09:00 . Daftar Kapolsek yang Dimutasi   |   07:00 . Rambut Rontok Secara Tiba-tiba, Waspada Penyakit Autoimun Alopecia Areata   |   05:00 . 8 Pasien Sembuh, 7 Tambahan Kasus Baru di Bojonegoro   |   18:00 . Pemkab Bojonegoro Adakan Musrenbang Khusus Perempuan   |   17:00 . Peduli Covid-19 dan Bencana Alam, Gerindra Bagikan Sembako   |   16:00 . Jajaran OPD Hingga Dandim 0813 Hadiri Pengukuhan dan Rakor MUI   |   15:00 . Kuota Belajar Berlanjut, Dana BOS Majemuk Lebih Afirmatif   |   14:00 . Pemerintah Desa Rencanakan Pembangunan Pasar Kepohbaru   |   13:00 . Muscab, Anna Mu'awanah Terpilih Jadi Ketua DPC PKB Bojonegoro   |   12:00 . Pengukuhan dan Rakor, MUI Pelayan Umat dan Mitra Pemerintah   |   10:00 . DPC PKB Bojonegoro Gelar Muscab Virtual, Dibuka Gus Ami   |   09:00 . Tim Pakar Satgas Beri Penjelasan Tentang Mutasi Virus Covid-19   |   08:00 . Kesembuhan COVID-19 Meningkat Lagi Menjadi 1.189.510 Orang   |   07:00 . WHO Berharap Negara Tak Kendor Perangi Covid-19   |   05:00 . 8 Sembuh, 8 Kasus Baru dan 1 Meninggal Dunia   |  
Mon, 08 March 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Duh...! Ternyata Masih Ada Polisi Tak Lengkapi Surat Kendaraan

blokbojonegoro.com | Wednesday, 15 August 2018 17:00

Duh...! Ternyata Masih Ada Polisi Tak Lengkapi Surat Kendaraan

Reporter: Parto Sasmito

blokBojonegoro.com - Meskipun menjadi anggota polisi, belum tentu lengkap surat kendaraannya. Seperti yang ditemukan Polres Bojonegoro saat Propam Polres Bojonegoro mengadakan pemeriksaan kelengkapan anggota dan tes urine di halaman Mapolres setempat, Rabu (15/8/2018) secara mendadak.

Pasalnya dari kegiatan tersebut ditemukan anggota Polri kelengkapan suratnya tidak berlaku. Dalam pemeriksaan mendadak yang dilakukan Propam Polres Bojonegoro, tidak hanya anggota saja tetapi ASN (Aparatur Sipil Negera) Polri. Untuk pemeriksaan kelengkapan anggota di antaranya seluruh surat kelengkapan berkendara, surat kelengkapan pribadi, dan kesesuaian sikap tampang anggota Polri.

Sedangkan, untuk pemeriksaan urine bertujuan untuk mencegah anggota dan ASN Polri ikut dalam penyalahgunaan Narkotika. "Tujuannya dilakukan pemeriksaan secara mendadak terhadap anggota Polres Bojonegoro, agar para anggota taat terhadap aturan yang mengikat sebagai anggota Polri," kata Kapolres Bojonegoro, AKBP Ary Fadli.

Selain itu dengan dilaksanakan secara mendadak juga anggota tidak ada yang dapat mencari alasan sekaligus menghindar dari pemeriksaan. "Dengan diadakannya pemeriksaan mendadak dan berkala, diharapkan anggota tetap taat terhadap aturan yang mengikat sebagai anggota Polri," terang Kapolres Ary.

Namun Kapolres tercengang, sebab dari hasil pemeriksaan kelengkapan anggota, didapati seorang ASN Polri memiliki SIM yang habis masa berlakunya. Bahkan, seorang anggota Polri tidak memiliki SIM, dua orang anggota Polri memiliki STNK sepeda motor yang habis masa berlakunya dan seorang anggota Polri memiliki jenggotnya panjang hal tersebut tidak tidak sesuai dengan sikap tampang sebagai anggota Polri.

Sementara itu, dari hasil pemeriksaan urine tidak didapati anggota yang terindikasi penyalahgunaan dan mengkonsumsi narkotika. "Karena hanya melanggar administrasi, kami hanya memberikan tindakan dengan tindakan disiplin dan wajib mengurus surat kelengkapan berkendara," pungkas Kapolres. [ito/lis]

Tag : polisi, pelanggaran


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat