07:00 . Meski Boleh, Remaja Sebaiknya Tidak Terlalu Banyak Konsumsi Kafein!   |   21:00 . Safari Ramadhan Ke-6, Bupati Himbau Lebaran ini Agar Tidak Mudik Dahulu   |   20:00 . Proyek Gas JTB Diandalkan Penuhi Kebutuhan Gas Jatim   |   19:00 . Di Masa Pandemi, PEPC Tetap Berkontribusi Besar Pada Pajak Negeri   |   18:00 . Panen Kayu Putih di Wilayah Selatan Bojonegoro   |   17:00 . Penjual Nasi Kotak Dapatkan Pelanggan Banyak Saat Bulan Ramadan   |   16:00 . Permudah Masyarakat Mencari Kerja di Website Disperinaker   |   15:00 . UNUGIRI Langsungkan Pelantikan Ormawa Secara Online   |   14:00 . Disnakkan Pantau Stok Dan Harga Komoditas Peternakan   |   12:00 . Perusahaan Tempat Kerja Mangkir Bayar THR? Laporkan ke Sini   |   10:00 . Pemkab Bojonegoro Tindaklanjuti Inpres Optimalisasi Pelaksanaan Program Jamsostek   |   09:00 . Tak Boleh Mudik, Layanan KAI Dibatasi Hingga 5 Mei   |   08:00 . Meriah, Yayasan Bina Mulia Gelar Lomba se-Karisedanan   |   07:00 . Hati-hati, Jam Kerja Tak Teratur Bisa Tingkatkan Risiko Masalah Jantung!   |   20:00 . Hari Kartini, Polwan Polres Bagi Masker dan Imbauan Larangan Mudik   |  
Fri, 23 April 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Tidur Cukup Solusi Atasi Rasa Sepi

blokbojonegoro.com | Wednesday, 15 August 2018 07:00

Tidur Cukup Solusi Atasi Rasa Sepi

Reporter: -

blokBojonegoro.com - Tidur yang cukup adalah kunci bagi kesehatan fisik dan mental yang baik.

Lebih jauh lagi, sebuah riset terbaru membuktikan, tidur yang cukup juga penting untuk kehidupan sosial.

Sebuah riset yang dilakukan peneliti dari University of California, Berkeley mengungkap kesimpulan itu, seperti dilansir laman the Independent.

Disimpulkan, orang yang kurang tidur cenderung merasa kesepian, dan kurang mampu berinteraksi dengan orang lain.

Hasil riset yang dipublikasikan dalam the Journal Nature nature ini juga mengungkapkan, mereka yang tak cukup tidur mungkin juga terlihat kurang menarik secara sosial bagi orang lain.

Inilah yang semakin memperburuk perasaaan isolasi sosial yang ada.

"Kami manusia adalah makhluk sosial. Namun kurang tidur dapat mengubah kita menjadi makhluk anti sosial," kata Matthew Walker, salah satu periset dalam penelitian ini.

Menurut dia, semakin sedikit tidur yang kita dapatkan, semakin sedikit keinginan kita untuk melakukan interaksi sosial.

Pada gilirannya, orang lain menganggap kita orang yang tak menarik secara sosial yang semakin memperburuk isolasi sosial.

Walker menambahkan, rutinitas ini dapat berkembang menjadi "lingkaran setan" yang dapat menciptakan dan memperburuk perasaan kesepian.

Kesepian telah menjadi epidemi yang memberi dampak buruk bagi kesehatan fisik dan mental.

Selain penyalahgunaan alkohol dan narkoba, kesepian telah dikaitkan dengan gangguan makan, depresi, dan kematian dini.

"Ini mungkin bukan kebetulan beberapa dekade terakhir terjadi peningkatan dalam kesepian dan penurunan dramatis dalam durasi tidur," kata Eti Ben Simon, selaku pemimpin riset.

Menurut Walker, tubuh tak dirancang untuk mendukung kondisi secara biologis untuk mengatasi penyakit, seperti kelaparan.

Inilah yang menyebabkan kurang tidur sangat mempengaruhi kondisi kesehatan fisik dan mental.

Dalam riset ini, periset juga menemukan efek buruk dari kurang tidur bahkan terjadi hanya satu malam setelah mengalami tidur yang buruk.

Sebaliknya, untuk mendapatkan hal positif dari tidur yang berkualitas juga bisa dirasakan hanya satu malam setelah mendapatkan tidur yang berkualitas.

"Ini semua menjadi pertanda baik jika kita tidur 7-9 jam setiap malam, tetapi tidak begitu baik jika kita tidur kurang dari waktu tersebut," tambah Walker.

*Sumber: Kompas.com

Tag : pendidikan, kesehatan


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat