21:00 . Ketua FTBM Harap Pemkab Adakan Festival Hari Membaca   |   20:00 . Masih Lesu, Budaya Literasi di Bojonegoro Harus Digalakkan   |   19:00 . VIRAL..! PENTOL WAYAHE WAYAHE SAAT PEMILU   |   18:00 . Kampung Dekat Kali Brantas ini Menjadi Lebih Indah   |   17:00 . Kembangkan Pertanian Bojonegoro, Hara Gandeng Ponpes   |   16:00 . SKK MIGAS Jabanusa Gelar Forum Operasi 2019 Road to Giant Discovery   |   15:00 . AJI Bojonegoro Gelar Seminar Publik SJSN   |   14:00 . Zona Tengah Dominasi Kejahatan Hutan di Bojonegoro   |   13:00 . Kalianyar Ikut Lomba Desa Berseri Tingkat Provinsi   |   12:00 . KPUK: Baru 5 Kecamatan Setor Hasil Rekapitulasi   |   11:00 . Diduga Kelelahan, Anggota KPPS Meninggal, Satu Dirawat   |   09:00 . Ancaman Pemilu, Kecurangan dan Hoax   |   08:00 . Golkar Berharap 7 Kursi Bisa Dipertahankan   |   06:00 . Amankan Rekapitulasi Suara, Banser Jaga 17 Jam Sehari   |   21:00 . Kepala SKK Migas Jabanusa Buka Lokakarya Media   |  
Wed, 24 April 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Monday, 13 August 2018 16:00

Rujak Kemecer dan Sambal Pindang, Woww... Nyami

Rujak Kemecer dan Sambal Pindang, Woww... Nyami

Kontributor: Maulina Alfiyana

blokBojoengoro.com – Banyak pilihan kuliner yang bisa dinikmati masyarakat Kota Bojonegoro dan sekitarnya. Kali ini, rujak kemecer dan sambal pindang hasil olahan Bunda Widya bisa menambah selera makan di waktu malas memasak.

Baru seminggu ini, kuliner dengan label BW itu begitu laris manis. Untuk harga tidak perlu khawatir kemahalan, untuk satu cup/tempat dari plastik, rujak kemecer dihargai Rp10.000. Sedangkan sambal pindang dengan ukuran sama seharga Rp20.000.

Begitu larisnya orang memesan, dalam sehari minimal 50 cup untuk masing-masing jenis produk terjual. “Kalau sudah sore pasti telah habis,” kata Yulis Widyawati (48) kepada blokBojonegoro.com.

Perempuan yang juga Ketua Paguyuban Kange Yune Bojonegoro (PKYB) tersebut menjelaskan, untuk bahan rujak kemecer yakni mangga, belimbing, nanas, timun dan bengkuang. “Semuanya dalam keadaan segar, sehingga banyak yang suka,” tegasnya.

Menurutnya, hobi masak yang selama ini dilakukan ternyata menghasilkan. Dari coba-coba itu akhirnya banyak yang mesan dan berminat. Sejauh ini, ia hanya menjual dari mulut ke mulut atau getok tular, memanfaatkan media soosial dan tidak delevery order (DO).

“Masyarakat bisa pesan lewat @wirawiribojonegoro, bleber Bojonegoro, atau bisa datang langsung ke tempat produksi dengan menghubungi +6285234744744,” jelas Bunda Widya.

Bahkan ia juga berpesan, jika untuk membuat wisata sebenarnya tidak perlu berangan-angan tinggi, namun cukup menyediakan aneka kuliner berkualitas pasti akan banyak yang datang. Sebab, semua oranh butuh makan dan minum. [lin/lis]

 

Tag : KULINER, rujak

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Wednesday, 27 March 2019 21:00

    Petani di Balen Mulai Panen Kelengkeng

    Petani di Balen Mulai Panen Kelengkeng Seorang petani di Desa Kedungdowo, Kecamatan Balen, Abdul Mukarom merasa senang karena pohon Lengkeng yang ia tanam dua tahun yang lalu sekarang ini buahnya sudah bisa dinikmati. Setelah empat pohon...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 16 April 2019 09:00

    Hilang STNK NoPol S-3761-DJ

    Hilang STNK NoPol S-3761-DJ Telah hilang Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK): No.Pol: S-3761-DJ Merk/Type: HONDA Warna: Hitam Tahaun pembuatan: 2012 Nomor Rangka: MH1JB8110CK809201 Nomor Mesin: JB81E1806215 Atas Nama: DASINAH Alamat: Dusun Kawis RT.01/RW.02 Desa Geger Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur....

    read more