20:00 . ASN Dilarang Bepergian Keluar Daerah Saat Libur Isra Mi'raj dan Hari Raya Nyepi   |   19:00 . PPKM Mikro Dilanjut 2 Minggu dengan Perluasan 3 Provinsi   |   18:00 . Peringati Hari Perempuan Internasional, Gertag Lakukan Aksi Sosial   |   18:00 . Masih Pandemi, Pemberangkatan 1.464 CJH Terancam Tertunda   |   17:00 . Tingkatkan Kapasitas Pengelolaan Dana Bos, Disdik Bojonegoro Berikan Bimtek   |   16:00 . Diduga Korsleting Listrik, Rumah Warga Dander Terbakar   |   15:00 . Manfaatkan Sumber Daya Alam di Desanya, Sumiati Produksi Minuman Sari Belimbing   |   14:00 . Bupati Anna Memberikan Pembinaan Takmir Masjid Zona VI Bojonegoro   |   13:00 . Petugas Gabungan Gelar Operasi Yustisi Kembali   |   12:00 . Pasien Sembuh Meningkat Lagi Menjadi 1.194.656 Orang   |   10:00 . BMKG Djuanda Prediksi Cuaca Bojonegoro Siang Ini Berpotensi Hujan Disertai Petir   |   09:00 . Daftar Kapolsek yang Dimutasi   |   08:00 . Asah Kemampuan Melalui Inovasi, Kuliner Gemawira Jatim Gelar Pelatihan Somay Lele Rawit   |   07:00 . Rambut Rontok Secara Tiba-tiba, Waspada Penyakit Autoimun Alopecia Areata   |   06:00 . Jadi Tangguh dengan Strategi Iman, Aman, Imun   |  
Mon, 08 March 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

5 Tanda Anda Berada dalam Pernikahan Tanpa Cinta

blokbojonegoro.com | Monday, 20 August 2018 07:00

5 Tanda Anda Berada dalam Pernikahan Tanpa Cinta

Reporter: -

blokBojonegoro.com - Barangkali tak ada yang bisa menandingi rasanya jatuh cinta secara mendalam dengan seseorang. Apalagi jika cinta kita tak bertepuk sebelah tangan dan berujung ke pelaminan.

Seperti halnya hubungan yang terus berevolusi, demikian pula emosi kita.  Setelah beberapa tahun menikah, tak sedikit yang merasa hubungannya dengan suami atau istri berkembang menjadi sepasang sahabat.

Gejolak asmara pun akhirnya redup dan pernikahan terasa hambar. Dengan kata lain, kita menjalani pernikahan tanpa cinta.

"Pernikahan tanpa cinta berarti kita tak punya lagi rasa cinta atau perhatian dengan pasangan. Kita pun jadi merasa tak bahagia lagi," kata terapis seksual dan psikolog Ian Kerner, Ph.D.

Setiap pasangan menjalani babak kehidupan yang memiliki pasang surut. Namun, jika Anda sering mengalami hal ini, kemungkinan pernikahan Anda mulai kehilangan cinta.

1. Ada jarak dengan pasangan

Ada banyak hal yang bisa menyita perhatian dan energi kita; anak, pekerjaan, aktivitas sosial, uang, dan kewajiban membantu orangtua.

Tanpa sadar, hal-hal itu menjadi yang utama dan hubungan romantis dengan pasangan berada di urutan nomor sekian.

Masing-masing sibuk dengan dunianya sendiri dan tidak merasa suami atau istri sebagai bagian dari kehidupan kita.

2. Komunikasi tidak lancar

Apakah Anda dan pasangan sering bertengkar? Atau justru jarang ngobrol secara mendalam? Seseorang bisa menjauh dari pasangannya karena stres lalu mencari pelarian sendiri. Lama-lama ia akan merasa tidak dicintai pasangannya.

Sebenarnya yang lebih mengkhawatirkan adalah jika Anda dan pasangan jarang bertengkar tapi juga tidak pernah ngobrol secara terbuka.

3. Jarang berhubungan seks

Berapa frekuensi yang disebut jarang? Para ahli menyebutnya sebulan sekali. Tapi, ada juga pasangan yang berhubungan seks lebih dari itu namun tak merasakannya sebagai bentuk "bercinta". Dengan kata lain, hubungan seks itu hanyalah pelepasan fisik.

4. Tidak peduli lagi

Apatis adalah emosi yang kuat, dan jika Anda tidak peduli dengan apa yang dilakukan oleh pasangan padahal hal itu dulu membuat Anda marah, maka ini adalah "lampu merah".

5. Pasangan tidak memberi respon

Tanda lain yang perlu diwaspadai adalah pasangan tidak memberi respon pada usaha-usaha yang Anda lakukan untuk memperbaiki hubungan. Jika pasangan Anda seorang yang narsistik, ia juga tidak akan merasa bersalah karena tidak berusaha.

*Sumber: kompas.com

Tag : pendidikan, kesehatan


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat