna menjaga agar kejadian itu tidak terulang kembali.

"Kasus ini sudah ditangani oleh petugas kepolisian," bebernya

Seperti diberitakan sebelumnya, Puluhan siswa MIN kepatihan diduga mengalami mual dan muntah usai meminum teh yang dibelinya di lingkumgan Madrasah, hal itu diduga siswa tersebut mengalami keracunan dan harus di bawa ke RS untuk mendapat perawatan.[saf/ito]

Tag : kercanunan, teh


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Sunday, 29 November 2020 00:00

    Selamat Jalan Mas Safuan

    Selamat Jalan Mas Safuan Innalillahi wainna ilaihi roojiuun. Reporter blokBojonegoro.com, Mochamad Safuan meninggal dunia, Sabtu (28/11/2020) petang....

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat