19:00 . Kartu Petani Mandiri (KPM) Solusi Untuk Petani di Bojonegoro   |   19:00 . Khusus Kloter 75, CJH Bojonegoro Berangkat dengan Jemaah Asal Surabaya   |   18:00 . Bupati Tantang Disperta Kembangkan Tehknologi Pertanian   |   17:00 . Mudahkan Pejalan Kaki Menyebrang, 2019 Dishub Pasang Tiga Pelican Cross   |   16:00 . Ajari Anak dan Gandeng Semua Pihak Tingkatkan Peran Keluarga   |   15:30 . Bupati Bojonegoro Launching Kartu Petani Mandiri   |   15:00 . 14 Pelajar dan 1 Gepeng Terciduk Polres Bojonegoro   |   14:00 . Kelompok Tani Wanita Meriahkan Launching KPM   |   13:00 . 3.500 Hektar Sawah di Bojonegoro Kekeringan   |   12:00 . Dua Pengemis Diamankan Satpol PP, Satunya dari Luar Bojonegoro   |   11:00 . KUA dan Cabang IPHI Kanor Bentuk Banom MTP   |   10:00 . Meningkat, Kasus Persetubuhan Anak Ancam Bojonegoro   |   09:00 . Tak Ingin Produksi Migas Terus Turun, Ini Upaya SKK Migas   |   08:00 . Harga Cabai Mahal, Warga Pilih Cabai Kering   |   07:00 . Wajib Waspada, Kecanduan Gadget Bisa Berakibat Fatal Untuk Kesehatan   |  
Tue, 23 July 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Saturday, 18 August 2018 12:00

IRT ini Geluti Usaha Anyaman Bambu Turun-Temurun

IRT ini Geluti Usaha Anyaman Bambu Turun-Temurun

Kontributor: Maulina Alfiyana

blokBojonegoro.com - Dusun Grogol, Desa Sumuragung, Kecamatan Sumberejo, Kabupaten Bojonegoro dikenal sebagai tempat usaha rumahan pengrajin anyaman bambu. Banyak jenis kerajinan tangan yang dibuat dari bambu itu, di antaranya tampah, bojok, tompo (wadah untuk mencuci beras), kalo (wadah untuk memeras santan), dan kemarang (wadah untuk menaruh nasi).

Sareh, salah satunya pengrajin di sana menekuni usaha yang sudah turun-temurun di keluarganya. Usaha rumahan yang di tekuninya sejak tahun 1975 ini dikerjakannya hanya seorang diri. Meski demikian, Sareh tak lupa dengan tugasnya sebagai ibu rumah tangga (IRT), jadi dia membuat anyaman dari bambu setelah selesai mengerjakan perkerjaan rumah tangganya.

"Saya senang membuat anyaman dari bambu, karna ini adalah warisan dari orang tua saya," ungkap ibu 56 tahun ini, Sabtu (18/8/2018).

Salah satu pembeli, Karmu menilai, anyaman bambu Sareh terkenal bagus dan rapi, selalu saja ada pembeli yang datang ke rumahnya, untuk sekedar di buat keperluan sendiri, di jual kembali, dan bahkan ada juga orang yang membeli kemarang untuk keperluan hajatan.  Pembelinya pun bukan hanya dari Bojonegoro saja, bahkan ada juga yang dari Malang dan Surabaya.

"Saya selalu membeli anyaman bambu dari ibu Sareh, karena lebih bagus dan rapi dari yang lainnya," terang Karmu, kepada blokBojonegoro.com . [lin/ito]

Tag : kerajina, bambu, sumberejo

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Wednesday, 17 July 2019 22:00

    KKM MI Kapas Gelar Bimtek K13 Revisi Tahun 2018

    KKM MI Kapas Gelar Bimtek K13 Revisi Tahun 2018 Kelompok Kerja Madrasah (KKM) MI Kecamatan Kapas melaksanakan Bimbingan Teknis K13 Revisi Tahun 2018 yang akan berlangsung selama 4 hari dari tanggal 17 hingga 20 Juli 2019. Kegiatan ini berlangsung...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat