07:00 . Tips Berpakaian di Cuaca Panas Untuk Hijaber   |   21:00 . Cak Nun Jawab Gamblang Semua Pertanyaan   |   20:00 . Ratusan Sapi Produktif Dipamerkan, Yuk Lihat   |   19:00 . Sinau Bareng Cak Nun   |   18:00 . Ingin Turut Kembangkan Ekonomi Syariah   |   17:00 . Datangi DPRD, PPPK Diknas Bojonegoro Minta Kejelasan   |   16:00 . Bupati Ajak Tingkatkan Protein Hewani dengan Minum Susu   |   15:00 . Menjadi Guru PAI, Bagi Irma Lutfiana adalah Tanggungan Moral Anak   |   14:00 . Inilah Juara Lomba Sapi Betina Produktif dan Gelar Panen Pedet 2019   |   13:00 . Bupati Targetkan Bojonegoro Bisa Duduki Nomor Dua Populasi Sapi Se-Jatim   |   12:00 . Bupati Melihat Sapi yang Mendapat Juara   |   11:00 . Tingkatkan Populasi Ternak dengan Lomba Sapi Betina Produktif   |   10:00 . Berkah Energi Pertamina, Inilah Lima Pemenangnya   |   09:00 . Petani Kedungadem Gotong Royong Melebarkan JUT   |   08:00 . 2 Ekor Sapi Tepanggang Saat Kebakaran di Desa Karangsono   |  
Thu, 17 October 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Monday, 13 August 2018 16:00

Rujak Kemecer dan Sambal Pindang, Woww... Nyami

Rujak Kemecer dan Sambal Pindang, Woww... Nyami

Kontributor: Maulina Alfiyana

blokBojoengoro.com – Banyak pilihan kuliner yang bisa dinikmati masyarakat Kota Bojonegoro dan sekitarnya. Kali ini, rujak kemecer dan sambal pindang hasil olahan Bunda Widya bisa menambah selera makan di waktu malas memasak.

Baru seminggu ini, kuliner dengan label BW itu begitu laris manis. Untuk harga tidak perlu khawatir kemahalan, untuk satu cup/tempat dari plastik, rujak kemecer dihargai Rp10.000. Sedangkan sambal pindang dengan ukuran sama seharga Rp20.000.

Begitu larisnya orang memesan, dalam sehari minimal 50 cup untuk masing-masing jenis produk terjual. “Kalau sudah sore pasti telah habis,” kata Yulis Widyawati (48) kepada blokBojonegoro.com.

Perempuan yang juga Ketua Paguyuban Kange Yune Bojonegoro (PKYB) tersebut menjelaskan, untuk bahan rujak kemecer yakni mangga, belimbing, nanas, timun dan bengkuang. “Semuanya dalam keadaan segar, sehingga banyak yang suka,” tegasnya.

Menurutnya, hobi masak yang selama ini dilakukan ternyata menghasilkan. Dari coba-coba itu akhirnya banyak yang mesan dan berminat. Sejauh ini, ia hanya menjual dari mulut ke mulut atau getok tular, memanfaatkan media soosial dan tidak delevery order (DO).

“Masyarakat bisa pesan lewat @wirawiribojonegoro, bleber Bojonegoro, atau bisa datang langsung ke tempat produksi dengan menghubungi +6285234744744,” jelas Bunda Widya.

Bahkan ia juga berpesan, jika untuk membuat wisata sebenarnya tidak perlu berangan-angan tinggi, namun cukup menyediakan aneka kuliner berkualitas pasti akan banyak yang datang. Sebab, semua oranh butuh makan dan minum. [lin/lis]

 

Tag : KULINER, rujak

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Wednesday, 16 October 2019 09:00

    Petani Kedungadem Gotong Royong Melebarkan JUT

    Petani Kedungadem Gotong Royong Melebarkan JUT Untuk melancarkan mobilitas petani khususnya saat membawa benih, pupuk, dan hasil pertanian, Dinas Pertanian Bojonegoro membantu jalan usaha tani (JUT) kepada kelompok tani Tani Makmur I, Dukuh Mulung, Desa Ngrandu,...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat