09:00 . Curva Nord Bakal Berikan Teror dan Koreografi Kejutan   |   08:00 . Tandon Air, Solusi Petani Mayangkawis Bercocok Tanam di Musim Kemarau   |   07:00 . Tak Usah Isap dan Ikat Luka Gigitan Ular, Lakukan Ini Saja!   |   06:00 . Raker IKAMI Attanwir untuk Kebesaran Pondok   |   19:00 . Kwartir Ranting Sumberrejo Kembali Gelar Jambore Tingkat Penggalang   |   18:00 . Membanggakan, Produk Kripik Singkong Bojonegoro Expor ke Cina   |   18:00 . Rekind Akan Memberikan Penguat pada 5 Jembatan dan Melebarkan Jalan   |   17:00 . Geliat Literasi di Kedai Kopi Second   |   16:00 . Periode Juli 2019, ini Jumlah Tenaga Kerja di Proyek JTB   |   15:00 . Anggaran BPPDGS untuk Madin Meningkat Capai Rp15,5 M   |   14:00 . Petani Tembakau Balenrejo Mulai Panen   |   10:00 . Bansos Lansia, 505 Diverifikasi, 179 Orang Sudah Cair   |   09:00 . Sakit dan Butuh Pengobatan, Satu Jemaah Haji Pulang Awal   |   08:00 . Benih Bibit Tembakau Rusak, Petani Tidak Dapat Bantuan   |   07:00 . Menyikapi Dilema Anak Multilingual   |  
Sat, 24 August 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Wednesday, 15 August 2018 06:00

Desa Kalianyar Rencanakan Pembangunan IPAL

Desa Kalianyar Rencanakan Pembangunan IPAL

Pengirim: Ika Farihatunnisa' R.*

blokBojonegoro.com - Desa Kalianyar, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro terus berbenah. Setelah tahun lalu masuk di Gerakan Bojonegoro Bersinar (GBB) dan tahun ini Desa Berseri tingkat Pratama di provinsi, untuk menambah penataan lingkungan menjadi lebih baik lagi, di desa ini merencanakan pembangunan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL).

Pada sosialisasi IPAL yang dilaksanakan Selasa (14/8/2018) malam, yang dihadiri Babhinkamtibmas, BPD, Ketua RT, tokoh agama dan masyarakat serta petani, Kepala Desa (Kades) Kalianyar, Ibnu Ismail menyampaikan, pentingnya adanya IPAL demi terciptanya kebersihan dan kesehatan lingkungan.

"Saat ini, masih banyak air limbah rumah tangga yang mengalir ke kali, atau mampat di saluran pembuangan di sekitar rumah. Selain tak sedap dipandang juga bisa menjadi sumber penyakit," ujar Kades.

Dengan adanya pembangunan IPAL ini nantinya, diharapkan lingkungan menjadi lebih bersih dan sehat, serta air limbah yang sudah diolah bisa memiliki daya guna yang lebih baik untuk lingkungan.

Sementara itu, aktivis lingkungan dan ahli IPAL, Solikin menjelaskan, air limbah rumah tangga, baik dari dapur, cucian maupun kotoran manusia dapat mencemari lingkungan dan merusak unsur dalam tanah, salah satu contohnya adalah tidak ada cacing di sekitar air limbah itu.

"Beruntung jika sudah memakai air PAM. Bahanya, jika memakai dan mengkonsumsi air dari tanah yang ada di sekitar air limbah. Sama halnya mengkonsumsi penyakit," papar Solikin.

Untuk pembangunan IPAL di Bojonegoro, sudah dilakukan di Desa Sukorejo dan Kelurahan Ledokkulon, Kecamatan Kota Bojonegoro. Instalasinya, dari saluran pembuangan air dan septicktank  di setiap rumah, langsung disambung menuju ke tempat penampungan.

Di tempat penampungan, air limbah itu diolah. Sehingga air yang keluar dari pengolahan menjadi layak dan aman untuk lingkungan, namun bukan untuk dikonsumi.

"Outputnya, air bisa digunakan untuk mengembalikan unsur tanah yang selama ini sudah tergantung dengan pupuk kimia. Sedangkan jika ada ampas, bisa digunakan untuk media tanam," imbuh Solikin.

Diharapkan, dengan adanya IPAL, bisa menangani masalah pencemaran lingkungan akibat air limbah dari rumah tangga. [ito]

*Pengirim adalah Sekretaris Desa Kalianyar, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro

Tag : ipal, kalianyar, kapas, bojonegoro

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Wednesday, 07 August 2019 15:00

    26 Peserta UKW PWI Jatim Dinyatakan Kompeten

    26 Peserta UKW PWI Jatim Dinyatakan Kompeten Sebanyak 29 wartawan telah bekerja keras melewati Ujian Kompetensi Wartawan (UKW) angkatan ke-27 Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Timur, yang bekerjasama dengan SKK Migas dan KKKS. Selama dua hari 6-7...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Friday, 23 August 2019 14:00

    Petani Tembakau Balenrejo Mulai Panen

    Petani Tembakau Balenrejo Mulai Panen Musim ini para petani tembakau Desa Balenrejo, Kecamatan Balen, Kabupaten Bojonegoro tengah panen tembakau. Hanya sebagian petani yang menanam komoditas bahan utama rokok ini, alhasil harganya pun relatif mahal...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat