22:00 . Bank Jatim Cabang Bojonegoro Siap Sukseskan Program Satu Rekening Satu Pelajar   |   21:00 . Nakes dan ASN Meninggal, Masih Bandel Langgar Protokol Kesehatan ?   |   20:00 . 6 Orang Sembuh, Tambahan 4 Positif Covid-19 di Bojonegoro   |   19:00 . Ditarget Selesai Akhir Tahun, Pembangunan Pasar Banjarejo Capai 55 Persen   |   18:00 . Bahagia, Seribuan Sertifikat Hak Tanah Diterima Warga Sarirejo   |   17:00 . Di Bawah Etalase Bengkel, Ular 1.5 Meter Berhasil Dievakuasi Damkar   |   16:00 . 1 ASN Meninggal Karena Covid-19, Pemkab Akan Terapkan Work From Home   |   15:00 . Sebelum Menyesal Ingat Ini   |   14:00 . Ajak Masyarakat Disiplin Protokol Kesehatan, Moeldoko Kenakan Kaos ini...   |   13:00 . 56 Personel Kodim Bojonegoro Naik Pangkat   |   12:00 . Ayo Ikut Kompetisi PFMuda Pertamina Foundation   |   11:30 . Ingat Pesan Ibu, 3M   |   11:00 . Rayakan Ultah Ke-20 Biznet Tawarkan Promo dan Bonus Menarik   |   10:00 . VF: Alhamdulillah Saya Sembuh dari Covid-19   |   09:00 . Cerita Pasien Saat Terkonfirmasi Positif Covid   |  
Fri, 02 October 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Tuesday, 21 August 2018 10:00

Di Atas 40 Tahun Gigi Hipersensitif, ini Penjelasan drg Thomas Djaja

Di Atas 40 Tahun Gigi Hipersensitif, ini Penjelasan drg Thomas Djaja

Reporter : Joel Joko

blokBojonegoro.com - Menggosok gigi merupakan cara termudah untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut. Namun salah menyikat gigi justru membuat gigi dan mulut bermasalah.

Menggosok terlalu keras, misalnya menggunakan sikat gigi yang berbulu keras, dapat menyebabkan abrasi pada gigi. Abrasi gigi ialah rusaknya email atau lapisan gigi paling atas karena terkikis.

Selain menyikat gigi, faktor usia mempengaruhi kondisi gigi seseorang. Masalah gigi hipersensitif sering terjadi usia di atas 40 tahun. Dokter gigi, Thomas Djaja menjelaskan hipersensitif adalah kondisi menyakitkan yang terjadi dibagian dalam dentin. 

"Semakin tua usia kondisi gigi juga mengalami perubahan. Apalagi sejak kecil tidak dirawat dengan baik," kata Thomas.

Menurutnya gigi rusak bisa menyebabkan rasa ngilu karena lapisan dentin semakin terbuka dan terpapar rangsangan dari luar.Kedua hal itulah yang menyebabkan gigi menjadi sensitif ditandai dengan rasa ngilu yang datang tiba-tiba. "Makanan dan minuman hanya salah satu pemicu bukan penyebab utama gigi sensitif," jelasnya.

Pria yang juga menjabat Humas RSUD Sosoedoro Djatikusumo ini menegaskan, gigi sensitif dapat diantisipasi dengan memperhatikan kebersihan gigi. Orang dengan gigi sensitif juga sebaiknya mengurangi kebiasaan mengonsumsi makanan dan minuman manis atau asam selain panas atau dingin.

Untuk itu cara paling mudah mengatasi rasa ngilu di gigi adalah dengan menggunakan pasta gigi khusus sensitif. Caranya saat menggosok gigi jangan langsung dikumur melainkan tunggu hingga dua menit supaya zat didalam pasta gigi khusus merekat. "Jika abrasinya parah bisa dioles dibagian gigi rusak lalu dibiarkan beberapa menit dan setelah itu baru kumur," pungkasnya.[oel/ito]

Tag : gigi, sensitif, dokter, bojonegoro


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Saturday, 22 August 2020 20:00

    Duet Wens-Komang Nahkodai AMSI 2020-2023

    Duet Wens-Komang Nahkodai AMSI 2020-2023 Asosiasi Media Siber Indonesa (AMSI) kembali mempercayakan tampuk kepemimpinan kepada Wensesleus Manggut (Pemred Merdeka.com), sebagai Ketua Umum dan Wahyu Dhyatmika/Komang (Pemred Tempo), sebagai Sekretaris Jenderal periode 2020-2023 pada kongres kedua...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat