09:00 . Perkuat BUMDes Agrobis dan Pariwisata   |   08:00 . DCT, Calon Belum Boleh Kampanye   |   07:00 . Cepat Bangkit dari Patah Hati dengan Mengingat Kenangan Pahit   |   06:00 . Rupiah Melemah, Harga Kain Melonjak   |   22:00 . Kerjasama dengan Jepang, Akes Rajekwesi Buka Kelas Internasional   |   21:00 . Les LaSiNase, Belajar Sesuai Minat Anak   |   20:00 . Pengendara Keluhkan Banyak Mobil Parkir di Jalan Panglima Polim   |   19:00 . Kemenag Mutasi dan Lantik 26 Kepala KUA Bojonegoro Baru.   |   18:30 . Berikut Informasi tentang Rincian Formasi CPNS 2018   |   18:00 . Anna-Wawan Fokus Benahi 61% Infrastruktur Rusak   |   15:00 . Jelang Pelantikan, Anna-Wawan Foto Kedinasan   |   14:00 . Siswa Semangat Lestarikan Lomba Olahraga Tradisional   |   13:00 . Retak, Jalan Depan Pasar Pungpungan Membahayakan Pengendara   |   12:45 . Dagongan..! Ayo Semangat   |   12:30 . Adu Cepat di Permainan Egrang   |  
Thu, 20 September 2018
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Monday, 13 August 2018 16:00

Rujak Kemecer dan Sambal Pindang, Woww... Nyami

Rujak Kemecer dan Sambal Pindang, Woww... Nyami

Kontributor: Maulina Alfiyana

blokBojoengoro.com – Banyak pilihan kuliner yang bisa dinikmati masyarakat Kota Bojonegoro dan sekitarnya. Kali ini, rujak kemecer dan sambal pindang hasil olahan Bunda Widya bisa menambah selera makan di waktu malas memasak.

Baru seminggu ini, kuliner dengan label BW itu begitu laris manis. Untuk harga tidak perlu khawatir kemahalan, untuk satu cup/tempat dari plastik, rujak kemecer dihargai Rp10.000. Sedangkan sambal pindang dengan ukuran sama seharga Rp20.000.

Begitu larisnya orang memesan, dalam sehari minimal 50 cup untuk masing-masing jenis produk terjual. “Kalau sudah sore pasti telah habis,” kata Yulis Widyawati (48) kepada blokBojonegoro.com.

Perempuan yang juga Ketua Paguyuban Kange Yune Bojonegoro (PKYB) tersebut menjelaskan, untuk bahan rujak kemecer yakni mangga, belimbing, nanas, timun dan bengkuang. “Semuanya dalam keadaan segar, sehingga banyak yang suka,” tegasnya.

Menurutnya, hobi masak yang selama ini dilakukan ternyata menghasilkan. Dari coba-coba itu akhirnya banyak yang mesan dan berminat. Sejauh ini, ia hanya menjual dari mulut ke mulut atau getok tular, memanfaatkan media soosial dan tidak delevery order (DO).

“Masyarakat bisa pesan lewat @wirawiribojonegoro, bleber Bojonegoro, atau bisa datang langsung ke tempat produksi dengan menghubungi +6285234744744,” jelas Bunda Widya.

Bahkan ia juga berpesan, jika untuk membuat wisata sebenarnya tidak perlu berangan-angan tinggi, namun cukup menyediakan aneka kuliner berkualitas pasti akan banyak yang datang. Sebab, semua oranh butuh makan dan minum. [lin/lis]

 

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.


You need to sign in or register for this service



Video bB

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Tabloid bB