21:00 . Total, 91 Orang Tekonfirmasi Positif di Bojonegoro   |   17:00 . Ini Alasan KSBB Difokuskan di Daerah Perbatasan   |   16:00 . Bupati Resmi Buka Karya Bakti Skala Besar Tahun 2020   |   15:00 . DPRD : Pemenuhan Hak Disabilitas Perlu Diperhatikan   |   14:00 . Antisipasi Kekeringan, BPBD Mulai Petakan Wilayah Rawan Kekeringan   |   13:00 . Hedonisme dan Pertaruhan Kredibilitas KPK   |   12:00 . 3 Hari, 613 Calon Mahasiswa Rapid Tes di Labkesda Bojonegoro   |   11:00 . Sebelum Operasi Sikat Semeru 2020, ini yang Dilakukan Polres Bojonegoro   |   10:00 . RUU PKS Ditarik dari Prolegnas, Kopri Bojonegoro Kecewa Kepada DPR   |   09:00 . Asti Pelihara Belasan Kucing Ras dan Kampung   |   08:00 . Haji Ditunda, 9 Jamaah Haji Ajukan Pembatalan Pelunasan BPIH 2020   |   22:30 . 2 Hari Stagnan Tak Ada Tambah Sembuh dan Positif Covid-19   |   16:00 . Total Hadiah Tabungan Jutaan Rupiah, ini Rincian untuk Lomba Foto   |   15:00 . Inilah Jadwal Pelayanan Donor Darah PMI Bojonegoro Juli 2020   |   14:00 . Hari Bhayangkara ke 74, PPA dan PDKB Kanor Gelar Bakti Sosial   |  
Tue, 07 July 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Tuesday, 14 August 2018 16:00

Pupuk di Gayam Melimpah Saat Kemarau

Pupuk di Gayam Melimpah Saat Kemarau

Kontributor : Abdul Rokhim

blokBojonegoro.com -  Pupuk merupakan salah satu kebutuhan pokok petani untuk kesuburan tanaman, pupuk kimia masih menjadi pilihan utama para petani, sehingga ketersediaan pupuk sepatutnya mencukupi kebutuhan petani.

Salah satu Desa wilayah barat Bojonegoro yaitu Desa/Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro adalah contoh yang sudah tergantung dengan pupuk kimia dan selalu kesulitan saat musim tanam.

"Saat musim kemarau pupuk melimpah namun saat musim penghujan yaitu saat musim tanam padi pupuk sangat langka," ungkap Madi ( 67 ) petani setempat.

Menurutnya, kebutuhan pupuk di desa setempat memuncak pada saat musim penghujan, karena lahan pertanian mereka adalah tadah hujan, sehingga mau tidak mau disitulah semua berbondong-untuk membelinya.

"Sawah kami hanya sawah tadah hujan, mankanya kami membeli pupuk berbarengan saat tanam," tambah Madi kepada blokBojonegoro.com

Salah satu kios resmi pupuk bersubsidi di desa setempat juga membenarkan akan hal tersebut. Petani jarang ada yang membeli pupuk saat ini, tidak seperti saat musim tanam. Namun hal tersebut di siasati dengan membuat catatan jatah yang harus diperoleh tiap KK, hal tersebut untuk mengantisipasi kelangkaan saat musim tanam nanti dan juga dapat merata pembagiannya.

"Petani sebagian belum membeli jatah mereka, namun di sini kami ada catatan jumlah pupuk subsidi yang harus di peroleh tiap-tiap KK," ujar pemilik kios, Sucipto [kim/ito]

Tag : pupuk, gayam


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Tuesday, 16 June 2020 19:00

    Dampingi Petani, Disperta Bojonegoro Adakan SL-PTT Tembakau

    Dampingi Petani, Disperta Bojonegoro Adakan SL-PTT Tembakau Guna meningkatkan SDM petani, khususnya petani tembakau, Dinas Pertanian Kabupaten Bojonegoro mengadakan Sekolah Lapang Pengelolaan Tanaman Terpadu (SL-PTT) tembakau di kelompok tani Sumber Rejeki, Desa Bulu, Kecamatan Sugihwaras, Kabupaten Bojonegoro,...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat