10:00 . Rumah Kreatif Mojodeso Produksi Cat dari Limbah Banner dan Batik   |   09:00 . Ditetapkanya Syamsul Hadi, PMII Berharap Tak Berhenti di Kasus Inspektorat   |   08:00 . Dari Status Facebook Jadi Buku   |   07:00 . Membedakan Kekuatan dengan Bakat Diri   |   22:00 . HMP PPKn Adakan Seminar Bertema Payung Hukum Bagi Tenaga Didik   |   21:00 . Pemkab Bojonegoro Beri Santunan untuk yang Meninggal Dunia   |   20:00 . Ditetapkan Tersangka, Kepala Inspektorat Terancam Hukuman ini   |   19:00 . PEPC Setor Pajak Rp 8,08 Triliun   |   18:00 . Ditutup, 57 Pendaftar KPU Bojonegoro Siap Berkompetisi   |   17:00 . Guna Perkuat Data, Kejari Bojonegoro Juga Datangkan 7 Ahli   |   16:30 . 8 Hari Team IT Ario Sighat Selesaikan Rekapitulasi, ini Hasilnya...   |   16:00 . Jalan Rusak, Warga Peringatkan Pengguna Jalan dengan Banner   |   15:00 . Diperiksa 5 Jam, Kepala Inspektorat Langsung Ditahan   |   14:00 . Diduga Ada Pemilih Ganda, Demokrat Laporkan Dua TPS di Ngasem   |   12:00 . Rangkaian HUT BUMN, Pertamina Gelar Pasar Murah di Empat Lokasi   |  
Fri, 26 April 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Thursday, 16 August 2018 15:00

Pekerja Keras, Meski Hamil Wanita Ini Semangat Jaga Parkir

Pekerja Keras, Meski Hamil Wanita Ini Semangat Jaga Parkir

Kontributor: Maulina Alfiyana

blokBojonegoro.com - Pekerjaan menjadi tukang parkir pada umumnya dilakukan oleh kaum laki-laki, tapi tidak untuk tukang parkir yang berada di pasar Kota Bojonegoro.

Widya, wanita asal Desa Mojokampung Kecamatan Bojonegoro ini adalah salah satu wanita yang bertugas sebagai juru parkir (Jukir) sejak lima tahun lalu. Meski tengah hamil, Widya tetap semangat menjalankan tanggung jawabnya sebagai jukir.

Sebenarnya yang menjadi tukang parkir adalah almarhum suaminya, namun di tahun 2013 sang suami mengalami sakit pada kaki dan tidak bisa berjalan dan telah meninggal sekitar tiga bulan yang lalu.

Widya saat ini tengah hamil tujuh bulan, tapi hal itu tidak mengurungkan niatnya untuk behenti menjadi tukang parkir, karena dialah satu-satunya tulang punggung di keluarganya, dan sebelum menjadi tukang parkir ternyata Widya juga sempat menjajal pekerjaan sebagai penjual es degan, arang dan balon. Namun penghasilannya sedikit dan tidak menentu, lalu pada akhirnya Widya memilih menjadi tukang parkir di pasar Kota Bojonegoro sampai saat ini.

"Saya sama sekali tidak malu bekerja menjadi apapun, asalkan itu halal apapun akan saya lakukan demi menghidupi keluarga saya," terang Widya, Kamis (16/8/2018).

Selain menjadi tukang parkir, ternyata Widya juga menjual kue basah. Siang hari wanita asal Mojokampung ini menjadi tukang parkir, lalu malamnya membuat kue dan pagi ketika akan berangkat bekerja menjadi tukang parkir, ia membawa kuenya untuk dijual ke pasar.

"Alhamdulillah, hasil dari jual kue bisa buat tambah-tambah beli keperluan yang lainnya juga," imbuh Widya penuh semangat.

Hal itu tentu membuat orang yang melihat kerja keras Widya salut, lantaran untuk menghidupi keluarganya wanita ini tak kenal lelah memeras keringat. Salah satunya Sumirah, salah seorang penjual lontong pecel langganan Widya.

"Widya memang sosok wanita pekerja keras sejak dulu, meskipun cobaan bertubi-tubi datang menghampirinya, tapi dia tetap kuat dan terus bekeja untuk menghidupi keluarganya," ungkap Sumirah kepada blokBojonegoro.com . [lin/mu]

Tag : widya, jukir, tukang parkir pasar kota

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Wednesday, 27 March 2019 21:00

    Petani di Balen Mulai Panen Kelengkeng

    Petani di Balen Mulai Panen Kelengkeng Seorang petani di Desa Kedungdowo, Kecamatan Balen, Abdul Mukarom merasa senang karena pohon Lengkeng yang ia tanam dua tahun yang lalu sekarang ini buahnya sudah bisa dinikmati. Setelah empat pohon...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 16 April 2019 09:00

    Hilang STNK NoPol S-3761-DJ

    Hilang STNK NoPol S-3761-DJ Telah hilang Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK): No.Pol: S-3761-DJ Merk/Type: HONDA Warna: Hitam Tahaun pembuatan: 2012 Nomor Rangka: MH1JB8110CK809201 Nomor Mesin: JB81E1806215 Atas Nama: DASINAH Alamat: Dusun Kawis RT.01/RW.02 Desa Geger Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur....

    read more